Face ID Tak Ada Lagi pada iPhone? Fitur keamanan sidik jari jadi pilihan utama ponsel anyar iPhoen. (Foto: Unsplash/Lukenn Sabellano)

INOVASI di dunia digital tak akan pernah ada habisnya, terutama pada gawai. Ponsel pintar iPhone agaknya sudah bersiap membuat heboh tahun 2020.

Konon iPhone tidak lagi mempertimbangkan Face ID sebagai salah satu pengamanan gawai. Sebagai gantinya mereka mempersiapkan tindak keamanan lainnya berupa sidik jari. Kuno? Belum tentu!

Baca Juga:

5 Game Baru yang Paling Dinantikan di 2020

ponsel
Ponsel iPhone yang berencana mengeluarkan layar tanpa bezel. (Foto: Unsplash/Arnel Hasanovic)

Kalau mengenai sidik jadi semua produsen sudah mengeluarkannya. Lalu apa istimewanya dengan sidik jari pada ponsel iPhone?

Pernah memperhatikan fitur sidik jari pada ponsel pintar kamu? Dengan menempelkan pada bagian tertentu yang sudah disediakan produsen ponsel akan terbuka dengan sentuhan sidik jari. Tak istimewa?

Namun iPhone rilisan terbaru akan memberikan fitur yang sama, hanya saja satu display layar ponselnya dimanfaatkan sebagai pembaca sidik jari si empunya ponsel. Agaknya Apple mempelajari bahwa penggunaan fitur sidik jari sebagai keamanan dianggap lebih efektif.

Seperti yang dilansir dari Daily Mail diambil dari LetsGoDigital, ponsel dengan layar sidik jari penuh itu menjadi bagian dari ponsel iPhone tanpa bezel atau tepian. Konon ponsel pintar ini akan dilepas pada tahun 2020 ini.

Baca Juga:

Bulan Depan Windows 7 Sudah Tak Disupport Microsoft

ponsel
Fitur keamanan sidik jari jadi pilihan iPhone untuk produk anyarnya. (Foto: Unsplash/Charles)

Jadi bagian depan ponsel ini merupakan layar sentuh seutuhnya. Para pengamat mengatakan bisa jadi layar itu terbuat dari OLED. Hal ini bisa jadi akan membuat produsen melakukan berbagai perubahan.

Bisa jadi dengan perubahan itu, Apple akan meniadakan Face ID yang selama ini juga menjadi bagian dari fitur kemananannya. Sebagai gantinya sensor pembacaan sidik jadi sebagai fitur keamanannya.

Sensor sidik jari itu diletakan di bawah layar sentuhnya. Dengan demikian akan dapat membuka ponsel hanya menempelkan jari di semua bagian layarnya. Berbeda dengan sebelumnya sidik jari harus ditempelkan pada screen reader atau home button. Sebenarnya hal ini sudah sempat disampaikan oleh Bloomberg dan Ming Chi-Kuo beberapa waktu sebelumnya.

Yang jadi pertanyaan, apakah Apple tidak mengulang kesalahan yang dibuat salah satu produsen ponsel lainnya? Bisa jadi akan lebih baik dengan berkaca pada teknologi yang sama dan memberikan solusi yang lebih baik.

Kesalahan dari salah satu ponsel itu adalah kemudahan ponsel dibuka meskipun memakai teknologi sidik jari. Hanya dengan akses menggunakan printer 3D seseorang dapat membuka ponsel yang menggunakan fitur keamanan ini. Bahkan ketika menggunakan proteksi layar, ponsel dapat dengan mudah dibuka oleh orang lain. (psr)

Baca Juga:

Google Melepas Watchlist

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo