Enggan Tanggapi Kemesraan Paloh-PKS, PDIP: Tidak Ada yang Menjauh Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kantor DPP PKS, Rabu (30/10) (Donny/PKSFoto)

Merahputih.com - Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melihat Partai Nasdem tidak menjauh dari koalisi pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Tidak ada perspektif menjauh. Karena berdialog dengan pimpinan parpol itu merupakan bagian dari tradisi kita. Jadi tidak ada yang menjauh, tidak ada yang mendekat," ujar Hasto kepada wartawan di kawasan Jakarta Barat, Jumat (8/11).

Baca Juga:

Ketemu Isu Tertentu, PAN, PKS dan Demokrat Akan Bersatu

Menurut Hasto, partainya tak pernah mencampuri urusan Parpol lain. "Setiap parpol punya posisi politiknya masing-masing dan kami hormati," lanjut dia.

Hal itu dikatakan Hasto terkait dengan kemesraan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paoh dengan PKS. Bahkan, NasDem berencana mengundang Gubernur DKI Anies Baswedan dalam kongres partai.

Tapi, Hasto Kristiyanto menilai undangan tersebut merupakan hal biasa. "Kongres kan di Jakarta biasa kita mengundang Gubernur di tempat kongres itu diadakan," kata Hasto.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) berpelukan dengan Presiden PKS Sohibul Iman. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Dia mengatakan dimana sebuah partai mengadakan kongres di provinsi tertentu, biasanya partai tersebut mengundang gubernur setempat.

"Ketika partai lain mengadakan kongres di wilayah Bali misalnya PKB juga mengundang Gubernur dari PDI Perjuangan, itu hal yang biasa saja," jelas dia.

Baca Juga:

Pertemuan Surya Paloh-PKS Dianggap Merusak Suasana Koalisi Jokowi

Sebagaimana diketahui, salah satu yang akan dibahas pada kongres yakni perihal strategi Pilpres 2024. Selain itu, kongres tersebut sekaligus akan kembali mengukuhkan Surya Paloh menjadi ketua umum.

Sebelumnya, hubungan Paloh dan Megawati disebut sempat tegang. Salah satu buktinya adalah saat Megawati tak menyalami Paloh saat pelantikan anggota DPR/MPR/DPD periode 2019-2024. Hubungan keduanya juga disebut memanas terkait kinerja Jaksa Agung periode 2014-2019, M. Prasetyo. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH