Fakta Menarik Tentang Jet Rafale yang Mau Dibeli Indonesia Rafale lebih canggih ketimbang Sukhoi (foto: defence-blog.com)

INDONESIA melalui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dikabarkan berminat membeli pesawat tempur Dassault Rafale. Kabar ini muncul setelah Menhan Prabowo melakukan lawatan ke Prancis beberapa waktu yang lalu. Pesawat buatan Dassault Group ini memang bukan pesawat baru, sudah diperkenalkan sejak tahun 2000.

Tak tanggung-tanggung, Prabowo dikabarkan berniat membeli 48 unit jet tempur tersebut. Lantas, apa saja fakta Jet Rafale buatan Dassault Group ini? Berikut artikelnya.

Baca juga:

Keren, Inovasi Teknologi Indonesia akan Dipamerkan di Jerman


1. Termahal ketiga di dunia

Jet tempur ketiga termahal di dunia (foto: defpost.com)
Jet tempur ketiga termahal di dunia (foto: defpost.com)

Rafale masuk ke peringkat ketiga jet tempur termahal di dunia dengan harga mencapai Rp1,3 triliun untuk satu unit. Harga yang fantastis, bahkan lebih mahal dari Sukhoi SU-35 yang berharga sekitar Rp 918 miliar. Sukhoi SU-35 sebelumnya sempat gagal dibeli di tahun 2018.

2. Punya mode siluman

Punya mode siluman agar tidak terdeteksi lawan (foto: avionslegendaires.net)
Punya mode siluman agar tidak terdeteksi lawan (foto: avionslegendaires.net)

Keunggulan Rafale yang tidak dimiliki Sukhoi yaitu punya mode siluman. Jet ini bisa melindungi dirinya dari serangan lawan dengan teknologi siluman virtual sehingga tidak dapat terdeteksi radar lawan.

Baca juga:

Mobil Jadul yang Masih Oke Dikendarai Anak Muda

3. Bisa mendeteksi lawan

Dapat mendeteksi keberadaan lawan (foto: headtopics.com)
Dapat mendeteksi keberadaan lawan (foto: headtopics.com)

Dalam pertarungan jarak dekat, Rafale punya sistem radar yang bisa mendeteksi keberadaan lawan. Teknologi ini dinamakan Passive Electronic Scanned Array (PESA). Sebetulnya di Sukhoi pun sudah ada, namun milik Rafale lebih canggih.

4. Punya rudal canggih

Punya rudal canggih yang dapat menarget lawan di udara dan di darat (foto: dnaindia.com)
Punya rudal canggih yang dapat menarget lawan di udara dan di darat (foto: dnaindia.com)

Untuk sistem persenjataannya, Rafale punya rudal jelajah nuklir ASMP-A yang dapat menarget musuh di udara. Rafale bahkan mampu mengidentifikasi lawan tanpa perlu mengaktifkan radar. Teknologi tersebut dinamakan FSO (Front Sector Optronics), sehingga Rafale dapat dioperasikan secara rahasia.

5. Lebih pelan ketimbang Sukhoi

Sukhoi punya kecepatan terbang yang lebih tinggi (foto: turbosquid.com)
Sukhoi punya kecepatan terbang yang lebih tinggi (foto: turbosquid.com)

Terlepas dari sekian banyak kelebihannya, Rafale punya satu kelemahan dibanding Sukhoi. Saat terbang tinggi, Rafale hanya mampu terbang pada kecepatan maksimal 2.223 kpj, sedangkan Sukhoi mampu terbang dengan kecepatan hingga 2.778 kpj. (Drw)

Baca juga:

Bukan Karena Aki, Ini Penyebab Starter Elektrik Tidak Berfungsi!


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH