Erick Thohir: BUMN Dilarang Ambil Proyek Kecil Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN).

MerahPutih.com - Proyek yang dinilai kecil, diperuntukan bagi ke pelaku industri Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM). Prioritas itu ditujukan ke delapan jenis usaha, diantaranya pengadaan makanan dan minuman hingga alat berat.

"BUMN tidak boleh ikut tender apalagi yang kecil-kecil. Kita mau prioritaskan ke UMKM," ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam diskusi daring.

Ia meyakini dengan larangan BUMN ngejar proyek kecil, dapat membuat pemerataan di dunia usaha untuk bersama-sama tumbuh yang akhirnya mendongkrak perekonomian nasional.

Kondisi tersebut, bakal seiring dengan target Indonesia emas 2045, top lima besar ekonomi, pertumbuhan ekonomi 5,7 persen, populasi 319 juta dan dengan usia harapan hidup 75,5 tahun.

Baca Juga:
UMKM Butuh Subsidi Internet

"Indonesia bisa jadi negara besar karena dua hal, penduduk dan sumber daya alam. Kita jangan jadi pasar lagi. Kita punya yang namanya sumber daya alam, dan pasar yang sangat besar," katanya.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H Maming mengatakan, upaya Kementerian BUMN menghapus praktik monopoli proyek pemerintah menjadi angin segar bagi pengusaha muda agar lebih berkembang.

UMKM nantinya bakal menggarap proyek yang nilainya berkisar Rp2 miliar sampai Rp14 miliar membuat pengusaha muda yang umumnya memiliki bidang usaha kategori UMKM mempunyai kesempatan lebih luas untuk mengembangkan bisnis.

Baca Juga:
LPSK Minta Polri Kembangkan Kasus Pemalsuan Sertifikat ABK

Tags Artikel Ini

Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH