Etika Berperilaku yang Perlu Diterapkan Non-Muslim di Bulan Ramadan Yuk bertoleransi untuk umat Islam saat ramadan. (Foto: Identity magazine)

TOLERANSI ditengah perbedaan merupakan kunci dari kehidupan yang rukun dan damai sejahtera. Sebagai negara yang majemuk, sudah sepantasnya masyarakat saling menghargai dan menghormati adat istiadat sesamanya, terutama bagi kaum non-Muslim di bulan suci Ramadan.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk Islam terbanyak di dunia, lantas apakah yang bisa kaum minoritas lakukan untuk bisa menghargai mereka yang sedang berpuasa di bulan Ramadan?

1. Jangan mengkonsumsi makanan dan minuman ketika jam puasa

Etika Berperilaku yang Perlu Diterapkan Non-Muslim di Bulan Ramadan
Konsumsi makan dan minuman ditempat sepi. (Foto: The National)

Ketika menjalani ibadah puasa, Umat Islam akan tetap melakukan kegiatan sehari-hari mereka seperti biasa. Maka dari itu, bagi kamu yang non-Muslim sebaiknya hindari mengkonsumsi apapun di depan orang yang sedang berpuasa.

Meskipun sebagian besar Umat Islam tidak keberatan dengan hal tersebut, namun ada baiknya jika kamu menghormati mereka dan mencari tempat sepi jika ingin mengkonsumsi makanan dan minuman.

2. Hindari meeting makan siang

Etika Berperilaku yang Perlu Diterapkan Non-Muslim di Bulan Ramadan
Hindari lunch meeting ketika bulan Ramadan. (Foto: Pixabay/rawpixel)

Membuat janji serta melaksanakan meeting untuk keperluan pekerjaan tentunya bukan hal yang dilarang, namun usahakan untuk menghindari pertemuan kerja lewat lunch meeting.

Meskipun seringkali ini tidak masalah untuk Umat Islam, tetapi tetap saja kamu akan merasa aneh jika kalian membahas pekerjaan dan makan siang sendirian sedangkan mereka tidak makan dan minum apapun.

Kamu bisa mengadakan pertemuan kerja pada pagi hari, atau beberapa jam sebelum berbuka sehingga di akhir pertemuan, kamu bisa bersilaturahmi dan ikut serta dalam acara berbuka bersama.

3. Ikut Iftar bersama

Etika Berperilaku yang Perlu Diterapkan Non-Muslim di Bulan Ramadan
Yuk ikuit Iftar bersama kaum Islam. (Foto: Daily Express)

Iftar merupakan ibadah dimana orang-orang berkumpul untuk berbuka puasa bersama. Jika kamu non-Muslim, maka kamu bisa menerima ajakan teman-temanmu yang menjalankan ibadah puasa untuk berbuka bersama. Kegiatan ini bisa mempererat hubungan kalian serta meningkatkan toleransi agama satu sama lain.

4. Jangan terlalu kaku

Etika Berperilaku yang Perlu Diterapkan Non-Muslim di Bulan Ramadan
Jangan terlalu kaku ketika bulan Ramadan. (Foto pixabay/rawpixel)

Ketika harus berpuasa selama hampir 14 jam, tentunya energi seseorang tidak akan sebanyak biasanya. Maka dari itu, cobalah untuk lebih bersikap fleksibel jika kolegamu terlihat lebih lesu dan kinerjanya sedikit menurun.

Berpuasa bukanlah hal yang mudah, sehingga cobalah untuk setidaknya memahami teman-temanmu yang berpuasa.

5. Ketika ada orang Muslim yang tidak berpuasa, jangan tanya kenapa

Etika Berperilaku yang Perlu Diterapkan Non-Muslim di Bulan Ramadan
Jangan tanya sembarangan mengapa umat Islam tidak berpuasa. (Foto pixabay/geralt)

Ada banyak alasan mengapa kaum Muslim tidak berpuasa. Mulai dari penyakit, kehamilan, umur yang sudah menua, datang bulan, serta berbagai masalah personal yang tidak selalu ingin orang bicarakan denganmu.

Berpuasa merupakan ibadah, sehingga cobalah untuk menghargai privasi para Muslim ketika mereka tidak berpuasa kecuali jika mereka sendiri yang menceritakan alasannya kepadamu.

Untuk mewujudkan kehidupan yang rukun, cobalah untuk memulai segala sesuatu lewat diri sendiri. Semoga kerukunan, perdamaian, serta ketertiban antar agama dapat meningkatkan perdamaian di Indonesia maupun di dunia. (shn)



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH