Epidemiolog Minta Waspadai Gejala Pasca-Imunisasi COVID-19 Ilustrasi imunisasi. (Foto: MP/Pixabay.com/PhotoLizM)

MerahPutih.com - Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI) membayangi uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac.

Epidemiolog mengingatkan, sekecil apa pun persentase nilai KIPI pada uji klinis, tidak boleh dipandang sebelah mata.

Perlu diketahui, saat ini uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac di Bandung masih terus berjalan. Uji klinis dilakukan terhadap 1.620 relawan. Uji klinis ini di bawah tanggung jawab peneliti dari Bio Farma dan Fakultas Kedokteran Unpad.

Baca Juga:

Pemerintah Diminta Tak Bebankan Biaya Vaksin COVID-19 ke Rakyat

Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane mengatakan, uji klinis juga untuk mengetahui tingkat keamanan vaksin terhadap relawan.

Menurutnya, jika dalam uji klinis tersebut ditemukan KIPI dalam persentase tertentu, maka akan menjadi pertimbangan bagi imunisasi yang akan dilakukan secara massal.

“1 persen saja KIPI dari 1.620 sampel kalau diterapkan untuk penduduk Indonesia itu menjadi sangat besar,” kata Masdalina Pane, dalam webinar yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, baru-baru ini.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/fernandozhiminaicela)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/fernandozhiminaicela)

Karena itu, lanjut Masdalina, pihaknya sudah mewanti-wanti kepada peneliti vaksin Sinovac Bandung agar memperhatikan betul nilai KIPI.

“Kita titip pesan ke Pak Kusnandi (Prof Kusnandi Rusmil, peneliti utama vaksin Sinovac Bandung) hati-hati mengukur KIPI. Karena 1 persen KIPI, misalnya, ke 100 juta penduduk besar sekali. Hati-hati untuk mempertimbangkan KIPI,” katanya.

Masdalina menjelaskan, peran epidemiolog dalam penelitian vaksin ini ada pada saat dilakukannya vaksinasi di masyarakat.

“Kita ukur di lapangan sasaran dan capaiannya. Kita juga teliti KIPI,” terangnya.

Baca Juga:

Alasan Distribusi Vaksin COVID-19 di Indonesia Sulit

Lebih lanjut, vaksinasi COVID-19 akan mencapai herd imunity jika cakupan imunisasinya mencapai 80 persen jumlah penduduk. Sedangkan 20 persen lagi adalah kelompok-kelompok rentan yang tidak memungkinkan mendapat vaksin, antara lain anak-anak dan manula.

Kendati demikian, Masdalina menegaskan, penelitian vaksin COVID-19 Sinovac Bandung dilakukan sesuai dengan prosedur ilmiah yang ketat.

Selain itu, penelitian ini juga nantinya akan melalui penilaian oleh Badan Pengawas Obat dan Makan dan pemerintah.

“Masyarakat harus percaya, pemerintah tidak akan gegabah dan terburu-buru dalam memutuskan. Sampai hari ini, pemerintah belum memutuskan apa pun sebenarnya. Maka, mari tunggu pengumuman resmi pemerintah terkait vaksin COVID-19 ke depan,” ujarnya. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

MUI Beri Lampu Hijau Vaksin COVID-19 Asal Tiongkok

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mantan Terpidana Pembunuh Munir Pollycarpus Meninggal
Indonesia
Mantan Terpidana Pembunuh Munir Pollycarpus Meninggal

Pollycarpus adalah eks pilot maskapai Garuda Indonesia yang divonis 14 tahun penjara setelah dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus meninggalnya Munir pada 7 September 2004.

Keluarga Ungkap Penyebab Meninggalnya Saksi Penting Kasus Edhy Prabowo
Indonesia
Keluarga Ungkap Penyebab Meninggalnya Saksi Penting Kasus Edhy Prabowo

Perwakilan keluarga menjelaskan bahwa Deden meninggal pada Kamis (31/12) pukul 16.35 di Rumah Sakit Ciputra Tangerang setelah dirawat sejak 19 Desember 2020.

Resesi, 30 Juta Kelas Menengah Bawah Rentan Jatuh Miskin
Indonesia
Resesi, 30 Juta Kelas Menengah Bawah Rentan Jatuh Miskin

Peningkatan angka kemiskinan menggambarkan kelas menengah bawah yang terdampak oleh disrupsi ekonomi selama pandemi dan pada akhirnya masuk kelompok miskin.

Pemerintah Kini Miliki 20 PCR untuk Tes COVID-19
Indonesia
Pemerintah Kini Miliki 20 PCR untuk Tes COVID-19

Apabila semua alat tes telah terinstal maka dalam satu hari bisa mengetahui hasil tes 9.000 hingga 10.000

 Pimpinan KPK Bertemu Zulhas dan Jazilul Berpotensi Sandera Proses Hukum
Indonesia
Pimpinan KPK Bertemu Zulhas dan Jazilul Berpotensi Sandera Proses Hukum

Haris Azhar mengatakan seharusnya Firli Bahuri Cs menghindari pertemuan tersebut. Menurut dia, pertemuan pimpinan KPK dengan pimpinan MPR berpotensi menyandera proses hukum

Libur dan Cuti Bersama, Disdukcapil Surabaya Tetap Buka Layanan
Indonesia
Libur dan Cuti Bersama, Disdukcapil Surabaya Tetap Buka Layanan

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya masih membuka layanan seperti hari biasa.

Dicari! Ratusan Relawan Buat Teman Ngobrol Pasien COVID-19
Indonesia
Dicari! Ratusan Relawan Buat Teman Ngobrol Pasien COVID-19

Relawan Jakarta Maju Bersama juga sudah berkerja sama dengan beberapa dokter

Perayaan Natal Jadi Momentum Stop Ujaran Kebencian
Indonesia
Perayaan Natal Jadi Momentum Stop Ujaran Kebencian

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadi umat yang rajin berbuat baik. Yakni merawat dan mengembangkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

Anak Buah Anies Ungkap Sumber Penularan Hingga Timbul 'Klaster Perkantoran'
Indonesia
Anak Buah Anies Ungkap Sumber Penularan Hingga Timbul 'Klaster Perkantoran'

Dari berbagai klaster kasus positif di perkantoran tersebut, harus diterapkan berbagai perlakuan dengan menutup gedung perkantoran

Kapolresta Solo Akui Sehat dan Tidak Merasakan Sakit setelah Vaksinasi Corona
Indonesia
Kapolresta Solo Akui Sehat dan Tidak Merasakan Sakit setelah Vaksinasi Corona

"Saya bagga dan senang dapat vaksinasi Sinovac pertama di Solo. Usai disuntik saya sehat bugar serta tidak merasakan sakit," ujar Ade