Facebook Kenalkan Panduan untuk Politisi dan Partai Politik Facebook (Foto: Pixabay/Simon)

POLITISI dan partai politik kini punya cara baru untuk berkomunikasi dengan pendukungnya di Facebook. Layanan jejaring sosial ini belum lama memperkenalkan Panduan Facebook dan Instagram bagi Politisi dan Partai Politik melalui portal Integritas Pemilihan Umum Facebook Indonesia.

Panduan Facebook dan Instagram bagi Politisi dan Partai Politik ini adalah cara terbaik untuk berinteraksi dengan pendukung. Selain itu panduan ini bisa memastikan kredibilitas akun dan halaman Facebook mereka tetap terjaga dengan baik.

"Kami peduli terhadap proses demokrasi dan karena itu penting bagi kami untuk melindungi integritasnya. Kami tidak ingin ada orang yang menggunakan alat kami untuk mengacaukan demokrasi," kata Politics and Government Outreach, Facebook, Asia Pacific, Roy Tan, dalam rilis yang diterima di Jakarta, Selasa (11/12).

1. Bentuk Komitmen Facebook

Panduan ini merupakan komitmen Facebook untuk mendukung demokrasi (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)
Panduan ini merupakan komitmen Facebook untuk mendukung demokrasi (Foto: Pixabay/PhotoMIX-Company)

Dalam rilis itu Roy Tan mengatakan punya alasan kenapa panduan ini dirilis sebelum Pemilihan Umum di Indonesia. Ia ingin menunjukan kalau Facebook punya komitmen dalam menjaga dan melindungi integritas proses Pemilu.

Melalui panduan itu, politisi atau partai politik bisa mendapatkan informasi bagaimana cara menggunakan Facebook dan Instagram secara efektif, membuat konten yang informatif serta mengoptimalkan fitur serta iklan di Facebook atau Instagram. Dengan begitu mereka bisa membangun percakapan yang otentik, menarik, informatif serta bermakna.

2. Membantu memahami fitur Facebook dan Instagram

Halaman Facebook resmi Gerindra dan PDI Perjuangan (Foto: Screenshot Facebook)
Halaman Facebook resmi Gerindra dan PDI Perjuangan (Foto: Screenshot Facebook)

Tak hanya itu, panduan ini juga berisi informasi teknis bagaimana cara menggunakan fitur unik, seperti Facebook Live dan Balasan Instan serta memoderasi komentar di Instagram. Politisi juga bsa mempelajari praktik terbaik menggunakan Facebook dan Instagram untuk kebutuhan kampanye.

"Kami ingin memastikan bahwa kredibilitas akun para politisi dan partai politik terjaga dengan baik. Sehingga, masyarakat Indonesia bisa mendapatkan informasi yang terpercaya serta perspektif yang beragam," ujar Roy Tan.

3. Bisa mengurangi penyebatan hoax

Facebook ingin mengurangi hoax (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)
Facebook ingin mengurangi hoax (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)

Lebih lanjut, dengan panduan ini, Facebook ingin mengurangi penyebaran berita hoax yang dimanfaatkan oknum untuk mengacaukan proses demokrasi. Oleh karena itu, Facebook juga bekerja sama dengan Bawaslu dan Kementerian Kominfo dalam menjalankan kampanye di Facebook yang mengajarkan masyarakat cara mendeteksi berita hoax.

Kerjasama ini sudah dijalankan dengan memberikan pelatihan bagi staf Badan Pengawas Pemilu dari seluruh Indonesia untuk mendeteksi berita palsu serta melaporkannya di Facebook dan Instagram.

4. Tunjukan transparansi ke pendukung

Akan ada transparansi untuk pendukung (Foto: Pixabay/Tumisu)
Akan ada transparansi untuk pendukung (Foto: Pixabay/Tumisu)

Nantinya Facebook mengirimkan email pemberitahuan mengenai keamanan online ke admin halaman politisi dan partai politik. Terdapat pula program pelatihan untuk partai politik tentang alat dan tips untuk keselamatan serta keamanan informasi.

Tak ketinggalan, fitur transparansi iklan yang bisa dimanfaatkan politisi atau partai politik agar para pendukungnya bisa melihat semua iklan yang dijalankan ada halaman Facebook, Instagram dan Messenger.


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH