Pemilu 2019
 Esok Kembali Beraksi, Massa Pengunjuk Rasa Depan Bawaslu Bubarkan Diri Massa yang beraksi depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat mulai membubarkan diri (MP/Kanu)

MerahPutih.Com - Massa yang berunjuk rasa depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat membubarkan diri menjelang pukul 21.00 WIB. Sebelum meninggalkan lokasi, koordinator aksi Ustaz Bernard Abdul Jabbar meminta kepada peserta aksi untuk tidak menimbulkan keributan atau provokasi dengan pihak-pihak tertentu.

Bukan hanya itu, kepada massa peserta aksi yang mendesak Bawaslu mendiskualifikasikan pasangan nomor urut 01 itu, Ustaz Bernard meminta sebelum tinggalkan lokasi agar membersihkan sampah-sampah yang berserakan.

"Tolong juga bersihkan sampah-sampah. Jangan ada satu kertas pun dan satu batang pun rokok tersisa di tempat tempat ini," kata Bernard di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (21/5).

Massa yang beraksi depan kantor Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat
Massa peserta aksi yang memprotes kecurangan Pemilu 2019 depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat (MP/Kanu)

Bernard Abdul Jabbar juga menegaskan aksi depan Gedung Bawaslu bukan bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Massa, kata Bernard hanya ingin melawan kecurangan yang terjadi di Pemilu 2019.

"Kalau besok kita datang lagi ke sini pada pukul 14.00 WIB kita akan lanjutkan hal ini dan Insyallah massa akan lebih besar di sini, sekali lagi kita bukan hendak makar, bukan hendak menggulingkan pemerintahan yang sah, kita ingin membunuh kecurangan, membunuh ketidakjujuran, ini dijamin UU," jelas dia.

Peserta aksi protes Pemilu 2019
Suasana depan kantor Bawaslu mulai lenggang dan massa peserta aksi meninggalkan lokasi untuk kembali beraksi esok Rabu (22/5) (MP/Kanu)

Pihaknya berharap agar kepolisian tetap bertindak profesional dalam menangani aksi damai kelompoknya.

"Polisi tenang-tenang aja, ini mau bubar, jangan provokasi, nanti bapak yang rugi sendiri, jumlah kita lebih banyak. Kita masih hargai, arahan pimpinan kita, ini aksi super damai apalagi ini bulan penuh barokah dan ibadah," ujar dia.

Rencananya massa akan berkumpul kembali di depan kantor Bawaslu, Rabu (22/5) pukul 14.00 WIB. Ustaz Bernard meminta semua peserta aksi untuk beristirahat dan menyiapkan tenaga untuk aksi besok.(Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dinas LH Angkut 398 Ton Sampah dari Aksi Penolakan UU Cipta Kerja
Indonesia
Dinas LH Angkut 398 Ton Sampah dari Aksi Penolakan UU Cipta Kerja

Sebanyak 74 unit armada dan 1.100 personel dikerahkan untuk melakukan pengangkutan sampah di lokasi-lokasi aksi.

Puluhan Napi Kasus Terorisme Siap Ikut Bela Negara
Indonesia
Puluhan Napi Kasus Terorisme Siap Ikut Bela Negara

Puluhan napi kasus terorisme yang menghuni sejumlah lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan siap membela negara.

Sosok Dua Nama Baru Cawagub DKI Pilihan Gerindra dan PKS
Indonesia
Sosok Dua Nama Baru Cawagub DKI Pilihan Gerindra dan PKS

Siapa dua nama calon pengganti Sandiaga Uno itu?

Kontak Dekat dengan Menteri Edhy, Gubernur NTT  Belum Rapid Test COVID-19
Indonesia
Kontak Dekat dengan Menteri Edhy, Gubernur NTT Belum Rapid Test COVID-19

Viktor Bungtilu Laiskodat belum rapid test setelah sempat kontak dekat dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang dinyatakan positif COVID-19.

Rio Capella Ungkap Kejanggalan Kongres Nasdem
Indonesia
Rio Capella Ungkap Kejanggalan Kongres Nasdem

Pasalnya, Nasdem tidak mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara pembukaan kongres.

Komisi A Buat Payung Hukum Ambil Alih Aset Pemprov DKI
Indonesia
Komisi A Buat Payung Hukum Ambil Alih Aset Pemprov DKI

Data terakhir di Komisi C bidang keuangan DPRD DKI Jakarta, inventarisasi aset milik DKI baru mencapai Rp 6,2 triliun dari jumlah aset keseluruhan Rp 475 triliun di tahun 2019

DPR Kritisi Penangkapan Jurnalis saat Meliput Aksi Demo UU Cipta Kerja
Indonesia
DPR Kritisi Penangkapan Jurnalis saat Meliput Aksi Demo UU Cipta Kerja

Kasus dugaan pengamanan terhadap beberapa peserta aksi jurnalis saat demo menolak UU Cipta Kerja menui polemik.

Buron Kelas Kakap Russ Medlin Bakal Dideportasi ke Amerika
Indonesia
Buron Kelas Kakap Russ Medlin Bakal Dideportasi ke Amerika

pelaku adalah residivis kasus pelecehan seksual anak di bawah umur di Amerika dan sudah didakwa dua kali pada tahun 2006 dan tahun 2008.

Update COVID: Bertambah 1.198, Kasus Corona di Indonesia Jadi 54.010
Indonesia
Update COVID: Bertambah 1.198, Kasus Corona di Indonesia Jadi 54.010

"Kasus positif 1.198 orang. Hingga totalnya 54.010 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Pilkada di Tengah Pandemi COVID-19, Anggaran KPU Solo Membengkak Rp10,1 Miliar
Indonesia
Pilkada di Tengah Pandemi COVID-19, Anggaran KPU Solo Membengkak Rp10,1 Miliar

KPU RI telah memutuskan pelaksanan pilkada serentak 270 daerah seluruh Indonesia diadakan tanggal 9 Desember 2020.