MerahPutih.com - Film horor terbaru berjudul Exorcise mulai mencuri perhatian pecinta genre horor.
Bukan hanya karena menghadirkan kisah kerasukan yang mencekam, film ini juga menjadi proyek besar dengan jajaran bintang papan atas Hollywood.
Film Exorcise mengisahkan kasus kerasukan ketika entitas misterius merasuki seorang gadis muda.
Dalam kondisi putus asa, sang ibu meminta bantuan dua pastor Katolik untuk menyelamatkan nyawa putrinya dari kekuatan gelap yang menguasai tubuhnya.
Film ini dibintangi Scarlett Johansson bersama sejumlah aktor besar seperti Chiwetel Ejiofor, Carla Gugino, Diane Lane, John Leguizamo, Hamish Linklater, dan Laurence Fishburne.
Baca juga:
'Salmokji: Whispering Water' Pecahkan Rekor Film Horor Korea Terlaris Sepanjang Masa
1. Reboot Film Horor Legendaris
Exorcise dipersiapkan sebagai reboot dari film horor klasik The Exorcist yang dirilis pada 1973 dan dikenal sebagai salah satu film horor paling ikonik sepanjang masa.
Proyek ini hadir setelah versi The Exorcist: Believer pada 2023 dinilai belum memenuhi ekspektasi penonton maupun kritikus.
Karena itu, studio mencoba membangun ulang waralaba ini dengan pendekatan cerita dan atmosfer horor yang lebih segar.
2. Disutradarai Mike Flanagan
Film ini kini digarap oleh Mike Flanagan, yang dikenal lewat karya-karya horor populer seperti The Haunting of Hill House dan Doctor Sleep.
Flanagan disebut sangat antusias dengan keterlibatan Scarlett Johansson, yang dinilainya mampu menghadirkan performa emosional dan kuat di berbagai genre film.
Baca juga:
Film 'The Shrine' Rilis Poster Mencekam, Angkat Kisah Dukun dan Roh Jahat di Kobe Jepang
3. Diproduksi Universal dan Blumhouse
Exorcise diproduksi oleh Universal Pictures bersama Blumhouse Productions dan Atomic Monster.
Kolaborasi ini memperkuat ekspektasi tinggi terhadap film tersebut, mengingat Blumhouse dikenal sebagai salah satu studio horor paling sukses dalam satu dekade terakhir.
4. Dijadwalkan Tayang pada 2027
Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027. Sebelumnya, proyek tersebut sempat dikembangkan oleh David Gordon Green sebelum akhirnya digantikan oleh Mike Flanagan.
Pergantian itu turut memengaruhi proses produksi film, termasuk jadwal penggarapannya. (Tka)