berita-singlepost-banner-1
Erick Thohir Kritik Program Rumah DP O Persen Tidak Mendidik Menteri BUMn Erick Thohir (Foto: antaranews)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengkritik uang muka rumah nol persen atau zero perfect down payment (DP) karena dinilai tidak mendidik generasi muda Indonesia untuk menabung dan bertanggungjawab.

"Saya tidak setuju dengan DP nol persen atau zero percent down payment. Karena ini tidak mendidik generasi muda kita untuk menabung," kata Erick, di Jakarta, Selasa (28/1).

Baca Juga

Ada Fasilitas Parkiran Mobil di Rumah DP 0 Rupiah

Menurut Erick, kalau anak muda dibiasakan untuk dididik menabung sedari awal dengan bunga KPR 5 persen atau berapa persen, maka generasi muda itu akan punya rasa tanggungjawab.

"Namun akses jangka waktu cicilan KPR untuk 20-30 tahun serta tentunya cicilannya tidak memberatkan," kata dia, dikutip Antara.

rumah subsidi
Pekerja membangun perumahan bersubsidi. (ANT)

Erick juga khawatir nanti mengambil rumah DP nol persen itu bukan generasi mudanya, melainkan diambil para pialang atau trader untuk dijual kembali.

"Jangan-jangan nanti yang rumah DP nol persen itu bukan anak mudanya yang ambil, melainkan diambil para pialang atau trader untuk dijual kembali," sindir pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

Baca Juga:

Akhirnya Ajak Swasta di Proyek Rumah DP 0 Rp, Begini Dalih Anies

Sebelumnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta pemerintah daerah untuk mengawasi ketat agar tidak terjadi pengalihan kepemilikan supaya program rumah uang muka nol rupiah (DP Rp0) tepat sasaran.

Program DP nol rupiah adalah program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertujuan memudahkan warga yang belum memiliki rumah untuk memiliki properti sendiri.

Program itu ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 104 Tahun 2018 yang diteken Anies Baswedan.

Syarat kepemilikan antara lain adalah yang tidak pernah menerima subsidi rumah dan berpenghasilan Rp4 juta sampai Rp7 juta serta prioritas untuk yang sudah menikah. (*)

Baca Juga

PSI Sebut Rumah DP 0 Rupiah Bukan Kerjaan Gubernur, Tapi Wali Kota


berita-singlepost-mobile-banner-3

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6