Fadli Zon: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Diinvestigasi Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung Pameran Transportasi dan Infrastruktur Indonesia 2017 di Smesco Convention Centre. (Foto: instagram.com/keretacepat_id)

MerahPutih.com - Anggota DPR Fadli Zon menegaskan harus ada investigasi serius terkait Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) antara Indonesia dengan Tiongkok.

Menurut Fadli, proyek tersebut sudah bermasalah sejak dari awal pembangunan dengan skema business to business (B to B).

“Proyek kereta cepat sejak awal sudah bermasalah. Tak ada urgensi tapi dipaksakan," kata Fadli dalam akun Twitter pribadinya dikutip, Selasa (2/11).

Baca Juga:

PKS Beberkan Tiga Alasan Kereta Cepat 'Haram' Pakai APBN

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyinggung membengkaknya anggaran proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Lalu biaya membengkak seenaknya, mengambil APBN. Ini bisa dibilang sebuah skandal. Harus ada investigasi serius,” ujar Fadli.

Tipe yang digunakan dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. (Foto: instagram.com/keretacepat_id)
Tipe yang digunakan dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. (Foto: instagram.com/keretacepat_id)

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat antara Jakarta dan Bandung.

Dalam perpres yang ditetapkan Presiden per 6 Oktober 2021, pada pasal 4 ayat 2 menyebutkan bahwa pendanaan lainnya yang dapat digunakan untuk proyek KCJB tersebut dapat berupa pembiayaan dari APBN dalam rangka menjaga keberlanjutan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan memperhatikan kapasitas dan kesinambungan fiskal.

Baca Juga:

Soal Kereta Cepat Jakarta-Bandung, PKS Sebut Pemerintah Inkonsisten

Perpres ini sekaligus menggantikan perpres sebelumnya yang diterbitkan pada 2016 silam, bahwa pemerintah berkomitmen tidak akan menggunakan APBN untuk proyek tersebut.

Adanya perpres tersebut sekaligus untuk mengantisipasi pembiayaan proyek KCJB yang membengkak (cost overrun) sebesar Rp 27,09 triliun (1,9 miliar dolar AS), atau dari Rp86,5 triliun (6,07 miliar dolar AS) menjadi Rp114,24 triliun (8 miliar dolar AS). (Pon)

Baca Juga:

Demokrat Peringatkan Jokowi soal Pembiayaan Kereta Cepat Pakai APBN

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BNPT Serahkan Dana Kerahuman Bagi Korban Terorisme di Poso dan Sigi
Indonesia
BNPT Serahkan Dana Kerahuman Bagi Korban Terorisme di Poso dan Sigi

BNPT akan bekerjasama dengan seluruh pihak

Yasonna Tegaskan Pentingnya Pencegahan dan Restorative Justice di UU Narkotika
Indonesia
Yasonna Tegaskan Pentingnya Pencegahan dan Restorative Justice di UU Narkotika

evisi terhadap Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika diperlukan untuk mengoptimalkan penanganan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Indonesia.

KPK Dikabarkan Lakukan OTT Terhadap Anak Alex Noerdin
Indonesia
KPK Dikabarkan Lakukan OTT Terhadap Anak Alex Noerdin

Dodi dicokok bersama sejumlah pihak

Bantu Keuangan Garuda, Rute 'Gemuk' Jakarta-Yogyakarta Diminta Dibuka Lagi
Indonesia
Bantu Keuangan Garuda, Rute 'Gemuk' Jakarta-Yogyakarta Diminta Dibuka Lagi

Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara harus juga ikut campur dalam membantu membangkitkan Garuda disaat situasi kritis

Menag Bakal Berangkat ke Arab Saudi Pastikan Umrah dan Haji
Indonesia
Menag Bakal Berangkat ke Arab Saudi Pastikan Umrah dan Haji

Dalam pertemuan nanti dengan pihak pemerintah Arab Saudi, pihaknya juga berusaha agar Indonesia mendapatkan tambahan kuota dari Arab Saudi pada pelaksanaan musim haji tahun depan.

Alasan DKI Tambah Waktu Makan di Warteg: Ada Orang Tua Tak Bisa Makan Cepat
Indonesia
Alasan DKI Tambah Waktu Makan di Warteg: Ada Orang Tua Tak Bisa Makan Cepat

Pemprov DKI Jakarta menjelaskan alasan pihaknya mengubah waktu maksimal makan di tempat warung makan, selama masa perpanjangan PPKM Level 4.

Holywings Bisa Dibuka Kembali Setelah Punya Izin Pembukaan Bar
Indonesia
Holywings Bisa Dibuka Kembali Setelah Punya Izin Pembukaan Bar

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta telah melakukan penutupan atau penyegelan terhadap 12 outlet Holywings di seluruh ibu kota.

Bongkar Korupsi Kelas Kakap, Jaksa Agung Diminta Waspadai Serangan Balik Koruptor
Indonesia
Bongkar Korupsi Kelas Kakap, Jaksa Agung Diminta Waspadai Serangan Balik Koruptor

Jaksa Agung ST Burhanuddin diminta mewaspadai serangan balik koruptor dan kaki tangannya di tengah gencarnya prestasi Kejaksaan Agung membongkar kasus-kasus korupsi kelas kakap.

Setelah Anggaran Bengkak, PT KAI Diusulkan Ambil Alih Pimpinan Proyek Kereta Cepat
Indonesia
Setelah Anggaran Bengkak, PT KAI Diusulkan Ambil Alih Pimpinan Proyek Kereta Cepat

Proyek tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar USD 6,07 miliar atau Rp 86,8 triliun. Namun, setelah proyek berjalan, biaya proyek tersebut diperkirakan mencapai USD 8 miliar atau sekitar Rp 114,4 triliun.

Momen Puan, Prabowo, dan Megawati Berbincang Semeja di Istana Negara
Indonesia
Momen Puan, Prabowo, dan Megawati Berbincang Semeja di Istana Negara

Ketua DPR Puan Maharani tampak berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.