Fakta Unik Tentang Masjid Tertua di Rusia dan Kota Kelahiran Khabib Nurmagomedov Masjid Juma. (Foto: instagram.com/derbent.24)

RUSIA merupakan salah satu negara dengan penduduk muslim terbanyak di Eropa. Wilayah-wilayah berpenduduk muslim mayoritas ada wilayah Kaukasus Utara. Di kawasan-kawasan tersebut banyak terdapat situs peninggalan Islam yang hingga kini masih menjadi destinasi sejarah favorit.

Di antara banyak peninggalan Islam masa lalu di Rusia, Masjid Juma merupakan satu yang sangat terkenal. Masjid ini bertahan lebih dari seribu tahun lalu dan hingga kini berdiri kokoh dan masih digunakan beribadah masyarakat setempat.

1. Masjid Juma sebagai masjid tertua di Rusia

Masjid Juma. (Foto: instagram.com/derbent2000history)
Masjid Juma. (Foto: instagram.com/derbent2000history)

Masjid tertua di Rusia, Masjid Juma, terletak di kota Derbent, Rusia. Kota Derbent berjarak sekitar 170 kilometer dari Makhachkala, ibu kota Republik Dagestan, merupakan salah satu kota tertua di Rusia yang berusia lebih dari 2.000 tahun.

Masjid Juma dibangun pada tahun 734. Masjid yang bernuansa Persia ini merupakan bangunan bersejarah yang menjadi saksi penyebaran agama Islam di Rusia dan kawasan sekitarnya.


2. Masjid Juma menggambarkan masuknya Islam ke Rusia tak jauh dari kenabian

Masjid Juma. (Foto: instagram.com/stranniki_club)
Masjid Juma. (Foto: instagram.com/stranniki_club)

Islam telah lebih dahulu masuk ke Rusia ratusan tahun lebih awal ketimbang masuknya Islam ke Indonesia. Saat ini, Rusia adalah negara di Eropa dengan jumlah populasi muslim terbesar yang mencapai 25 juta orang dan kedua terbesar di negaranya dengan persentase 5-6%.

Kaum muslimin di Republik Dagestan memiliki kesamaan mazhab dengan Indonesia. Di dalam kompleks masjid terdapat beberapa pohon yang telah berumur ratusan tahun.


3. Terdapat makan sahabat-sahabat Nabi

Masji Juma. (Foto: instagram.com/kashiralex)
Masji Juma. (Foto: instagram.com/kashiralex)

Tak jauh dari Masjid Juma terdapat kompleks benteng kuno dan bersejarah Naryn-Kala yang berumur 2.000 tahun yang telah ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2003.

Selain itu, ada pemakaman Ziyarat Kyrhlyar yang menjadi salah satu tempat yang dianggap sakral di kawasan Kaukasia Utara. Di pemakaman ini terdapat kompleks kecil di mana dimakamkan 40 orang martir para kerabat dari sahabat Nabi yang menyebarkan Islam ke Rusia pada periode awal masuknya Islam ke Rusia, sekitar 10 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.

4. Dagestan dikenal karena Khabib Nurmagomedov

Khabib Nurmagomedov. (Foto: instagram.com/khabib_nurmagomedov)
Khabib Nurmagomedov. (Foto: instagram.com/khabib_nurmagomedov)

Republik Dagestan dengan populasi sekitar tiga juta jiwa, 95 persen penduduknya beragama Islam memiliki pesisir di Laut Kaspia dan berbatasan dengan Georgia serta Azerbaijan serta berseberangan dengan Kazakhstan.

Republik Dagestan menjadi lebih dikenal dunia sejak salah satu warganya, Khabib Abdulmanapovich Nurmagomedov, menjadi juara dunia ajang petarung profesional UFC (The Ultimate Fighting Championship). Ia adalah seorang muslim pertama dan warga Rusia pertama yang berhasil menjadi juara dunia di ajang ini.

5. Dubes Indonesia didaulat jadi imam masjid

Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia. Wahid Supriyadi. (Foto: instagram.com/wahid.supriyadi)
Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia. Wahid Supriyadi. (Foto: instagram.com/wahid.supriyadi)

Ada yang spesial hubungan diplomasi Indonesia dengan Dagestan ketika Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus M Wahid Supriyadi didaulat menjadi imam di Masjid Juma. Itu terjadi ketika kunjungan ke kota Derbent dalam rangkaian kunjungan kerja Dubes ke Republik Dagestan 24 hingga 27 Maret.

Imam Masjid Juma kota Derbent Rizvan Gabibov dengan penuh suka cita menyambut Dubes Wahid karena ini merupakan kunjungan Dubes Indonesia yang pertama kalinya dilakukan selama hampir 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Rusia. “Kami sangat senang dan menghargai sekali perhatian yang diberikan saudara dari Indonesia yang kami kenal sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim," ujar Imam Gabibov, dikutip Antara.

Dubes Wahid mengatakan bahwa ini merupakan sebuah penghormatan dan penghargaan yang tinggi kepada Indonesia ketika diminta menjadi imam salat oleh para pejabat setempat di masjid tertua di Rusia. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Resort Ini Sajikan Sensasi Penginapan Mewah dan Interaksi dengan Gajah


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH