Erick Thohir Beberkan BUMN Kerap Beri "Gift" ke Kementerian Menteri BUMN Erick Thohir. ANTARA/HO-Kementerian Luar Negeri

MerahPutih.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dengan tegas melarang para petinggi perusahaan pelat merah memberikan hadiah kepada penyelenggara negara saat rapat bersama kementerian.

Hal tersebut disampaikan Erick saat berdiskusi dalam rangkaian acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (26/8).

Baca Juga:

Jokowi Bakal Gabungkan BUMN Pariwisata dan Penerbangan

"Tidak ada lagi di rapat-rapat kementerian yang namanya ada gift-gift atau dikasih-kasih, karena sebelumnya saya sudah mendapat laporan kadang-kadang rapat BUMN yang tertutup bukan terbuka itu kadang-kadang ketika rapat di kementerian ada bawa gift," kata Erick.

Menteri BUMN Erick Thohir dan MenkeuSri Mulyani. (Foto: setkab.go.id).
Menteri BUMN Erick Thohir dan MenkeuSri Mulyani. (Foto: setkab.go.id)

Pemberian hadiah tersebut, menurut Erick, mengganggu transformasi dan komitmen dalam menciptakan iklim BUMN yang sehat dan transparan. Atas dasar itu, Erick menerbitkan surat edaran ISO 37001 tentang transformasi, good corporate governance (GCG).

"Makannya surat edaran itu kita keluarkan. Bahkan tender di BUMN sendiri yang selama ini bisa penunjukan langsung, kita meminta bahwa penunjukan langsung diberlakukan bila memang BUMN-nya tersebut mempunyai barang dan expertise, bukan men-trending-kan," ujarnya.

Baca Juga:

BUMN Waskita Bangun 1300 Kilometer Tol Senilai Rp150 Triliun

Erick juga menjelaskan ihwal manajemen anti-suap yang sedang digalakkan. Manajemen anti-suap yang kemudian tertuang dalam tiga surat edarannya itu diterbitkan setelah dipanggil oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jadi bagaimana kita harus memperbaiki kinerja daripada BUMN sendiri. Dan tentu Bapak Presiden ketika memanggil saya pertama kali beliau menyampaikan bagaimana banyak sekali kasus-kasus hukum yang terjadi, tetapi di lain pihak juga birokrasi harus dipercepat," kata Erick. (Pon)

Baca Juga:

Pandemi, Dividen BUMN di 2021 Dipatok Rp26,1 Triliun

Penulis : Zulfikar Sy Zulfikar Sy
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Budi Karya Tiba-tiba Perlonggar Aturan Transportasi, Polri Belum Bersikap
Indonesia
Budi Karya Tiba-tiba Perlonggar Aturan Transportasi, Polri Belum Bersikap

Polisi mengaku belum bisa berkata lebih banyak sebelum ada keputusan yang pasti lebih lanjut terkait hal yang baru dikatakan Menteri Budi Karya Sumadi.

Diancam Digebuki Henry Yosodiningrat, Andi Arief: Saya Tunggu!
Indonesia
Diancam Digebuki Henry Yosodiningrat, Andi Arief: Saya Tunggu!

Andi Arief mengaku tidak ahli baku hantam dan menunggu kedatangan Henry Yosodiningrat ke rumah. Ia tidak akan melapor ke polisi.

Dukung Gibran Maju Pilwalkot Solo, Mantan Pengacara Habib Rizieq: Jangan Ada yang Menghalangi
Indonesia
Dukung Gibran Maju Pilwalkot Solo, Mantan Pengacara Habib Rizieq: Jangan Ada yang Menghalangi

Kapitra Ampera mendukung Gibran Rakabuming Raka di Pilwalkot Solo 2020.

KPK Terima Laporan Gratifikasi dari Pejabat Negara Hingga Belasan Miliyar
Indonesia
KPK Terima Laporan Gratifikasi dari Pejabat Negara Hingga Belasan Miliyar

Sedangkan jenis laporan yang paling banyak diterima adalah berupa uang/setara uang

Diduga Aniaya Warga, Anggota Bawaslu Bolaang Mongondow Diperiksa DKPP
Indonesia
Diduga Aniaya Warga, Anggota Bawaslu Bolaang Mongondow Diperiksa DKPP

Jerry diadukan oleh tiga orang, yaitu Oslan Laures, Ofriyanto Laures, dan Idil Adha Mamonto.

Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Bunuh Diri Lompat dari Atas Gedung
Indonesia
 Ini Penjelasan Polisi Soal 300 Siswa Perwira yang Disebut Positif Corona
Indonesia
Ini Penjelasan Polisi Soal 300 Siswa Perwira yang Disebut Positif Corona

"Nanti kalau sudah diswab baru tahu apakah kena atau tidak," kata Argo kepada merahputih.com di Jakarta

KPK Tetap Kasasi Putusan PT DKI Meski Romahurmuziy Sudah Bebas dari Bui
Indonesia
KPK Tetap Kasasi Putusan PT DKI Meski Romahurmuziy Sudah Bebas dari Bui

KPK telah mengajukan upaya hukum Kasasi ke Mahkamah Agung sejak 27 April 2020 lalu

Imam Besar Istiqlal Tegaskan Ibadah di Masjid Sunah Hukumnya Selama PSBB
Indonesia
Imam Besar Istiqlal Tegaskan Ibadah di Masjid Sunah Hukumnya Selama PSBB

Masyarakat masih bisa melakukan hal-hal produktif

ITS Luncurkan Kapal Tanpa Awak Bernavigasi Akurat I-Boat
Indonesia
ITS Luncurkan Kapal Tanpa Awak Bernavigasi Akurat I-Boat

Handalnya I-Boat ini muncul dari skill 41 anggota peneliti (mahasiswa dan dosen) konsorsium ITS yang mendedikasikan karyanya untuk kemajuan teknologi maritim Indonesia.