Enggan Terburu-buru Buka Peribadatan di Gereja, KWI: Kami Tak Mau Jadi Kluster Baru Umat Katolik mengikuti perayaan misa di Gereja Paroki Santo Stefanus Sempan Timika, Minggu (14/6/2020). (ANTARA/Evarianus Supar)

MerahPutih.com - Ketua Komisi Hubungan Antar Keyakinan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Romo Agustinus Heri Wibowo menyambut baik terbitnya Surat Edaran Menteri Agama tentang Panduan Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 di Masa Pandemi.

Ia menjelaskan, KWI sangat hati-hati membuka peribadatan di gereja.

Baca Juga:

Kardinal Ungkap Alasan Enggan Terburu-buru Buka Kegiatan Peribadatan Gereja

“Kami sangat hati-hati supaya kegiatan keagamaan dan tempat ibadah tidak menjadi kluster baru. Kami disiplin terhadap protokol kesehatan dan taat pada kebijakan pemerintah. Prinsipnya, kedepankan protokol kesehatan dan taat aturan,” terang Romo Heri dalam keteranganya yang dikutip, Jumat (19/6).

Menurutnya, KWI membina 37 keuskupan yang tersebar di 34 provinsi. Dari jumlah tersebut, saat ini masih ada 57 persen keuskupan yang belum mengadakan ibadah fisik di gereja. Prosesi ibadah digelar dalam jaringan daring atau online.

“Sebanyak 43 persen keuskupan sudah dibuka untuk ibadah, tapi tidak langsung 100 persen, menyesuaikan situasi masing-masing yang disiapkan protokol dengan ketat, serta berkoordiasi dengan pemerintah terkait perizinan,” jelasnya.

Tangkapan layar Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KWI Romo Agustinus Heri Wibowo (kanan) dan Dirjen Bimas Kristen Kemenag Prof. Dr. Thomas Pentury (tengah) dalam diskusi di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (19/6/2020) (ANTARA/Prisca Triferna)
Tangkapan layar Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KWI Romo Agustinus Heri Wibowo (kanan) dan Dirjen Bimas Kristen Kemenag Prof. Dr. Thomas Pentury (tengah) dalam diskusi di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (19/6/2020) (ANTARA/Prisca Triferna)

“Kebijakan ibadah memang diserahkan pada masing-masing keuskupan karena kondisi daerah berbeda-beda. Keuskupan yang lebih tahu kondisi daerahnya. Lalu diturunkan kepada paroki,” kata dia.

Romo Heri menjelaskan, secara umun, standar protokol kesehatan betul-betul diupayakan untuk dilaksanakan. Bahkan, ada tim khusus yang mempersiapkan kapan masa ibadah akan mulai dibuka.

“Kebijakannya tidak murni mengikuti aturan pemerintah yang 50 persen. Kami lebih ketat lagi menjadi 20-40 persen. Aturannya, jaga jarak, gunakan masker, hand sanitizer, jika diperlukan face shield. Lagu yang tadinya banyak dikurangi. Salam damai cukup membungkukan tangan,” tutur Romo Heri yang mengenakan jubahnya ini.

Baca Juga:

Persekutuan Gereja Sambut Baik Penundaan Pembahasan RUU HIP

Kepada umat Katolik, Romo Heri mengimbau untuk jangan takut, tetap tenang, dan percaya pada penyelenggaraan Ilahi. Umat juga diminta tetap waspada dan mematuhi prokol kesehatan.

“Mari saling tolong-menolong dengan cara kreatif dan peduli pada kesusahan sehingga bisa beribadah dengan aman, sehat dan produktif. Semoga COVID-19 segera teratasi,” harap dia. (Knu)

Baca Juga:

KAJ Pastikan Tak Ada Kegiatan di Gereja selama New Normal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Segera Impor Alat Rapid Test Corona
Indonesia
Pemerintah Segera Impor Alat Rapid Test Corona

Doni Munardo menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan tes cepat (rapid test) kepada masyarakat.

Gegara Rizieq Shihab, Anies Dipanggil Polisi
Indonesia
Gegara Rizieq Shihab, Anies Dipanggil Polisi

Argo menegaskan klarifikasi ini terkait dugaan tindak pidana pelanggaran pasal UU Kekarantinaan Kesehatan.

MPR Ingatkan Pemerintah Tak Akumulasikan Tagihan Listrik Gratis jika COVID-19 Mereda
Indonesia
MPR Ingatkan Pemerintah Tak Akumulasikan Tagihan Listrik Gratis jika COVID-19 Mereda

Menurut Bamsoet, jangan sampai orang yang tak berhak justru mendapatkan penggratisan.

 Demi Tanggulangi Corona, Luhut Berharap Mekanisme Impor Tak Dipersulit
Indonesia
Demi Tanggulangi Corona, Luhut Berharap Mekanisme Impor Tak Dipersulit

Menurut Jodi, terkait business process, termasuk ketentuan hukumnya untuk menerima seluruh bantuan dari luar negeri baik dari pemerintah, non-pemerintah, swasta akan dipermudah.

 Lima Kecamatan di Sukabumi Laporkan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa
Indonesia
Lima Kecamatan di Sukabumi Laporkan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa

Menurutnya, dampak gempa yang paling parah terjadi di empat kecamatan antara lain Kalapanunggal, Parakansalak, Cikidang dan Kabandungan, sementara untuk Kecamatan Cidahu dampak kerusakannya kecil.

Akui Bansos Belum Tersalurkan, Jokowi Mohon Warga Sabar Tunggu Dikirim
Indonesia
Akui Bansos Belum Tersalurkan, Jokowi Mohon Warga Sabar Tunggu Dikirim

Misalnya BLT desa, yang diterima masyarakat kurang lebih 10 persen.

KPU Solo Rekrut 8.617 Orang KPPS
Indonesia
KPU Solo Rekrut 8.617 Orang KPPS

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, mengatakan pada Pilwakot tahun ini pihaknya membutuhkan sebanyak 8.617 orang KPPS yang bertugas di Tempat Pumungutan Suara (TPS) pada tanggal 9 Desember.

New Normal di Kota Solo, Mal Masih Abaikan Protokol Kesehatan
Indonesia
New Normal di Kota Solo, Mal Masih Abaikan Protokol Kesehatan

Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo melakukan inspekai mendadak (sidak) di Solo Paragon Mal, Senin (15/6).

Begini Alasan Relawan Beri 'Nasi Anjing' ke Warga Warakas
Indonesia
Begini Alasan Relawan Beri 'Nasi Anjing' ke Warga Warakas

Warga penerima bantuan dan pihak pemberi bantuan yaitu komunitas bernama Yayasan Qahal Family sepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan.

 PBNU Dikritik Karena Dukung Pilpres Dikembalikan ke MPR
Indonesia
PBNU Dikritik Karena Dukung Pilpres Dikembalikan ke MPR

Ulil berharap, Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia tidak menjadi bagian dari pendorong kemunduran demokrasi.