Fachri Albar Pakai Dumolid untuk Menenangkan Diri Fachri Albar saat jumpa pers di Polres Jaksel. (foto:

AKTOR Fachri Albar kini harus mendekam di Polres Jakarta Selatan karena memakai dan terbukti memiliki narkoba. Atas perbuatannya, Fahri dikenai Pasal 112 subsider Pasal 111 UU Narkotika dengan hukuman penjara paling singkat 4 tahun hingga paling lama 12 tahun.

Fachri ditangkap di rumahnya di Kawasan Jakarta Selatan dengan sejumlah barang bukti yang mengait kepadanya. Demikian keterangan yang disampaikan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Mardiaz K Dwihananto saat jumpa pers di Polres Jakarta Selatan, Rabu (14/2).

"(Barang bukti) satu plastik klip sabu-sabu. Juga ada 13 tablet dumolid, kemudian 1 butir kamlet, dan banyak ditemukan alat isap sabu-sabu berupa bong," paparnya.

Mardiaz menambahkan, Fachri terbukti telah menggunakan sabu-sabu selama satu tahun. Selain itu, untuk barang bukti dumolid, Fahri mengaku mengonsumsinya lantaran bagian dari proses rehabilitasi.

"Dari keterangan tersangka, konsumsi dumolid untuk tenangkan diri. Yang bersangkutan masih dalam proses rehab dokter," sambungnya.

Lebih dalam, Fachri sudah terbukti menggunakan salah satu barang bukti tersebut. Hal itu dibuktikan melalui tes urine yang sudah dilakukan. Semua barang bukti tersebut ditemukan sebuah kamar yang berada di lantai satu rumah Fachri.

"Dari tes urine, tersangka positif menggunakan amfetamin dan metamfetamin. Ini ada kaitannya dengan barang bukti yang ditemukan di rumah tersangka," imbuhnya.

Kendati demikian, menurut Mardiaz, Fachri mengaku sudah lama tidak mengonsumsi benda haram itu. Akan tetapi, hasil tes urine menjelaskan dengan kuat bahwa baru-baru ini Fachri memakai barang bukti tersebut.

"Pengakuan awal sementara barang ini diguankan terakhir 1 bulan lalu, tapi ketika tes urine masih positif, kita yakini tersangka masih menggunakan," tutupnya. (Ikh)

Kredit : digdo


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH