Erick Thohir Beberkan Alasan Tidak Tampung Ahok dalam Tim Pemenangan Erick Thohir. (Andika Pratama/BolaSkor.com).

Merahputih.com - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir menjelaskan alasan tidak memasukkan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok ke dalam timnya.

Sama hal dengan Muchdi Pr, kata Erick, meski sudah menyatakan dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf, kedua tokoh ini tidak serta merta dapat masuk dalam tim pemenangan.

"TKN strukturnya sudah terbentuk, ketika saya diminta menjadi ketua TKN Struturnya sudah terbentuk jadi bukan sesuatu yang harus diubah-ubah karena kita percaya dengan struktur TKN sekarang ini sudah berjalan denan baik," kata Erick kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (13/2).

Dia menuturkan, sangat menghormati dan menerima dukungan individu kedua tokoh tersebut. Hanya saja, melihat kinerja formasi TKN saat ini, dirasa masih sangat baik.

"Kita lihat hasil polling saja terakhir masih 20 persen bahkan ada peningkatan kemarin ada 56 persen yang tadinya 53-54. Nah ini alhamduillah. Dan kita lihat TKN sendiri sudah bagus," terangnya.

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersama calon istrinya Bripda Puput Nastiti. (Ist)
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bersama calon istrinya Bripda Puput Nastiti. (Ist)

Lagi pula, dukungan 10 parpol pengusung dirasa sudah sangat baik untuk menarik konstituen. "Jadi kita jangan selalu melihat itu black and white. Kita ini harus melihat apa yang terbaik bagi bangsa kita," pungkasnya.

Sebelum itu, Ketua Dewan Pengarah TKN Jusuf Kalla sudah lebih dulu menyatakan sarannya agar Ahok tidak bergabung dalam tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

Alasanya, JK khawatir Ahok dapat menggerus suara paslon, karena dia masih diasosiasikan dengan kasus penodaan agama.

JK menduga, kubu lawan akan memainkan isu bergabungnya Ahok sebagai penista agama untuk menyudutkan Jokowi-Ma'ruf.

"Kalau saya ditanya sebagai Ketua Dewan Pengarah, Jangan (gabung TKN)," kata JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, baru-baru ini. (Fdi)

Kredit : fadhli


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH