Fadli Prediksi Pemindahan Ibu Kota Cuma Wacana, Sama Seperti Esemka Wakil Ketua DPR Fadli Zon. (MP/Asropih)

Merahputih.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai, pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur hanya sebatas wacana saja.

Menurut Fadli, kalau rencana itu serius, pasti ada planning yang jelas dan hitung-hitungan terhadap kondisi ekonomi, politik, budaya, sosial, dan sebagainya.

Baca Juga:

MPR Minta Dilibatkan Dalam Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara

"Yang terjadi sekarang ini adalah wacana oleh presiden untuk memindahkan ibu kota negara. Ini istilahnya out of the blue. Kok tiba-tiba bicara rencana pemindahan ibu kota negara," kata Fadli kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9).

Fadli memprediksi rencana pemindahan ibu kota negara bakal bernasib sama seperti peluncuran dan produksi mobil Esemka. Dia menduga rencana pemindahan ibu kota hanya upaya pemerintah mengalihkan isu. Padahal, lanjut dia, banyak isu penting lain yang saat ini perlu dijawab pemerintah.

Prototipe Mobil Esemka
Prototipe Mobil Esemka di Solo (MP/Win)

"Saya khawatir rencana pemindahan ibu kota hanya dalih karena ketidakmampuan mengatasi persoalan yang ada. Saya termasuk yang merasakan kalau dilakukan di 2023-2024 akan bernasib sama seperti Esemka. Karena Esemka itu causa pertama. Jadi saya kira akan bernasib sama kurang-lebih. Saya berharap hari ini kita tidak hanya berbicara pepesan kosong," kata Fadli.

Baca Juga:

4 Hal Ini Buat Proses Pemindahan Ibu Kota Berjalan Lancar

Dia menilai pemerintah terlihat belum memiliki rencana matang terkait pemindahan ibu kota. Selain itu, kata Fadli, pemerintah belum menyerahkan dokumen legal kepada DPR.

"Kenapa saya menyebut wacana, karena hingga saat ini belum ada dokumen legal dan konstitusional yang disampaikan pemerintah untuk mendukung rencana tersebut. Kemudian dalam nota keuangan dan RAPBN 2020 tidak ada satu pun item belanja yang mendukung rencana pemindahan ibu kota. Jadi belum ada dalam postur anggaran," tuturnya. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH