Enggak Cengeng, Penyandang Disabilitas Peduli Sesama di Tengah Pandemi Kaum disabilitas enggak cengeng di tengah pandemi (Foto: Pexels/Judita Tamoši?nait?)

SIKAP para penyandang disabilitas patut ditiru nih. Mereka tak menyerah apalagi takluk dengan COVID-19. Alih-alih mengeluh, mereka memilih berkontribusi untuk membantu sesama selama pandemi.

Keterbatasan memang ada. Tapi kaum disabilitas enggak cengeng. Mereka enggak cengeng punya keterbatasan. Enggak cengeng juga menghadapi situasi sulit pandemi Corona dengan keterbatasan.

Baca juga:

Gue Enggak Cengeng: Mengemas Mi Ayam, Meluaskan Pasar

Sama seperti kita. Kaum disabilitas juga #DiDumahAja untuk mematuhi imbauan pemerintah. Tapi banyak dari mereka yang tak tinggal diam. Mereka berdiam di rumah untuk menjaga kesehatan sesama. Lalu di luar rumah mereka membantu sesama masyarakat imbas COVID-19.

Di masa pandemi ini banyak orang butuh masker untuk mengikuti prosedur kesehatan. Ini memicu kaum disabilitas untuk memproduksi masker agar setiap lapisan masyarakat dapat mengikuti prosedur kesehatan dengan baik.

Dalam sebuah webinar pada Selasa (9/6), Sekretaris PPDI Padang, Dr. Antoni Tsaputra,S.S, MA mengatakan penyandang disabilitas menunjukan kepeduliannya terhadap sesama selama wabah Corona.

Kaum disabilita berkontribusi dengan memproduksi masker (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

Dalam webinar bertajuk "Dampak Pandemi COVID-19 bagi Penyandang Disabilitas dan Mempersiapkan Normal Baru yang Inklusif", Antoni membuktikan kontribusi yang mereka lakukan melalui sebuah survei. Sebanyak 1.681 (943 laki-laki dan 738 perempuan) penyandang disabilitas, baik itu sensorik maupun fisik terlibat dalam survei itu.

Menurut Antoni, 64 persen responden dalam survei itu mampu berkontribusi di tengah pandemi. "Mereka yang tinggal di kota ikut berkontribusi. Mereka membuat masker kain dan APD," papar Antoni.

Baca juga:

Enggak Cengeng, Warga Ceger Malah Berbagi di Masa Sulit

Para penyandang disabilitas lanjut Antoni juga ikut terlibat dalam penyampaian informasi perlindungan diri terhadap masyarakat. "Mereka juga menggalang dana untuk APD dan lain-lain," tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK), Dr. Ishak Salim, menyatakan para penyandang disabilitas juga tidak kekurangan informasi seputar COVID-19.

Kaum disabilitas mengandalkan televisi sebagai sarana informasi COVID-19 (Foto: Pexels/Cleyder Duque)

Setidaknya 60 persen responden mengatakan sudah mendapat informasi seputar COVID-19 yang cukup. Namun, untuk mendapatkan informasi, penyandang disabilitas lebih mengandalkan televisi ketimbang media sosial. Media televisi juga memudahkan kaum tuli untuk mendapatkan informasi karena menyajikan informasi menggunakan bahasa isyarat.

Meskipun media sosial juga memiliki segudang informasi COVID-19, Ishak menemukan hanya sedikit penyandang disabilitas yang menggunakan media sosial. Menurut Ishak, ini dikarenakan beberapa penyandang disabilitas tinggal di daerah yang kemungkinannya belum ramah teknologi. "Twitter, FB, Instagram paling tidak diminati difabel," tutur Ishak.

Hal serupa juga dirasakan oleh pelajar disabilitas di daerah. Mereka mengalami kesulitan mengikuti kelas Online selama pandemi. Sarana internet masih cukup langka di daerah. "SLB di daerah tidak melakukan belajar online. Sekalinya ada harus membayar Rp300 ribu," tukasnya. (ikh)

Baca juga:

Kita Enggak Cengeng!

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Google Tutup Studio Game Stadia
Fun
Google Tutup Studio Game Stadia

Stadia merupakan studio pengembang game milik Google.

PSBB Berasa LDR? Jangan Nyerah Karena 'Insecure'
Fun
PSBB Berasa LDR? Jangan Nyerah Karena 'Insecure'

PSBB jangan jadi alasan berpisah dengan orang tercinta.

Ketika Banyak Musisi Absen dari Grammy Awards 2021
ShowBiz
Mengenal Perbedaan 'Hidden Hunger' dan Lapar Biasa
Hiburan & Gaya Hidup
Mengenal Perbedaan 'Hidden Hunger' dan Lapar Biasa

Masyarakat Indonesia kurang nutrisi mikro.

S-Express 2020 Indonesia Beri Akses Bagi Tuna Netra
Fun
S-Express 2020 Indonesia Beri Akses Bagi Tuna Netra

Para tuna netra dapat menikmati film pendek.

Segera Tayang di Netflix, Teaser ‘Black Mirror: Death to 2020’ Dirilis
ShowBiz
Segera Tayang di Netflix, Teaser ‘Black Mirror: Death to 2020’ Dirilis

Menjadi sebuah kejutan untuk para pecinta serial TV tersebut.

Mental Juara, Bong Chandra Mengubah Kondisi Terpuruk ke Kesuksesan
Hiburan & Gaya Hidup
Mental Juara, Bong Chandra Mengubah Kondisi Terpuruk ke Kesuksesan

Kegigihan dan konsistensi Bong kini membuahkan hasil yang manis.

Bungkam Protes Antikudeta, Myanmar Perluas Pembatasan Internet
Fun
Bungkam Protes Antikudeta, Myanmar Perluas Pembatasan Internet

Penutupan hampir total diberlakukan sejak 6 Februari.

Gendong Bayi, Gorila Terlangka di Dunia ini Tak Sengaja Terekam Kamera
Fun
Gendong Bayi, Gorila Terlangka di Dunia ini Tak Sengaja Terekam Kamera

Gorila Cross River atau yang memiliki nama ilmiah Gorilla gorilla diehli paling sering diburu hingga membuatnya hampir punah.

5 Novel ini akan Membawamu 'Jalan-Jalan' Keliling Jepang
Fun
5 Novel ini akan Membawamu 'Jalan-Jalan' Keliling Jepang

Yuk jalan-jalan keliling Jepang dengan membaca 5 Novel ini.