Headline
Esemka Resmi Beroperasi, Ini Detail Spesifikasi Mobil Bima 1,2L dan Harganya Presiden Jokowi melakukan test drive pikap Bima seri 1,2L saat meresmikan pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Desa Demangan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Desa Demangan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9).

Ada dua produk unggulan PT Esemka yang diproduksi perusahaan. Dua mobil tersebut berjenis pikap berupa Bima 1,2L dan 1,3L. Pikap ringan Esemka Bima 1,2L hadir dengan kabin yang lega serta ruang kargo yang luas. Produk ini diklaim cocok untuk lebih banyak memuat barang dan orang.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Prediksi Mobil Esemka Bakal Laris Manis

Mobil Esemka Bima 1,2L
Mobil Esemka Tipe Bima 1,2L (MP/Ismail)

Mesin mobil Bima 1,2L dilengkapi DOHC. Mobil seri ini mengincar segmen masyarakat Indonesia akan angkutan niaga yang berkualitas dengan harga terjangkau.

"Mobil Bima 1,2L dan 1,3L jenis pikap ini dijual dengan harga Rp 95 juta off the road," ujar Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi, Eddy Wirajaya pada MerahPutih.Com.

Eddy menambahkan ada sebanyak 12 model mobil Esemka telah lolos menjalani uji tipe di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Baca Juga:

Nyinyirin Mobil Esemka, Fadli Zon: Itu Buatan China

Mobil Esemka
Salah satu produk dari Pabrik Mobil Esemka, Boyolali, Jawa Tengah (MP/Ismail)

Berikut detail spesifikasi Esemka Bima 1,2L:

Dimensi: panjang 4.560mm, lebar 1.645mm, dan tinggi 1.890. Kargo boks: panjang 2.750mm, lebar 1.600mm, dan tinggi 460mm. Kemudian bagian mesin dilengkapi 1.2L E-power l4 DOHC, daya maksimum 72 kWTorsi 119 Nm, dan apasitas tangki 40 liter.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Menteri Perindustrian Optimistis Pabrik Mobil Esemka Serap Banyak Tenaga Kerja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dikabarkan Positif COVID-19, Ini Kata Rahayu Saraswati
Indonesia
Dikabarkan Positif COVID-19, Ini Kata Rahayu Saraswati

Rahayu Saraswati dipertanyakan keberadaannya sampai ada kabar tersiar bahwa ada kemungkinan positif COVID-19.

DPR dan Serikat Buruh Bentuk "Tim Bersama" RUU Cipta Kerja
Indonesia
DPR dan Serikat Buruh Bentuk "Tim Bersama" RUU Cipta Kerja

Guspardi mengatakan, usulan dan masukan yang disampaikan masing-masing perwakilan Konfederasi serikat pekerja atau serikat buruh merupakan catatan penting bagi DPR.

Layanan Digital Bank DKI Berbasis QR Code
Indonesia
Layanan Digital Bank DKI Berbasis QR Code

Dibandingkan dengan kode batang biasa, QR Code lebih mudah dibaca oleh pemindai dan mampu menyimpan data baik secara horizontal maupun vertikal.

 Waspada, Orang Dalam Pemantauan COVID-19 di Indonesia Capai 165 Ribu
Indonesia
Waspada, Orang Dalam Pemantauan COVID-19 di Indonesia Capai 165 Ribu

Juru bicara pemerintah terkait penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan data tersebut merupakan akumulasi dari dinas kesehatan kabupaten/kota ke dinas provinsi.

Ronny Bugis Divonis 1,6 Tahun Penjara
Indonesia
Ronny Bugis Divonis 1,6 Tahun Penjara

Ronny Bugis dan Rahmat Kadir mengaku menerima hukuman yang dijatuhkan keduanya.

Diksi Kurang Tepat, Perkap Pam Swakarsa Bisa Jadi Sumber Polemik
Indonesia
Diksi Kurang Tepat, Perkap Pam Swakarsa Bisa Jadi Sumber Polemik

Polri perlu menjelaskan lebih detail Peraturan Kapolri No 4 Tahun 2020 tentang Pam Swakarsa

Kampus di DIY Wajib Bentuk Satgas Penanganan COVID-19
Indonesia
Kampus di DIY Wajib Bentuk Satgas Penanganan COVID-19

pembentukan Satgas ini untuk mempermudah pendataan dan pengawasan keluar masuk mahasiswa.

Kubu Amien Rais Dihabisi Zulhas, Pengamat: Rasa Kebatinan Hanafi Mulai Terusik
Indonesia
Diperiksa Polda Metro, Kadishub DKI Ditanya soal Penutupan Jalan Petamburan
Indonesia
Diperiksa Polda Metro, Kadishub DKI Ditanya soal Penutupan Jalan Petamburan

“Yang polda terkait izin penutupan jalan,” ucap Syafirin

 Dear Anggota DPR, Please Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Dear Anggota DPR, Please Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi COVID-19

“DPR dengan laku grusa-grusunya bisa dituding publik sedang terapkan aji mumpung,” imbuh Hikam dalam keteranganya di Jakarta.