Epidemiolog UI: Memangnya Luhut Ngerti Kesehatan? Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Epidemiolog Universitas Indonesia, Pandu Riono menyesalkan, langkah Presiden Jokowi (Jokowi), yang menugaskan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, untuk menekan penyebaran COVID-19 di sembilan provinsi prioritas. Ia menilai Luhut tak mengerti persoalan kesehatan.

"Seharusnya yang ditugaskan Menkes. Kementerian yang mengerti tupoksinya. Memangnya Pak Luhut ngerti? Ngerti, ngerti merintah," kata Pandu dalam diskusi daring, Jumat (18/9).

Baca Juga

PKS Pertanyakan Langkah Jokowi Tunjuk Luhut Tangani COVID-19

Menurut Pandu, seharusnya Jokowi menugaskan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang mengerti soal pandemi. Namun, kata dia, saat ini arah penanganan pandemi justru lebih ke arah operasi yustisi.

"Beliau kan tentara. Jadi manajemen ini sekarang manajemen operasi. Bahasanya operasi yustisi dan lain lain," tegas dia.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Kemenko Marves).
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Kemenko Marves).

Pandu memprediksi durasi pandemi ini bisa sangat panjang. Bahkan, dampaknya bisa sampai 2024, di ujung pemerintahan Jokowi. Apalagi, jika pemerintah atau negara tidak langsung turun tangan.

"Pandemi ini bakal panjang bisa 5 tahun selama pemerintah Pak Jokowi dan dampaknya. Misalnya pandemi bisa diselesaikan pertengahan 2022 dampaknya bisa panjang sekali. Supaya berhasil, negara yang harus merespons," kata dia.

Baca Juga

Obat ARV Tersendat, ODHA Berhadap Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sukses

Sebelumnya, Jokowi menunjuk Luhut dan Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo untuk menekan penyebaran COVID-19 di sembilan provinsi . Adapun 9 provinsi yang menjadi prioritas itu yakni, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, Kalsel, Sulsel, Bali, Sumut dan ditambah Papua. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tekan Kasus COVID-19, Pemkab Boyolali Bikin Gerakan Hari Minggu di Rumah Saja
Indonesia
Tekan Kasus COVID-19, Pemkab Boyolali Bikin Gerakan Hari Minggu di Rumah Saja

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Jawa Tengah memberlakukan gerakan di rumah saja.

AHY Tak Hadir, Sidang Gugatan Pemecatan Jhoni Allen dari Partai Demokrat Ditunda
Indonesia
AHY Tak Hadir, Sidang Gugatan Pemecatan Jhoni Allen dari Partai Demokrat Ditunda

Sidang perdana gugatan Jhoni Allen Marbun kepada Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Cs terkait pemecatan dari Partai Demokrat ditunda.

Puncak Arus Balik Libur Natal Diprediksi Besok
Indonesia
Puncak Arus Balik Libur Natal Diprediksi Besok

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 ke ibu kota Jakarta terjadi pada hari Minggu (3/1). Pada hari tersebut diperkirakan ada sebanyak 205 ribu kendaraan di jalan tol.

Anies Targetkan 80% Trans-Jakarta Pakai Bus Listrik Pada 2030
Indonesia
Anies Targetkan 80% Trans-Jakarta Pakai Bus Listrik Pada 2030

Anies menegaskan bus listrik bukan hanya lebih bersih, bus listrik juga berjalan lebih halus, minim getaran, dan lebih tenang

Dinkes DKI Minta Mendikbud Masukkan Gerakan Cuci Tangan ke Ekstrakurikuler
Indonesia
Dinkes DKI Minta Mendikbud Masukkan Gerakan Cuci Tangan ke Ekstrakurikuler

Bebiasaan rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir saat ini wajib dilakukan guna menurunkan risiko penularan COVID-19 dan penyakit lainnya.

Doni Monardo Ajukan Diri Jadi Relawan Vaksin COVID-19
Indonesia
Doni Monardo Ajukan Diri Jadi Relawan Vaksin COVID-19

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mendaftarkan diri untuk uji klinis vaksin.

Satgas Usul Pemberian Tanda Khusus Bagi Penderita COVID-19 di Area Bencana
Indonesia
Satgas Usul Pemberian Tanda Khusus Bagi Penderita COVID-19 di Area Bencana

manajemen bencana akan lebih sempurna dengan adanya keterlibatan masyarakat dan pemerintah daerah untuk gotong royong melalui rencana kesiapsiagaan di masa pandemi.

Suara Guguran Terdengar Tiga Kali dari Gunung Merapi
Indonesia
Suara Guguran Terdengar Tiga Kali dari Gunung Merapi

Suara guguran terdengar sebanyak tiga kali dari Gunung Merapi berdasarkan periode pengamatan pada Rabu (18/11) pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Anies Targetkan 2050 Jakarta Bebas Emisi Gas Rumah Kaca
Indonesia
Anies Targetkan 2050 Jakarta Bebas Emisi Gas Rumah Kaca

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pada 29 tahun ke depan Jakarta bebas emisi gas rumah kaca (GRK).

4 Jenderal Bintang Dua Berebut Kursi Kabareskrim
Indonesia
4 Jenderal Bintang Dua Berebut Kursi Kabareskrim

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane memprediksi, ada empat nama yang masuk bursa calon Kabareskrim, salah satunya yakni Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada.