Epidemiolog UI Minta Pemerintah Teruskan Uji Klinis Vaksin COVID-19 Ilustrasi vaksin COVID-19. Foto: Istimewa

Merahputih.com - Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia Tri Yunis Miko meminta pemerintah Indonesia terus mengembangkan uji klinis vaksin COVID-19 sesuai 'timeline' yang telah dibuat. Jangan sampai ada faktor lain yang menghambat.

Hal itu dikatakannya guna menanggapi isu terkait vaksin COVID-19 Sinovac yang menjadi komoditas politik di Brasil.

Baca Juga

Hasil Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Bandung Tunjukkan Hasil Menggembirakan

Menurut Tri Yunis, hal ini ada kaitannya dengan pernyataan Presiden Brasil Jair Bolsonaro yang menolak vaksin tersebut.

Sikap Bolsonaro dinilai terkait dengan rivalitas politiknya dengan Gubernur Sao Paolo, Joao Doria. Sao Paolo sendiri adalah wilayah yang ikut bekerja sama dengan Sinovac dalam mengembangkan vaksin lokal di Brasil.

"Indikator vaksin itu dapat dilihat dari tingkat keamanan dan efektivitasnya. Jadi, di luar faktor itu jangan sampai menghentikan proses. Pemerintah sepatutnya terus menjalan uji klinis vaksin," ujar Tri Yunis Miko dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (22/10).

Tri Yunis menegaskan, vaksin akan dilihat efikasinya atau kemampuannya melindungi tubuh seseorang.

Ilustrasi vaksin COVID-19. Foto: Istimewa
Ilustrasi vaksin COVID-19. Foto: Istimewa

Menurut dia, pandemi COVID-19 ini nyaris menghentikan seluruh aktivitas manusia di muka bumi. Para produsen dan ilmuan di dunia pun berlomba-lomba menemukan vaksin untuk menghentikan penyebaran virus korona.

"Dalam konteks ini yang harus diperhatikan adalah bagaimana langkah-langkah vaksinasi kepada masyarakat. Ini sudah darurat," tegasnya.

Tri Yunis optimistis, program ini dapat berhasil menghasilkan vaksin lantaran uji coba sebelumnya disebut berlangsung aman. "Harapannya fase tiga ini juga aman,” ujarnya.

Baca Juga

Vaksin COVID-19 Jangan Jadi Lahan Bisnis

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan, sejauh ini uji klinis ketiga kandidat vaksin tahap tiga yang sedang dilakukan di Bandung tidak ada indikasi yang menghambat. PT Bio Farma optimistis jika proses pembuatan vaksin dapat berjalan lancar sesuai jadwal. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Media Dapat Berperan Bangun Masyarakat Sadar Vaksin
Indonesia
Media Dapat Berperan Bangun Masyarakat Sadar Vaksin

media juga dapat memainkan perannya dalam memberikan edukasi tentang COVID-19, khususnya soal vaksin dan program vaksinasi.

Pengacara Sebut Penangkapan Rizieq Shihab Cacat Hukum
Indonesia
Pengacara Sebut Penangkapan Rizieq Shihab Cacat Hukum

"Cacat hukum dan dipaksakan itu dengan dua surat perintah penyidikan. Lalu, ditambah lagi pasal tentang berkerumun, lalu diadopsi lagi pasal 160 penghasutan. Padahal, di pasal 93 tak ada tentang penghasutan, adanya berkerumun tentang protokol kesehatan," ungkapnya.

Rumah Lahir Bung Karno Jadi Aset Pemkot Surabaya
Indonesia
Rumah Lahir Bung Karno Jadi Aset Pemkot Surabaya

Saat awal tahun 2013 lalu, pemilik rumah itu belum sepakat

Polisi Gelar Perkara Terkait Hasil Pemeriksaan 92 Rekening FPI
Indonesia
Polisi Gelar Perkara Terkait Hasil Pemeriksaan 92 Rekening FPI

Penyidik Bareskrim Polri akan melakukan gelar perkara terkait hasil pemeriksaan PPATK terhadap 92 rekening milik Front Pembela Islam (FPI) pada Selasa (2/2).

DPR Sebut Harga Tes Swab Rp900 Ribu Sudah Tepat
Indonesia
DPR Sebut Harga Tes Swab Rp900 Ribu Sudah Tepat

Anggota Komisi IX DPR, Muchamad Nabil Haroen menilai, batasan biaya tertinggi tes swab mandiri sebesar Rp900 ribu dirasa pas.

Masjid di Pacitan Hanyut ke Tengah Laut Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Masjid di Pacitan Hanyut ke Tengah Laut Berhasil Dievakuasi

Masjid Apung Pantai Panceer Door, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, berhasil ditarik ke bibir pantai karena sebelumnya terseret banjir dan arus Sungai Grindulu hingga hanyut ke tengah lautan.

Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan
Indonesia
Banjir di Bulungan Jadi Obyek Wisata Dadakan

Bahkan, orang dewasa juga bersama keluarganya ikut menerobos banjir untuk bersenang-senang meski pakaian mereka jadi basah.

Meme Kritik Jokowi dari BEM UI, Pemerintah Diminta Jangan Baper
Indonesia
Meme Kritik Jokowi dari BEM UI, Pemerintah Diminta Jangan Baper

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) mengkritik Presiden Jokowi dengan menggunakan poster "The King of Lip Service".

Wali Kota Samarinda Positif COVID-19
Indonesia
Wali Kota Samarinda Positif COVID-19

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 dengan status tanpa gejala (OTG).

Update COVID-19 Selasa (12/1): Pasien Positif Bertambah 10.047 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (12/1): Pasien Positif Bertambah 10.047 Kasus

Total pasien sembuh kini berjumlah 695.807 orang