Teknologi
Facebook Hapus 1,3 miliar Akun Palsu Facebook melakukan pembersihan terhadap informasi salah dan hoaks. (Foto: Pixabay/Simon)

RAKSASA media sosial Facebook tidak main-main pada informasi hoaks yang tersebar di platformnya. Menurut laporannya pada Senin (22/03), mereka menghapus lebih dari 1,3 miliar akun palsu antara bulan Oktober hingga Desember tahun lalu.

Dilansir dari laman gadgets, lebih dari 35 ribu orang bekerja mengawasi informasi salah yang tersebar di Facebook. Tidak hanya itu, lebih dari 12 juta konten tentang COVID-19 dan vaksin merupakan informasi yang salah merujuk dari ahli kesehatan.

Baca Juga:

Facebook Tawarkan Dukungan Kunci Keamanan di iOS dan Android

media
Facebook memantau akun-akun bermasalah. (Foto: Pixabay/geralt)

Klaim dan konspirasi palsu tentang vaksin dan virus corona memang banyak tersebar di Facebook dan Twitter selama pandemi. Tidak sedikit pengguna media sosial membaca informasi yang salah.

Facebook melakukan tindakan ini sebelum pemeriksaan oleh Komite Energi dan Perdagangan DPR AS mengenai platform teknologi Facebook menangani kesalahan informasi. Mengenai pengahapusan akun palsu, Facebook mengatakan akan menyelidiki dan menghapus pembuatan informasi yang salah dan menyesatkan yang kebanyakan mengandalkan akun palsu.

"Selama tiga tahun terakhir, kami telah menghapus lebih dari 100 jaringan perilaku tidak autentik terkoordinasi (CIB) dari platform kami. Kami terus menginformasikan kepada publik tentang upaya kami melalui laporan CIB bulanan kami," kata perusahaan itu dalam postingan di blog.

Baca juga:

Pemilik TikTok ByteDance Akuisisi Moonton dan Mobile Legends: Bang Bang

media
Facebook menggunakan kecerdasan buatan mencari akun-akun bermasalah. (Foto: Unsplash/austin distel))

Facebook mengatakan akan menindak lanjut perilaku penipu dengan struktur insentif ekonomi di belakangnya. Facebook juga menyatakan bahwa mereka telah membangun tim dan sistem untuk mendeteksi dan menegakan perilaku tidak wajar di balik clickbait.

Facebook juga menambahkan bahwa mereka menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu dan mempermudah mendeteksi penipuan. Kemudian lebih menegakkan kebijakan terhadap akun spam yang tidak dapat dipercaya.

Facebook sebagai pemilik media sosial dan platform perpesanan seperti WhatsApp dan Instagram, mencatat bahwa pengguna dapat memposting informasi yang salah, tetapi dengan “itikad baik”. Sehingga untuk mengatasinya dikatakan bahawa perusahaan Facebook telah membangun jaringan global dengan lebih dari 80 pemeriksa fakta, untuk meninjau konten lebih dari 60 bahasa yang berbeda diseluruh dunia. (rzk)

Baca juga:

Nama Domain “.id” Capai 500.000 Pengguna

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Qualcomm Snapdragon 888, Chipset Terbaru Siap Perkuat Ponsel Android di 2021
Fun
Qualcomm Snapdragon 888, Chipset Terbaru Siap Perkuat Ponsel Android di 2021

Teknologi Qualcomm Snapdragon 888 akan membuat smartphone flagship 25 persen lebih cepat.

Garin Nugroho: Optimisme Industri Film Indonesia Dorong ke Oscar
ShowBiz
Garin Nugroho: Optimisme Industri Film Indonesia Dorong ke Oscar

Pandemi membatasi aktivitas dalam industri perfilman untuk berkarya

Optimis Saat Pandemi dengan Laptop Canggih
Fun
Optimis Saat Pandemi dengan Laptop Canggih

Tiga seri laptop canggih MSI siap menjaga produktivitas selama pandemi.

Lego Rilis Colosseum Roma, Koleksi Terbesar yang Pernah Ada
Fun
Lego Rilis Colosseum Roma, Koleksi Terbesar yang Pernah Ada

Lego Colosseum Roma dibuat mirip dengan aslinya.

Ikuti Jejak Harry dan Meghan Markle, Putri Eugenie Tak Beri Gelar untuk Bayinya
Fun
Ikuti Jejak Harry dan Meghan Markle, Putri Eugenie Tak Beri Gelar untuk Bayinya

Putri Eugenie dan suaminya Jack Brooksbank umumkan berita bahagia ini melalui laman Instagramnya.

Vin Diesel Bocorkan Alasan kembalinya Han di 'F9'
Fun
Vin Diesel Bocorkan Alasan kembalinya Han di 'F9'

Padahal Han sudah meninggal di 'Tokyo Drift'.

Ganteng Maksimal, Aktor Korea ini Dikenal sebagai 'Raja Iklan'
ShowBiz
Ganteng Maksimal, Aktor Korea ini Dikenal sebagai 'Raja Iklan'

Ada alasan di balik kepopuleran mereka sebagai duta merek paling populer di Korea Selatan.

Liburan Sambil Mengisolasi Diri? Rumah Pohon ini Jawabannya
Travel
Liburan Sambil Mengisolasi Diri? Rumah Pohon ini Jawabannya

Ideal bagi mereka yang ingin pergi menjauh dari semuanya, termasuk orang lain.

Satelit Baru NASA untuk Lacak Kenaikan Air Laut
Fun
Satelit Baru NASA untuk Lacak Kenaikan Air Laut

Satelit ini diharapkan dapat membantu NASA meneliti tentang laut.

Sandal Hotel: tak Nyaman, tapi Disukai
Fashion
Sandal Hotel: tak Nyaman, tapi Disukai

Banyak yang akan membawa pulang item satu itu.