Fadli Zon Laporkan Sekjen PSI ke Bareskrim arang bukti akun media sosial saat tiba di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/3). Kedatangan Fadli Zon ke Bareskrim Mabes Polri itu untuk melaporkan penebar berita "hoax. Foto: ANTARA FOT

MerahPutih com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon melalui kuasa hukumnya, Hanafi Fahri, resmi melaporkan Sekjen PSI Raja Juli Antoni, aktivis Faisal Assegaf serta pemilik akun Twitter Husein Alwi ke Bareskrim Polri. Ketiganya, dilaporkan karena menuduh Fadli Zon sebagai pembuat hoax.

"Saya dari Kepala Tim Lembaga Advokasi Gerindra dalam menangani laporan ujaran kebencian yang diduga dilakukan oleh Raja Juli Antoni dan Faisal Assegaf terkait rangkaian tindak pidana Ananda Sukarlan yang telah menyebar luaskan kepada publik atau kepada jejaring sosial," ujarnya di Bareskrim Mabes Polri KKP Gambir Jakarta Pusat, Jumat, (9/3) malam.

Bahkan, lebih lanjut Hanfi menjelaskan, apa yang telah dilakukan oleh Raja melalui akun Twitternya tersebut, dapat merugikan Fadli Zon yang kala ini tengah duduk sebagai wakil rakyat.

"(cuitan tersebut) Telah menimbulkan kebencian kepada Fadli Zon, yaitu berita bohong. Ucapan itu memberi efek pelabelan (pembuat hoax) bagi Fadli Zon," tambah Hanfi.

Adapun cuitan Raja juli yang dianggap merugikan Fadli adalah "Bro @anandasurkarlan akan dilaporkan ke polisi oleh tukang buat hoax tiap hari. Kita support bro @anandasukarlan. Yang setuju RT pls! " dan "Ralat : Yg benar bkn buat hoax tiap hari. Tapi buat hoax minimal 3 kali sehari. Kayak minum obat. Oh.. Oh siapa dia. Tebak ayo.. #katateman

Sedangkan pernyataan Assegaf dalam sebuah media yang disoal Fadli Zon adalah "Saya menemukan di sana ada arsitek-arsitek penyebab hoax, di antaranya yang disebut dengan dalang intelektual ya Fadli zon dan lain-lain"

Laporan ini diterima Bareskrim dengan LP 334/III/2018/Bareskrim tertanggal 9 Maret 2018. Raja dan dua orang lainnya diduga melanggar tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial dan elektronik sebagaimana tertuang dalam Pasal 310 KUHP Jo 311 KUHP dan atau Pasal 27 Ayat 3 Jo Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 3 dan atau Pasal 36 Undang-undang nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. (GMS)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH