Fahri Hamzah Sempat Marah Dengar Ratna Sarumpaet 'Dianiyaya' Fahri Hamzah jadi saksi sidang Ratna Sarumpaet (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku sempat kaget dan marah setelah mendapat informasi Ratna Sarumpaet dianiaya. Pasalnya, ia sempat menduga, apa yang dialami Ratna sebagai bentuk ancaman bagi aktivis.

"Tentu saya bereaksi cukup keras meminta aparat melakukan tindakan," kata Fahri saat menjadi saksi meringankan untuk Ratna Sarumpaet di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jaksel, Selasa (7/5).

Fahri mengaku mendapat desas-desus soal penganiayaan Ratna, namun baru memberikan statement saat diwawancarai.

"Rutin setiap pagi dihadang oleh media, karena itu ada ruang menyampaikan concern sebagai politisi DPR. Saya mengatakan aparat harus menindak tegas karena saya tentu membayangkan orang berumur 70 tahun dianiaya," sambungnya.

Ratna Sarumpaet kembali melakukan aksi ritual salam 2 jari jelang sidang. (Foto: FJR/ PMJ)

Fahri Hamzah saat itu mengaku diundang sejumlah aktivis untuk memberikan pernyataan bersama soal penganiayaan Ratna Sarumpaet.

"Ini memprihatinkan dan harus diproses cepat, dan menimbang posisi beliau sering bersuara kritis kepada pemerintahan, saya kira itu sejarah beliau, keluarga beliau keluarga aktivis, menyampaikan keprihatinan soal publik suatu hal biasa," terang Fahri.

Ia menganggap, kalau mengalami penganiayaan, sebagai orang aktivis yang biasa memberikan komentar, tentu ia melihat sebagai ancaman dan harus ditangani secara cepat. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH