Erick Thohir: Saatnya Melakukan yang Mungkin Sering Kita Lupakan Karena Kesibukan Menteri BUMN Erick Thohir. ANTARA/Aji Cakti

Merahputih.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengimbau masyarakat untuk bersatu melawan wabah COVID-19 dengan menjaga serta mencintai Indonesia dari rumah masing-masing.

"Kini saatnya melakukan yang mungkin sering kita lupakan karena kesibukan. Ngobrol dengan orang tua, bercengkrama dengan suami atau istri, juga bersama anak-anak, Bahkan membantu mereka yang kesulitan," ujar Erick Thohir dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (29/3).

Baca Juga

Bima Arya Positif Corona, Tito Pastikan Pelayanan Kota Bogor Berjalan Normal

Erick menambahkan bahwa saatnya semua elemen bangsa untuk bersatu melawan corona secara gotong royong, saling bantu dan berikan solusi, dengan menjaga Indonesia dari rumah.

"Mungkin virus ini membuat bosan, tapi ingat, jangan pernah bosan mencintai Indonesia," katanya.

Menteri BUMN itu juga mengucapkan terima kasih kepada semua keluarga yang telah membantu memperlambat penyebaran virus COVID-19 di Indonesia.

Menteri BUMN Erick Thohir ingatkan para pejabat BUMN untuk hati-hati
Menteri BUMn Erick Thohir (Foto: antaranews)

Selain itu Erick Thohir juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas kesehatan yang sedang berjibaku di Puskesmas dan berbagai rumah sakit.

Erick juga menyampaikan terima kasih kepada para pemuka agama yang turun langsung memastikan semua warga mengikuti aturan Pemerintah untuk tetap di rumah, dan tidak pernah bosan untuk terus mendoakan dan terus berupaya mengingatkan semua masyarakat.

"Bagi teman-teman yang biasanya sholat Jumat di mesjid, yang biasanya beribadah di gereja pada hari Minggu, yang biasa ke pura dan vihara, terima kasih sudah berkenan beribadah di rumah Insya Allah, kita bisa melalui ini semua bersama dan segera kita bisa beribadah lagi secara normal," jelasnya.

Baca Juga

Nurut MUI, Rizieq Khawatir Masjid Jadi 'Kambing Hitam' Lokasi Penyebaran Corona

Menteri BUMN itu juga mengapresiasi masyarakat yang sudah rela tidak mudik ke kampung halaman demi mencegah penyebaran COVID-19, kemudian para pengusaha, aktivis, donatur, komunitas dan dermawan yang terus bergerak membantu para petugas kesehatan dan mereka yang secara ekonomi terdampak.

"Mari kita bahu-membahu membantu saudara kita, salah satunya dengan ikut berdonasi di kitabisa. Kalau 10 juta orang mau menyumbang Rp5.000 saja, sudah terkumpul Rp50 miliar, sangat berarti untuk menanggulangi wabah ini," ujar Erick. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Kalapas Sukamiskin Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Eks Kalapas Sukamiskin Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Dalam kasus ini KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 saksi

Kontrol Bisa Mengendur jika Fadli Zon dan Fahri Hamzah "Dirangkul" Jokowi
Indonesia
Kontrol Bisa Mengendur jika Fadli Zon dan Fahri Hamzah "Dirangkul" Jokowi

Langkah Presiden Joko Widodo memberikan penghargaan bagi Fadli Zon dan Fahri Hamzah dinilai sebagai strategi politik.

Cerita Ridwan Kamil Rancang Monumen Soekarno di Aljazair
Indonesia
Cerita Ridwan Kamil Rancang Monumen Soekarno di Aljazair

Monumen Soekarno di Alzajair sendiri akan diresmikan pada tanggal 18 Juli 2020 mendatang.

Sarana dan Prasarana MRT Tak Terdampak Kebakaran Gedung Kejagung
Indonesia
Sarana dan Prasarana MRT Tak Terdampak Kebakaran Gedung Kejagung

MRT Jakarta akan tetap memberikan pelayanan seperti biasanya

Indonesia Siap Produksi Ventilator Lokal Tangani Pasien COVID-19
Indonesia
Indonesia Siap Produksi Ventilator Lokal Tangani Pasien COVID-19

Indonesia diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan alat medis di masa pandemi.

Melanggar Protokol Kesehatan Saat Tahapan Pilkada Bisa Kena Pidana
Indonesia
Melanggar Protokol Kesehatan Saat Tahapan Pilkada Bisa Kena Pidana

Di UU Pilkada maupun peraturan KPU tidak mengatur sanksi pidana untuk pelanggar protokol kesehatan tapi ada UU lain di luar UU pilkada

ICW Minta Budi Gunawan Dicopot, Pengamat: Salah Alamat
Indonesia
ICW Minta Budi Gunawan Dicopot, Pengamat: Salah Alamat

BIN bukan Lembaga penegak hukum sehingga tidak tepat ICW menuntut pertanggungjawaban BIN dalam kasus buronan korupsi tersebut.

Ini Kata Rahayu Saraswati Setelah Ditunjuk Jadi Waketum Gerindra
Indonesia
Ini Kata Rahayu Saraswati Setelah Ditunjuk Jadi Waketum Gerindra

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini memastikan dirinya siap mengemban amanah yang diberikan.

Kasus Asabri, Kejagung Periksa Building Manager Apartement South Hills
Indonesia
Kasus Asabri, Kejagung Periksa Building Manager Apartement South Hills

Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Building Manager Apartemen South Hills berinisial MUS, dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri (Persero).

Dua Mekanisme Pemberian Vaksin COVID-19 Bagi Lansia
Indonesia
Dua Mekanisme Pemberian Vaksin COVID-19 Bagi Lansia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan dua mekanisme pendaftaran dan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) berumur 60 tahun ke atas.