Fakta Baru dari CDC Tiongkok: Bir Tidak Kebal COVID-19 Ilustrasi segelas Bir. (Foto: Unsplash/mnm.all)

MerahPutih.com - Pemerintah Tiongkok menemukan fakta baru tentang virus corona. Minuman jenis bir ternyata tidak kebal dari COVID-19.

Temuan itu berdasarkan pengumuman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (CDC) Kota Tinjin, Tiongkok. Mereka mendapati ada bir impor yang tercemar COVID-19.

Baca Juga:

Update COVID-19 Selasa (26/1): Kasus Positif di Tanah Air Tembus 1 Juta

Hasil tes sampel bir yang diimpor dari Amerika Serikat di Distrik Ninghe, Kota Tianjin, menunjukkan positif COVID-19, demikian pernyataan CDC, dikutip Antara Rabu, (27/1).

Menurut CDC setempat sebagaimana dikutip portal berita OneTube, Rabu, bir tersebut terdeteksi positif sebelum dilempar ke pasar. Selain bir, beberapa makanan dan minuman yang hendak dipasarkan menjelang perayaan Imlek di China juga ditemukan berisi kandungan COVID-19.

Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

Di Distrik Liangxi, Kota Wuxi, Provinsi Jiangsu, beberapa buah ceri impor juga terkontaminasi COVID-19. Hal yang sama juga ditemukan di perusahaan importir di Kota Shijiazhuang, Provinsi Hebei.

Kemudian petugas CDC Kota Zhoushan, Provinsi Zhejiang, juga mendapati sisi dalam dinding kontainer udang merah beku yang didatangkan dari Argentina terkontaminasi COVID-19.

Sebelumnya COVID-19 juga ditemukan di perusahaan es krim di Kota Tianjin yang bahan baku berupa susu diimpor dari Selandia Baru dan Ukraine.

Wakil Direktur CDC China Feng Zijian mengatakan bahwa barang-barang impor yang hasil tesnya positif COVID-19 itu tidak mesti bisa menularkan penyakit.

Menurut dia, hal itu tergantung kandungan virus yang mengontaminasi produk tersebut, aktif atau tidak.

Kalau kandungan virusnya juga sangat rendah, lanjut dia, maka produk-produk tersebut tidak akan berisiko menularkan COVID-19. (*)

Baca Juga:

Bukan Alkoholnya yang Bikin Gendut, Kandungan Kalorinya Seberapa Banyak?

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gempa 6,4 Guncang Gorontalo
Indonesia
Gempa 6,4 Guncang Gorontalo

Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami

Anies Klaim Banjir di Jakarta Sudah Surut
Indonesia
Anies Klaim Banjir di Jakarta Sudah Surut

"Dini hari jam 3 pagi tadi dipastikan 100 persen sudah surut," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Positif Corona, Sekda DKI Saefullah Digantikan Sri Haryati
Indonesia
Positif Corona, Sekda DKI Saefullah Digantikan Sri Haryati

Saefullah saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit (RS) karena terkonfirmasi terpapar virus corona.

Pemda Tidak Boleh Paksakan Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Pemda Tidak Boleh Paksakan Sekolah Tatap Muka

Para orang tua/komite sekolah termasuk organisasi guru dan komunitas untuk bersama-sama mengawasi dan memantau rencana pembukaan sekolah.

Anies Sodorkan Dhany Sukma Jadi Calon Wali Kota Jakarta Pusat
Indonesia
Anies Sodorkan Dhany Sukma Jadi Calon Wali Kota Jakarta Pusat

Ada mekanisme yang akan dilewati Dhany

Ingatkan Bahaya COVID-19, Pemkot Jakpus Pasang Peti Mati di Lokasi Ramai Warga
Indonesia
Ingatkan Bahaya COVID-19, Pemkot Jakpus Pasang Peti Mati di Lokasi Ramai Warga

Rencana pemasangan peti mati dilangsungkan pada pekan ini, namun itu semua tergantung dari arahan Gubernur Anies Baswedan.

Kementerian ESDM Kerahkan Teknisi Bantu Cari Nanggala 402
Indonesia
Kementerian ESDM Kerahkan Teknisi Bantu Cari Nanggala 402

Mereka bergabung dengan tim operasi gabungan yang dipimpin Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sejak 22 April 2021 hingga nanti pada 28 April 2021.

Sebagian Anggota Dewas dan Pimpinan KPK Dianggap Tak Kompeten
Indonesia
Sebagian Anggota Dewas dan Pimpinan KPK Dianggap Tak Kompeten

Sebagian anggota Dewan Pengawas dan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap tidak kompeten.

Usai Larangan Mudik, Penumpang AKAP Keluar Jabodeta Meningkat
Indonesia
Usai Larangan Mudik, Penumpang AKAP Keluar Jabodeta Meningkat

Untuk pengguna layanan AKAP di Terminal Poris Plawad Tangerang, usai masa peniadaan mudik juga mengalami peningkatan sekitar 74 persen.

Klarifikasi Guru Besar Trisakti Samuel HT Terkait Pemeriksaan Saksi di KPK
Indonesia
Klarifikasi Guru Besar Trisakti Samuel HT Terkait Pemeriksaan Saksi di KPK

Samuel HT hanya sebagai saksi dan sama sekali tidak terlibat dalam kasus korupsi Jasindo