Teknologi
Facebook Perkenalkan Alat Baru, Filter Komentar Negatif Facebook akan menghadirkan alat baru yang memudahkan dalam memoderasi atau memfilter komentar negatif (Foto: Pixabay/samilustrando)

PADA berbagai grup di media sosial Facebook, kerap ditemukan sejumlah topik atau unggahan yang bisa memprovokasi dan memicu perdebatan banyak orang. Biasanya terkait dengan komentar negatif berbau Suku Agama Ras dan Antara Golongan (SARA).

Bila sudah demikian, biasanya hanya admin gruplah yang bisa menghapus atau memoderasi secara manual unggahan atau komentar negatif.

Baca Juga:

Facebook Hadirkan Fitur Musik Baru, Intip Detailnya

Dengan sebuah alat baru, admin grup facebook diberi kemampuan memperlambat percakapan pengguna yang melontarkan komentar negatif (foto: Pixabay/wokandapix)

Melihat banyaknya komentar atau unggahan negatif yang meresahkan, Facebook memperkenalkan alat baru, yang bisa membantu untuk memoderasi percakapan para penggunanya.

Seperti yang dilansir dari laman Ubergizmo, dengan alat itu admin grup diberi kemampuan memperlambat percakapan untuk anggota tertentu, yang dapat memberikan dampak negatif dalam balasan mereka. Alat itu akan menunda waktu di antara balasan mereka.

Tak hanya itu, Facebook memperkenalkan peringatan moderasi yang diberinama Conflict Alert. Dengan menggunakan teknologi AI dapat mendeteksi saat percakapan dimulai menjadi kontroversial atau tak sehat. Kemudian, admin grup Facebook bisa memperlambat percakapan itu, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Facebook kerap dinilai lamban dalam mengambil tindakan kericuhan yang terjadi pada platformnya. Tapi, dengan adanya alat baru tersebut, diharapkan bisa membantu menghentikan perilaku negatif di media sosial, khususnya facebook.

Baca Juga:

Wew, TikTok Dikabarkan Akan Diakuisisi Microsoft

Facebook kian tegas mengatasi ujaran kebencian dan komentar-komentar negatif yang beredar di platformnya (foto: Pixabay/geralt)

Meskipun dalam beberapa kasus Facebook memberikan tindakan tegas pada seseorang yang dianggap melanggar peraturan. Seperti yang dilakukan dengan memblokir akun Donald Trump. Akun Facebook mantan Presiden Amerika Serikat itu diblokir hingga Januari 2023. Pemblokiran akun Facebook itu tentu bukan tanpa alasan.

"Mengingat beratnya keadaan hingga menyebabkan penangguhan Trump. Kami yakin tindakannya merupakan pelanggaran berat terhadap aturan kami. Dia layak mendapatkan hukuman terberat yang tersedia di bawah protokol penegakan yang baru," tutur Kepala Urusan Global di Facebook, Nick Clegg dikutip Reuters.

Nantinya, pemblokiran akun Donald Trump akan dicabut, bila Facebook melihat risiko keamanan publik berkurang. Dalam menilainya, Facebook bekerja sama dengan sejumlah ahli. Namun, bila Trump masih 'bandel' setelah pemberian sanksi tersebut, maka Facebook akan memblokir akunnya secara permanen.

Penyebab akun Facebook resmi Donald Trump diblokir, lantaran unggahannya dianggap mendukung kekerasan di Capitol Hill pada 6 Januari lalu. Dewan pengawas independen Facebook pada Mei lalu, juga mendukung pemblokiran akun Trump. Mereka meminta Facebook memberikan jawaban yang proporsional untuk kasus tersebut. (Ryn)

Baca Juga:

Berupaya Saingi TikTok, Facebook Diduga Kucurkan Dana Besar untuk Content Creator

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
The Weeknd Sumbang Rp14,5 Miliar untuk Korban Kelaparan di Ethiopia
ShowBiz
The Weeknd Sumbang Rp14,5 Miliar untuk Korban Kelaparan di Ethiopia

The Weeknd menyumbangkan dana sebesar US$1 juta atau sekitar Rp14,5 miliar untuk membantu masyarakat Ethiopia .

Kolaborasi Arcane dan Epic Games Bawa Jinx ke Fortnite
Fun
Kolaborasi Arcane dan Epic Games Bawa Jinx ke Fortnite

Jinx merupakan seorang karakter penemak jitu.

Terlupakan, 4 Game PlayStation ini Punya Cerita dan Narasi Terbaik
Fun
Terlupakan, 4 Game PlayStation ini Punya Cerita dan Narasi Terbaik

Meski demikian, beberapa game PlayStation ini terbilang under rated.

Cerita Ketangguhan Pemilik Ivegan Pizza Berjuang Menjadi Seorang Vegan
Hiburan & Gaya Hidup
Cerita Ketangguhan Pemilik Ivegan Pizza Berjuang Menjadi Seorang Vegan

Lelaki berusia 31 tahun tersebut merasa hewan juga memiliki rasa sakit sama seperti manusia.

 Tak Ada lagi Internet Explorer di Windows 11
Fun
Tak Ada lagi Internet Explorer di Windows 11

Internet Exploler perlahan akan ditidakan oleh Microsoft, sebagai gantinya browser bawaan windows yang dihadirkan yakni Microsoft Edge

Camila Cabello dan Shawn Mendes Ungkap Cara Menjaga Kesehatan Mental
Hiburan & Gaya Hidup
Camila Cabello dan Shawn Mendes Ungkap Cara Menjaga Kesehatan Mental

Camila Cabello dan Shawn Mendes ungkap cara mereka menjaga kesehatan mental

Merokok di Usia Muda Cenderung Sulit Berhenti Nantinya
Fun
Merokok di Usia Muda Cenderung Sulit Berhenti Nantinya

Berhenti merokok sejak usia dini.

Goethe Institut Berkolaborasi dengan Museum Dunia untuk Hadirkan Pameran Seni
Fun
Goethe Institut Berkolaborasi dengan Museum Dunia untuk Hadirkan Pameran Seni

Pameran tersebut akan disiarkan di Youtube dan Facebook.

Ozzy Osbourne Ugal-ugalan Bareng Post Malone di Video Musik ‘I’ts A Raid’
ShowBiz
Ozzy Osbourne Ugal-ugalan Bareng Post Malone di Video Musik ‘I’ts A Raid’

Bertemakan animasi, Ozzy merilis video klip untuk lagu It’s A Raid yang berkolaborasi dengan rapper Post Malone.

Epic Games Bolehkan Rilis Game Berbasis Blockchain dan NFT
Fun
Epic Games Bolehkan Rilis Game Berbasis Blockchain dan NFT

Membuka peluang besar bagi para developer muda.