hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-1
Facebook dan Razer Batasi Perjalanan Karyawan ke Tiongkok, Ada Apa? Facebook dan Razer perjalanan para karyawannya ke Tiongkok (Foto: pixabay/simon)
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-2
hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-7

PERUSAHAAN teknologi AS, Facebook dan Razer, mulai membatasi perjalanan ke Tiongkok. Hal tersebut terkait wabah virus corona yang tengah berlangsung.

Facebook menghentikan semua perjalanan karyawan yang tak penting ke negara tersebut. Perusahaan itu pun memberi tahu karyawan yang baru saja kembali dari Tiongkok, untuk bekerja dari rumah.

Baca Juga:

Sederet Produsen Ponsel asal Tiongkok Gotong-Royong Lawan Virus Corona

Facebook hentikan semua perjalanan karyawan yang tak penting ke Tiongkok (Foto: pixabay/firmbee)

Kendati Facebook dilarang di Tiongkok, perusahaan tersebut memiliki kantor di Tiongkok, dan menggunakan pemasok Tiongkok untuk membuat oculus virtual reality headsets dan keluarga portal perangkat obrolan video.

Sementara itu, Razer yang terkenal sebagai produsen laptop dan aksesoris gaming yang populer, telah mengonfirmasi pada The Verge jika mereka mengambil tindakan serupa.

"Perusahaan kami telah membatasi perjalanan dan menasihati karyawan untuk bekerja dari rumah," kata juru bicara Razer.

Seperti halnya Facebook dan perusahaan teknologi lainnya, Razer yang berbasis di California juga memiliki kantor di Tiongkok dan menggunakan pemasok Tiongkok untuk membuat perangkat kerasnya, yang meliputi mouse, keyboard gaming, headset dan laptop.

Razer membatasi karyawannya untuk melakukan perjalanan ke Tiongkok (Foto: pixabay/stocksnap)

Sementara itu, selain Facebook dan Razer, perusahaan teknologi terkemuka, LG, juga telah menerapkan larangan lengkap untuk melakukan perjalanan ke Tiongkok dan telah menyarankan karyawannya di Tiongkok agar kembali ke rumah secepat mungkin.

Baca Juga:

WHO Sebut Masih Terlalu Dini Menyatakan Darurat Global Virus Corona

Di samping itu, perusahaan raksasa dunia, Amazon mengatakan pada The Verge, bahwa mereka mengikuti pedoman Organisasi Kesehatan Dunia, namun tak mengatkaan soal membatasi perjalanan ke Tiongkok.

Terkait hal itu, sejumlah perusahaan besar lainnya seperti Apple, Google, dan Microsoft belum meluncurkan komentar soal virus yang mewabah di Tiongkok tersebut.

Virus corona sendiri merupakan bagian dari kelompok virus mamalia umum yang pada tahun 2002 menyebabkan wabah SARS. Di mana para pejabat kesehatan percaya itu berasal dari kota Wuhan, Tiongkok, pada bulan Desember.

Sejak saat itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS telah menyarankan semua warga AS untuk menghindari perjalanan yang tak penting ke Tiongkok, dengan meningkatkan peringatan perjalanan ke tingkat tiga pada hari Senin lalu.

Telah lebih dari 100 kematian yang tercatat di Tiongkok, dan ada lebih dari 4.000 kasus yang dilaporkan di seluruh dunia. Meski sebagian besar telah terkonsentrasi di Provinsi Hubei, Tiongkok, di mana Wuhan merupakan ibu kotanya. Dalam pekan terakhir ini, lima kasus telah dikonfirmasi di Amerika Serikat. (ryn)

Baca Juga:

Gara-gara Virus Corona, Disneyland Hong Kong Ditutup

Kredit : raden_yusuf

hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-3
Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-4
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-5