Teknologi
Facebook Tegas Perangi Pengguna yang Sebarkan Misinformasi COVID-19 Facebook tegas perangi pengguna yang sebarkan misinformasi COVID-19 (Foto: Unsplash/Brett Jordan)

TAK main-main Facebook tegas dalam memerangi pengguna yang terlibat dalam unggahan yang berpotensi menyebarkan informasi yang salah tentang COVID-19. Facebook akan mengirimkan pemberitahuan langsung kepada para pengguna yang menyukai, membagikan, atau mengomentari unggahan tentang COVID-19 yang melanggar peraturan layanan perusahaan tersebut.

Dilansir dari The Verge, Selasa (15/12), fitur baru ini bekerja jika pengguna berinteraksi dengan unggahan yang kemudian dihapus. Facebook akan mengirimkan pemberitahuan kepada pengguna, notifikasi itu berisi pemberitahuan bahwa kiriman tersebut telah dihapus.

Baca Juga:

Semakin Terhubung, Pengguna Facebook Akan Bisa Melihat Instagram Stories

fb
pengguna akan dibawa ke halaman arahan dengan tangkapan layar dari unggahan yang sudah dihapus (Foto: The Verge)

Jika pengguna mengklik notifikasi yang dikirimkan Facebook, pengguna akan dibawa ke halaman arahan dengan tangkapan layar dari unggahan yang sudah dihapus dan penjelasan singkat mengapa unggahan itu dihapus. Halaman arahan tersebut juga akan menampilkan link tautan tentang pendidikan COVID-19 dan tindakan lanjutan, seperti berhenti mengikuti grup yang mengunggahnya.

Ini merupakan peningkatan dari upaya Facebook sebelumnya dalam memerangi penyebaran kesalahan informasi. Sebelumnya, Facebook menampilkan sebuah spanduk di kolom unggahan berita dan mendesak pengguna yang telah terlibat dengan konten yang telah dihapus, untuk membantu teman dan keluarga agar terhindar dari informasi palsu tentang COVID-19.

Tetapi pengguna sering kali dibingungkan dengan apa yang dimaksud dari spanduk itu, ungkap manajer produk Facebook, kepada Fast Company. Harapannya adalah bahwa metode pendekatan baru ini, lebih terfokus dalam memberitahukan pengguna daripada spanduk sebelumnya. Namun tetap terhindar dari memarahi pengguna atau membuat mereka kembali mendapatkan informasi yang salah.

Baca Juga:

Berantas Hoaks, Facebook 'Razia' Akun Populer yang Mencurigakan

fb
Facebook lebih tegas dalam menghadapi misinformasi COVID-19. (Foto: The Verge)

Modifikasi pendekatan Facebook ini baru dilakukan hampir setahun setelah pandemi, bisa dibilang sedikit terlambat. Notifikasi tidak mengungkapkan lebih detil mengenai kesalahan dalam unggahan yang telah dihapus. Mereka juga tidak berlaku untuk unggahan yang kemudian diberi label pengecekan fakta, tulis Fast Company. Dengan ini misinformasi yang tidak terlalu berbahaya masih memiliki peluang untuk menyebar.

Facebook dinilai lamban dalam bertindak atas kesalahan informasi yang dianggap tidak berbahaya. Meskipun teori konspirasi tentang vaksin COVID-19 telah menyebar selama berbulan-bulan, Facebook baru mulai menghapus kesalahan informasi tentang vaksin COVID-19 pada bulan Desember. (Kna)

Baca Juga:

Facebook Gunakan AI untuk Prediksi Penyebaran Virus Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemicu Anak Berubah Menjadi Pendiam
Fun
Pemicu Anak Berubah Menjadi Pendiam

Orangtua perlu membimbing dan mengawasi bagaimana relasi pertemanan anak di sekolah

Inspiratif dan Inovatif, Collaboration Festival 2021 Sukses Digelar
ShowBiz
Inspiratif dan Inovatif, Collaboration Festival 2021 Sukses Digelar

Collaboration Festival (CoFest) 2021 sukses digelar secara virtual.

Monitor Tekanan Darah Perempuan Seharusnya Dilakukan dengan Cara Berbeda
Hiburan & Gaya Hidup
Monitor Tekanan Darah Perempuan Seharusnya Dilakukan dengan Cara Berbeda

Dokter mungkin telah menggunakan metrik yang salah untuk tekanan darahmu selama ini.

Intip Kemampuan 5 Champion Baru 'League of Legends: Wild Rift'
Fun
Intip Kemampuan 5 Champion Baru 'League of Legends: Wild Rift'

Kemampuan yang mereka miliki sangat keren.

Menparekraf akan Blokir Game 'Fortnite'
ShowBiz
Menparekraf akan Blokir Game 'Fortnite'

Sandiaga Salahuddin Uno, menginstruksikan jajaran untuk mengakaji kemudian memblokir gim fortnite

Wall Online Fades 2021 Hadirkan Ragam Kolaborasi
Fun
Wall Online Fades 2021 Hadirkan Ragam Kolaborasi

Edisi kedua digelar pada 19 Mei sampai 31 Mei 2021.

Microsoft Rilis Windows 11 Beta Pertama
Fun
Microsoft Rilis Windows 11 Beta Pertama

Harus terdaftar dalam Windows Insider Program.

Aston Martin dan Mercedes Siapkan Mobil Dukung Formula 1
Fun
Aston Martin dan Mercedes Siapkan Mobil Dukung Formula 1

Aston Martin dan Mercedes menyiapkan safety car dan medical car untuk F1.

3 Alasan Nonton Drakor 'Hometown Cha-Cha-Cha'
Fun
3 Alasan Nonton Drakor 'Hometown Cha-Cha-Cha'

Diperankan oleh Shin Min-ah dan Kim Seon-ho

Masak tanpa Minyak, Bikin Kentang Goreng Air Fryer Aja
Kuliner
Masak tanpa Minyak, Bikin Kentang Goreng Air Fryer Aja

Makanan tanpa minyak bisa kamu santap tanpa ada rasa bersalah.