Erick Dukung Kejagung Bersih-Bersih BUMN Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kejaksaan Agung (Kejakgung) tengah mengusut berbagai kasus korupsi hingga penyelewengan dana di perusahaan-perusahaan pelat merah atau Badan Usaha Milik Negara, seperti Garuda Indonesia, Krakatau Steel dan lainnya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut positif langkah tegas yang dilakukan Kejagung. Selain itu, pihaknya bersinergi dan berkolaborasi dengan Kejakgung. Saya dan Jaksa Agung punya visi yang sama dalam program bersih-bersih BUMN," kata Erick Thohir dalam keterangan di Jakarta, Rabu (27/7).

Baca Juga:

Erick Tegaskan Kapasitas Bayar Utang BUMN Meningkat

Erick menyampaikan program bersih-bersih BUMN tak sekadar dalam membenahi perusahaan-perusahaan pelat merah dari segi bisnis, melainkan juga aspek hukum yang banyak dibantu para penegak hukum, termasuk Kejaksaan Agung.

Kementerian BUMN dan Kejaksaan Agung telah beberapa kali secara bersama menyampaikan progres dari sejumlah kasus yang terjadi di BUMN, seperti kasus di PT Garuda Indonesia (Persero).

Erick menilai sejumlah pengungkapan kasus di BUMN dapat menjadi bukti konkret keseriusan pemerintah dalam membenahi BUMN. Ia mengaku tidak akan mentolerir setiap tindakan yang merugikan negara dan masyarakat.

"BUMN sebagai penggerak sepertiga ekonomi kita itu punya peranan vital. Kalau tata kelolanya enggak benar, misalnya korupsi, itu yang rugi bukan perusahaan BUMN saja, tapi juga masyarakat dan negara," tegasnya.

Erick berharap kolaborasi antara Kementerian BUMN dan Kejaksaan Agung dapat terus meningkat. Kementerian BUMN, imbuhnya, juga selalu membuka diri untuk bekerja sama dengan banyak pihak dalam memperbaiki BUMN.

Erick menilai Kementerian BUMN tentu tidak bisa berdiri sendiri, melainkan juga memerlukan dukungan dari banyak pihak, termasuk aparat penegak hukum hingga kementerian teknis lain.

"Kami tidak mau lagi BUMN jadi menara gading, ini eranya kolaborasi, itu alasannya sejak awal Kementerian BUMN dan Kejaksaan Agung terus berkolaborasi dalam menyelesaikan sejumlah persoalan yang ada di BUMN," katanya.

Teranyar, Kejaksaan Agung telah menetapkan empat orang sebagai tersangka penyidikan dugaan korupsi dan penyelewengan dana pembangunan oleh PT Waskita Beton Precast dan membuka penyidikan baru terkait dugaan korupsi pengadaan tower transmisi PLN senilai Rp 2,25 triliun pada tahun 2016. (Asp)

Baca Juga:

Negara Bakal Tambah Modal 10 BUMN

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menteri ESDM Klaim PLTSa Putri Cempo Solo Mampu Ciptakan Lingkungan yang Lebih Sehat
Indonesia
Menteri ESDM Klaim PLTSa Putri Cempo Solo Mampu Ciptakan Lingkungan yang Lebih Sehat

Selain dari manfaat langsung dari listrik, kata dia, PLTSa itu digadang-gadang mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

3 Bentrokan Antaraparat Terjadi Dalam Sepekan, Mabes TNI: Diproses Hukum
Indonesia
3 Bentrokan Antaraparat Terjadi Dalam Sepekan, Mabes TNI: Diproses Hukum

Pusat Polisi Militer TNI bersama dengan Pusat Polisi Militer TNI AD atau angkatan terkait sedang melakukan proses hukum terhadap semua oknum anggota TNI.

KPK Dalami Keterlibatan Orang Dekat Azis Syamsuddin di Kasus DAK Lamteng
Indonesia
KPK Dalami Keterlibatan Orang Dekat Azis Syamsuddin di Kasus DAK Lamteng

KPK mendalami keterlibatan Aliza Gunado, orang dekat mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dalam kasus suap terkait dana alokasi khusus (DAK) Lampung Tengah tahun 2017.

Pasokan Sampai 400 Megawatt, PLN Siap Layani Investor di Papua
Indonesia
Pasokan Sampai 400 Megawatt, PLN Siap Layani Investor di Papua

Penambahan infrastruktur jaringan listrik untuk PON Papua membuka peluang bagi kegiatan ekonomi lain, seperti sektor pertanian, perikanan, pertambangan, ataupun kegiatan olahraga berikutnya.

Wali Kota Nonaktif Bekasi Rahmat Effendi Dkk Segera Disidang
Indonesia
Wali Kota Nonaktif Bekasi Rahmat Effendi Dkk Segera Disidang

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan berkas perkara Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi serta barang bukti kepada tim jaksa penuntut umum (JPU), Kamis (28/4).

Polda Jateng Swab Antigen Ratusan Suporter Pasoepati Nekat Konvoi
Indonesia
Polda Jateng Swab Antigen Ratusan Suporter Pasoepati Nekat Konvoi

Polda Jawa Tengah menindak tegas teehadap ratusan suporter Persis Solo, Pasoepati yang nekat menggelar konvoi dan membuat kerumunan.

Fakta Terbaru Perkara Penembakan Antaranggota Polisi
Indonesia
Fakta Terbaru Perkara Penembakan Antaranggota Polisi

Bharada E, tersangka kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J ternyata tidak mahir menembak.

Politikus Demokrat Andi Arief Serahkan Uang dari Bupati PPU ke KPK
Indonesia
Politikus Demokrat Andi Arief Serahkan Uang dari Bupati PPU ke KPK

KPK telah menerima uang yang diserahkan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief senilai Rp 50 juta.

Ketua Muhammadiyah: Kelangkaan Minyak Goreng Tidak Dapat Ditolerir
Indonesia
Ketua Muhammadiyah: Kelangkaan Minyak Goreng Tidak Dapat Ditolerir

Bareskrim dapat sesegera mungkin menemukan di mana letak titik-titik masalah yang ada.

TNI AL Bakal Makin Kuat dengan Kehadiran Koarmada RI
Indonesia
TNI AL Bakal Makin Kuat dengan Kehadiran Koarmada RI

Panglima Koarmada RI nantinya akan dijabat perwira tinggi bintang tiga TNI AL.