Fakta Menarik Tentang Film Green Book, yang Diprediksi Memenangkan Piala Oscar Green Book digadang-gadang akan memenangkan Oscar 2019 (foto: imdb.com)

DALAM ajang Producers Guild Awards 2019 Sabtu (19/1) lalu, film Green Book memenangkan penghargaan Film Terbaik mengalahkan nominasi lain seperti A Star Is Born, Bohemian Rhapsody, Roma, dan film-film lainnya.

Kemenangan tersebut menjadi tiket pembuka jalan bagi Green Book untuk menang di ajang Academy Awards 2019, apalagi melihat prestasi yang baik di Golden Globe Awards kemarin, namun tidak menutup kemungkinan film ini akan jadi 'oscar villain' oleh banyak pihak.

Namun untuk mengetahui apakah prediksi ini akan terjadi, kita harus bersabar menunggu sebulan lagi untuk tahu siapa yang akan maju ke panggung dan mendapatkan titel Best Pictures. Maka sebelumnya, mari kita simak beberapa fakta menarik mengenai film yang digadang-gadang bakal memenangkan kategori film terbaik di Oscar 2019 ini.

1. Mengangkat isu rasisme

film green book mengangkat isu rasisme
Isu yang diangkat adalah mengenai pertemanan antara orang kulit hitam dan putih (foto: imdb.com)


Sebenarnya semua film yang mengangkat isu rasisme dan kemanusiaan pasti akan menjadi film-film yang digemari oleh banyak orang, termasuk film arahan sutradara Peter Farrelly ini.

Film ini mengisahkan mengenai persahabatan antara pianis keturunan Afrika-Amerika, Don Shirley (Mahershala Ali) dengan supir pribadinya yang merupakan seorang kulit putih asal Italia bernama Tony Vallelonga (Viggo Mortensen).

Pada masa itu, diskriminasi terhadap orang kulit hitam masih sangat kental, maka dari itu Don Shirley membutuhkan Tony untuk menjaganya selama perjalanan dengan menjadi supir sekaligus road manager untuknya. Dari perjalanan itulah, Don dan Tony menjalin persahabatan terlepas dari perbedaan mereka.

Jadi inti cerita yang diangkat sangat berkaitan dengan isu rasisme yang dihadapi masyarakat bahkan sampai saat ini.

2. Meraih lima nominasi di ajang Golden Globe Awards

green book meraih lima nominasi oscar
Green Book sabet lima nominasi di Golden Globe Awards (foto: rollingstone.com)


Kerja keras Farelly dan seluruh aktor serta aktris dalam film membuahkan hasil yang sangat memuaskan karena mereka diakui oleh banyak pihak bahkan mendapat lima nominasi dalam ajang bergengsi Golden Globe Awards.

Nominasi tersebut antara lain adalah Aktor Terbaik (Viggo Mortensen), Aktor Pendukung Terbaik (Mahershala Ali), Sutradara Terbaik (Peter Farrelly), dan Film Musik atau Komedi Terbaik.

Kelima nominasi ini tentu membuktikan bahwa Green Book tidak bisa dianggap remeh sebagai kompetitor dalam dunia perfilman. Bahkan berkat prestasi di Golden Globe Awards dan PGA Awards, kemungkinan untuk menang di Oscar 2019 bukan lagi hal yang mustahil.

3. Diduga tidak berdasarkan kisah nyata

green book tidak berdasarkan kisah nyata
Ada dugaan bahwa film ini tidak sepenuhnya based on true story (foto: imdb.com)


Walau dipublikasikan sebagai film yang mengangkat kisah nyata, beberapa kritikus merasa film ini tidak bisa disebut sebagai film yang benar-benar asli dari kisah nyata. Laman vanityfair.com menyebutkan bahwa ada kemungkinan bahwa Green Book didasarkan dari pemikiran subjektif sang penulis naskah yaitu Nick Vallelonga karena ia adalah anak laki-laki dari Tony Vallelonga, tokoh protagonis yang diangkat dalam film ini.

Selain itu Brian Currie, produser dan penulis mengatakan pada Hollywood Reporter bahwa semua yang terjadi adalah benar karena ia sudah mengetahui Tony selama 25 tahun dan semua yang dikatakan padanya adalah kebenaran. Jadi ada para kritikus berpendapat bahwa Green Book tidak sepenuhnya kisah nyata karena film ini dibuat berdasarkan sudut pandang keluarga dan orang-orang terdekat.

4. Kontroversi sutradara dan penulis

kontroversi sutradara dan penulis green book
Peter Farrelly dan Nick Vallelonga dikritik atas perbuatannya (foto: imdb.com)


Kabar tidak menyenangkan juga datang dari sutradara dan salah satu penulis Green Book. Tidak lama ini, Peter Farrelly dikritik karena kebiasaan bercandanya yang memamerkan alat kelamin kepada koleganya.

Kemudian Nick Vallelonga, penulis naskah diketahui pernah berkicau mengenai anti-Muslim pada tahun 2015 di akun twitternya padahal seperti yang diketahui, Mahershala Ali, aktor dalam filmnya tersebut beragama Muslim, namun akhirnya ia meminta maaf dan sudah menghapus tweetnya tersebut. (sam)


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH