Fadli Zon Duga Ada Kelompok di Balik Pencekalan Habib Rizieq Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menduga ada pesanan sehingga Rizieq tak bisa kembali ke Tanah Air. Rizieq, sebut dia, sempat beberapa kali tertahan di bandara Saudi.

"Yang saya tahu dari pihak Saudi, saya kan beberapa kali bertemu dengan Habib Rizieq dalam beberapa tahun terakhir ini ketika umrah atau kesempatan haji, dan menerima aspirasi dari beliau," kata Fadli kepada wartawan di kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/11).

Baca Juga

FPI Pastikan Habib Rizieq Tak Bermasalah dengan Arab Saudi

Fadli Zon menyatakan seharusnya pemerintah tak kesulitan untuk memulangkan pentolan FPI itu. Apalagi, Rizieq harus mendapatkan perlindungan haknya sebagai warga negara Indonesia.

“Jadi menurut saya dalam hal ini kalau mempunya satu niat baik dan ini amanat dari konstitusi harus melindungi segenap warga negara Indonesia, termasuk Habib Rizieq agar bisa difasilitasi (pulang)," tutur Fadli.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon. (MP/Ponco Sulakosono)
Wakil Ketua DPR Fadli Zon. (MP/Ponco Sulakosono)

Bahkan, lanjut dia, jika pemerintah mempunyai niat baik mudah sekali memulangkan Habib Rizieq dan hanya membutuhkan satu hari saja.

Baca Juga

PA 212 Duga Habib Rizieq Dicekal karena Unsur Politik

“Kalau pemerintah sekarang ini mau, mudah sekali. Saya kira ukuran satu hari selesai ibaratnya," ujarnya.

Dia pun menduga ada tangan-tangan yang tidak terlihat menginginkan Habib Rizieq untuk tetap berada selamanya di Arab Saudi. Namun, ia tak menyebut identitas atau kelompok mana yang menolak Rizieq

Dia hanya menyakini bahwa Prabowo pasti memberikan perhatian terhadap perlindungan warga negara Indonesia.

Baca Juga

FPI Tuding Ada Pelanggaran HAM Dibalik Pencekalan Habib Rizieq

"Kalau Pak Prabowo sebagai Menhan tentu sesuai dengan tupoksinya (tugas pokok dan fungsi). Saya kira beliau juga termasuk yang punya concern setiap warga negara dalam hal ini harus dilindungi," ucap anggota Komisi I DPR itu. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH