FAKTA Dukung Menkes Blokir Iklan Rokok di Internet Tanda larangan merokok (Shutterstock)

MerahPutih.com - Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) mendukung langkah yang diambil oleh Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek mengenai pemblokiran Iklan Rokok di Internet.

Ketua Forum Warga Kota Jakarta Azas Tigor Nainggolan, Sejak tahun 1989 laporan US Surgeon General atau kepala operasional Korps Layanan Kesehatan Publik Amerika Serikat (AS) telah merangkum dampak dari iklan rokok dalam meningkatkan konsumsi.

Kemudian, kata Tigor, iklan rokok di internet mendorong perokok untuk meningatkan konsumsinya dan mengurangi motivasi perokok untuk berhenti.

BACA JUGA: Ini Alasan Anies Terbitkan IMB Kawasan Reklamasi Pulau C dan D

BACA JUGA: BPN Bawa Dua Truk Bukti Dugaan Kecurangan Pemilu ke MK

Menurut Tigor, gencarnya iklan, promosi, dan sponsor rokok berdampak pada semakin meningkatnya prevalensi merokok pada anak-anak.

"Berbagai penelitian menunjukkan bahwa iklan, promosi, dan sponsor Rokok menimbulkan keinginan anak-anak untuk mulai merokok, mendorong anak-anak perokok untuk terus merokok dan mendorong anak-anak yang telah berhenti merokok untuk kembali merokok," kata Tigor melalui keterangan tertulis, Kamis (13/6)

Hal ini terbukti dengan Riskesdas tahun 2018 menunjukkan adanya peningkatan prevalensi perokok anak dan remaja dari usia 10-18 tahun dari angka 7,2 persen di tahun 2013 menjadi 9,1 persen di tahun 2018.

Maka dari itu, Tigor menuturkan, sudah saatnya pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir iklan rokok di internet.

"Apalagi disaat internet mudah diakses oleh anak dan menjadi media untuk mereka mengaktualisasikan diri, demi anak Indonesia yang cerdas dan bebas dari asap rokok," tutupnya. (Asp)

Kredit : asropih


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH