Fadli Zon dan Gus Jazil Sepakat Seni Qasidah Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 18 November 2025
Fadli Zon dan Gus Jazil Sepakat Seni Qasidah Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Fadli Zon dan Jazilul Fawaid di di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa (18/11). (Foto: Dok. Kementerian Kebudayaan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut baik usulan Lembaga Seni Qasidah Indonesia–Nusantara Jaya (LASQI-NJ) yang merekomendasikan seni qasidah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda (WBTb) Indonesia.

Fadli mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia telah memiliki 2.231 WBTb tingkat nasional, serta 16 WBTb yang diakui UNESCO. Jumlah ini akan terus bertambah karena pemerintah menargetkan penetapan 550 warisan budaya baru hingga akhir 2025.

“Saya baru ‘nggeh’ bahwa qasidah belum masuk dalam daftar ini, padahal sangat pantas. Menurut saya, seni qasidah merupakan khazanah luar biasa dengan ragam yang sangat banyak. Bahkan Bimbo pernah menyanyikan qasidah,” ujar Fadli saat menerima kunjungan DPP LASQI-NJ yang dipimpin Jazilul Fawaid alias Gus Jazil di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa (18/11).

Turut hadir dalam rombongan tersebut Ketua DPW LASQI-NJ Jawa Barat KH Maman Imanulhaq, Sekjen Inu Aminuddin, Ketua DPD LASQI-NJ Kabupaten Bogor Lukmanudin Ar Rasyid, serta sejumlah pengurus lainnya.

Baca juga:

Rahasia Batik Indonesia Tak Hanya Warisan Budaya, Tapi Senjata Ampuh di Kancah Global

Menbud Pastikan Pacu Jalur yang Kini Viral Sudah Lama Masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda Nasional

Fadli mengatakan bahwa tren seni bertema keislaman tengah menguat di berbagai negara, termasuk di Timur Tengah dan Singapura. Namun Indonesia justru masih tertinggal dalam pengembangan Islamic art, mulai dari seni lukis, patung, instalasi, hingga musik.

“Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, seharusnya musik seperti qasidah—terutama qasidah lokal—bisa berkembang lebih pesat,” tuturnya.

Karena itu, Fadli menilai perlu dilakukan kajian komprehensif untuk mengajukan qasidah sebagai warisan budaya takbenda. Selama ini, qasidah kerap dianggap sebagai seni musik asal Timur Tengah, padahal Indonesia memiliki ragam genre qasidah yang kaya.

“Kalau audiensnya, mungkin paling besar ada di Indonesia. Saya juga punya banyak koleksi kaset musik Indonesia, lebih dari 31 ribu, termasuk qasidah dari era 60–70-an. Ini menarik untuk diteliti dan diangkat,” katanya.

Ia menekankan bahwa pengembangan seni qasidah membutuhkan ekosistem yang kuat, mulai dari workshop hingga kegiatan strategis lainnya.

Baca juga:

Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda

Resmi! Nasi Megono Kecombrang dan Lopis Krapyak Pekalongan Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional

Sementara itu, Gus Jazil mengungkapkan bahwa seni qasidah memiliki basis penggemar yang fanatik, terutama di kalangan masyarakat bawah. Namun generasi muda kini kurang mengenal qasidah, padahal pada era 70–80-an seni ini sangat populer.

“Dalam acara nikahan, khitanan, dan berbagai kegiatan masyarakat, lagu-lagu qasidah masih sering ditampilkan. Sayangnya, perhatian terhadap seni qasidah masih kurang,” ujarnya.

Gus Jazil juga mengusulkan agar seni qasidah masuk dalam binaan Kementerian Kebudayaan agar pengembangannya lebih optimal.

“Setiap tahun, LASQI Nusantara Jaya menggelar festival yang membutuhkan dukungan dan partisipasi berbagai pihak. Akan lebih baik jika qasidah masuk dalam naungan kementerian,” pungkasnya. (Pon)

#Fadli Zon #Menteri Kebudayaan #Warisan Budaya Tak Benda
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Dangdut Goes to UNESCO: Kenali 13 Musisi yang Membentuk Wajah Dangdut Indonesia
Kenali 13 musisi dangdut ikonis Indonesia, dari Rhoma Irama hingga Via Vallen, yang mewarnai perjalanan dangdut klasik, romantis, hingga koplo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Dangdut Goes to UNESCO: Kenali 13 Musisi yang Membentuk Wajah Dangdut Indonesia
Indonesia
Indonesia Usulkan Tari Zapin ke UNESCO, Gandeng Malaysia, Brunei, dan Singapura
Indonesia mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO melalui nominasi bersama Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura. Proses penetapan ditargetkan pada 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Indonesia Usulkan Tari Zapin ke UNESCO, Gandeng Malaysia, Brunei, dan Singapura
Indonesia
Fadli Zon Dorong Musik Indonesia Mendunia, KMI 2026 Siap Digelar di Makassar
KMI 2026 digelar di Makassar pada 30 Oktober–1 November. Sebanyak 500 delegasi akan membahas royalti, hak cipta, AI, dan ekosistem musik Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Fadli Zon Dorong Musik Indonesia Mendunia, KMI 2026 Siap Digelar di Makassar
Indonesia
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
memperkuat kontribusi UNESCO dalam menghadapi tantangan global, Indonesia mengajukan tiga prioritas utama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
Fun
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, kini menjadi Museum Bing Slamet dengan koleksi sejarah, memorabilia, dan fasilitas interaktif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Indonesia
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Fadli berharap pengajuan seni tradisional Melayu ini bisa memperkuat visibilitas Zapin di tingkat global serta menunjukkan keragaman ekspresi budaya di kawasan Asia Tenggara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Tradisi
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Taman Mini Indonesia di Polandia siap diperluas! Kementerian Kebudayaan bakal tambah anjungan rumah adat lintas provinsi di Eropa. Cek detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Indonesia
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Adanya efisiensi anggaran tidak berpengaruh pada revitalisasi Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Indonesia
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Deklarasi negara-negara BRICS juga menyatakan bahwa kebudayaan perlu dipertimbangkan sebagai tujuan tersendiri dalam kerangka pembangunan internasional pada masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Bagikan