Erupsi Besar Gunung Sinabung, Material Meluncur hingga Langkat Material vulkanik Gunung Sinabung menyelimuti langit kota wisata Brastagi, di Karo, Sumatera Utara, Senin (19/2). (ANTARA FOTO/Tibta Peranginangin)

MerahPutih.com - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, mengalami erupsi yang cukup besar pada Senin (19/2) pagi, sekitar pukul 08.50 WIB.

Material erupsi dari Gunung Sinabung berupa abu maupun bebatuan kecil juga sampai di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingei, Suranta Sitepu ketika dihubungi di Sei Bingei, Senin (19/2), dilansir Antara.

Suranta Sitepu menjalaskan pukul 11.00 WIB abu dari erupsi tersebut menyelimuti Desa Telagah berwarna hitam dan sempat membuat panik warga desanya.

Selain abu, juga turut material lainnya seperti bebatuan kecil bewarna kehitam-hitaman dan cukup banyak jatuh di kawasan itu. Sekarang ini keadaan sudah kembali normal. Walaupun demikian, masyarakat masih terus berjaga-jaga sewaktu-waktu semburan erupsi kembali terjadi.

"Masyarakat masih terus berjaga-jaga di sini mengantisipasi kemungkinan bila terjadi kembali erupsi Gunung Sinabung ini," ujarnya.

Sementara itu menurut petugas Pengamat Gunung Sinabung Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) M Nurul Saori mengatakan, erupsi pada Senin pagi itu lebih besar dari erupsi sebelumnya.

Setelah erupsi pada pukul 08.53 WIB tersebut, Gunung Sinabung mengalami beberapa erupsi susulan meski frekuensi lebih rendah.

Disebabkan letusannya cukup kuat, erupsi pertama tersebut memunculkan semburan awan panas hingga mencapai 5.000 meter lebih. "Alat ukur kita sempat error` karena cukup tinggi," katanya.

Kemudian, awan yang keluar dalam erupsi tersebut juga menyebar hingga 4,9 km ke arah selatan dan mencapai 3,5 km ke arah timur dan tenggara.

Debu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung tersebut terpantau terbang ke arah dan barat sesuai arah tiupan angin saat itu. Meski erupsinya cukup besar, tetapi PVMBG tidak mencatat tidak adanya penambahan pengungsi, termasuk korban jiwa.

"Situasinya masih aman karena areanya telah steril," ujar Nurul Asrori. (*)


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH