Enam Ribu Anggota Teroris Jamaah Islamiyah di Indonesia Masih Aktif Petugas Densus 88 membawa terduga teroris dari Lampung setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (16/12). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

MerahPutih.com - Mabes Polri mengungkapkan bahwa penangkapan 23 terduga teroris yang tergabung dalam Jamaah Islamiyah (JI) di sejumlah kota di Sumatera mengungkap fakfa baru. Dari pengakuan beberapa tersangka, sekitar 6 ribu jaringan JI masih aktif.

23 tersangka yang dikirim dari Lampung ke Jakarta untuk memudahkan pemeriksaan oleh Densus 88. Memudahkan untuk dimintai keterangan. Seperti diberitakan dari 23 terduga teroris itu termasuk Upik Lawanga dan Zulkarnaen.

Baca Juga

Densus 88 Usut Penggunaan Kotak Amal Minimarket untuk Aktivitas Terorisme

Upik merupakan anggota JI yang mendalangi beberapa aksi teror, seperti Bom Tentena, Bom GOR Poso, dan Bom Pasar Sentral.

Sedangkan, Zulkarnaen berperan menyembunyikan Upik. Zulkarnaen adalah pimpinan Askari Markaziah JI. Ia merupakan pelatih akademi militer di Afganistan selama 7 tahun.

Zulkarnaen juga adalah arsitek kerusuhan di Ambon, Ternate, dan Poso pada tahun 1998 sampai 2000. Ia juga merupakan otak dari peledakan kediaman duta besar Filipina di Menteng pada 1 Agustus 2000. Lalu, peledakan gereja serentak pada malam Natal tahun baru 2000 dan 2001.

Kasus bom Bali 1 tahun 2002, kasus bom Marriott pertama tahun 2003, kasus bom Kedubes Australia 2004, kasus bom Bali 2 tahun 2005. Dia sudah menjadi DPO selama 18 tahun.

Teranyar, mereka mendapatkan sumber dana dari kotak-kotak amal yang disebar di sejumlah tempat di Indonesia. Kotak amal itu menggunakan beberapa nama yayasan resmi agar tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat.

"Ciri-ciri spesifik yang mengarah ke organisasi teroris tidak ada karena bertujuan agar tidak memancing kecurigaan masyarakat dan dapat berbaur," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (18/12).

Petugas Detasemen Khusus (Densus) 88 membawa terduga teroris dari Lampung setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (16/12/2020). Sebanyak 23 orang terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap di Lampung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Densus 88. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)
Petugas Detasemen Khusus (Densus) 88 membawa terduga teroris dari Lampung setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (16/12/2020). Sebanyak 23 orang terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap di Lampung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Densus 88. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)

Argo menjelaskan ada dua metode pengumpulan dana untuk JI yaitu dengan menggunakan kotak amal dan pengumpulan secara langsung melalui acara-acara tabligh.

"Pendanaan mereka dari kotak amal, dari menyisihkan pendapatannya, juga dari Yayasan One Care,” ujarnya

Dalam metode kotak amal, mereka menggunakan nama yayasan resmi yang mencantumkan nama dan kontak yayasan, nomor SK Kemenkumham, Baznas dan Kemenag, serta melampirkan majalah yang menggambarkan program-program yayasan.

"Penempatan kotak amal mayoritas di warung-warung makan konvensional karena tidak perlu izin khusus dan hanya meminta izin dari pemilik warung yang biasanya bekerja di warung tersebut," kata dia.

Untuk mempertahankan legalitas yayasan tersebut, mereka tetap melaporkan jumlah pemasukan dari kotak amal setelah dipotong terlebih dahulu untuk pemasukan organisasi JI.

"Laporan keuangan tersebut yang nanti akan dilaporkan kepada BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) per semester agar legalitas kotak amal tetap terjaga," kata mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Selain metode kotak amal, mereka juga melakukan penggalangan dana pada acara-acara tertentu yang biasanya disebutkan untuk membantu para korban konflik di Suriah dan Palestina.

"Uang infak dikumpulkan dengan cara membuat acara-acara tabligh yang menghadirkan tokoh-tokoh dari Suriah atau Palestina," katanya.

Dari penyelidikan Polri, metode kotak amal ini dilakukan dengan mencantumkan nama Yayasan Abdurrahman Bin Auf (ABA) dan FKAM. Sementara untuk metode pengumpulan langsung menggunakan nama Yayasan Syam Organizer (SO), One Care (OC), Hashi dan Hilal Ahmar.

Dalam mengumpulkan dana, belum pernah ditemukan Jamaah Islamiyah menggunakan nama yayasan palsu.

Dari pemeriksaan tersangka Fitria Sanjaya alias Acil dari Yayasan ABA, didapatkan informasi sebaran kotak amal mereka di seluruh Indonesia mencapai 20.068 kotak dengan rincian yakni Sumut 4.000 kotak, Lampung 6.000 kotak, Jakarta 48 kotak.

Kemudian, Semarang 300 kotak, Pati 200 kotak, Temanggung 200 kotak, Solo 2.000 kotak, Yogyakarta 2.000 kotak, Magetan 2.000 kotak, Surabaya 800 kotak, Malang 2.500 kotak dan Ambon 20 kotak. (Knu)

Baca Juga

Waspada! Ini Ciri-ciri Kotak Amal yang Digunakan Sumber Pendanaan Teroris

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Biaya Tes PCR dan Antigen di Kimia Farma Turun Pasca-permintaan Jokowi
Indonesia
Biaya Tes PCR dan Antigen di Kimia Farma Turun Pasca-permintaan Jokowi

Kementerian Kesehatan telah menetapkan tarif tertinggi baru untuk tes polymerase chain reaction.

Antrean Kebutuhan Plasma Konvalesen Capai 800 Antrean Per Hari
Indonesia
Antrean Kebutuhan Plasma Konvalesen Capai 800 Antrean Per Hari

Donor plasma konvalesen adalah salah satu pilihan terapi untuk mempercepat penyembuhan pasien COVID-19.

Kolaborasi dengan GoTix, Polda Metro Jaya Buka Sentra Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Kolaborasi dengan GoTix, Polda Metro Jaya Buka Sentra Vaksinasi COVID-19

Polda Metro Jaya berkolaborasi dengan dengan layanan dari Gojek, GoTix, membuka Sentra Vaksinasi COVID-19 di JIEXPO Kemayoran pada Minggu (27/6)

Irjen Fadil Imran Spesialis Reskrim Jakarta Kembali Ke Ibu Kota
Indonesia
Irjen Fadil Imran Spesialis Reskrim Jakarta Kembali Ke Ibu Kota

Keputusan pencopotan dua kapolda yakni Jawa Barat dan Jakarta, karena dinilai gagal menegakkan protokol kesehatan COVID-19.

13 Ribu Pegawai PT KAI Siap Ikut Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua
Indonesia
13 Ribu Pegawai PT KAI Siap Ikut Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua

Sebanyak 13.526 pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang terdiri dari masinis, kondektur, petugas stasiun, frontliner, teknisi KA, dan sebagainya siap ikut vaksinasi COVID-19 tahap kedua.

DPRD DKI Minta Satpol PP Bongkar Bangunan Bemasalah di Muara Angke
Indonesia
DPRD DKI Minta Satpol PP Bongkar Bangunan Bemasalah di Muara Angke

"Harus ditindak tegas ya. Kalau sudah ada surat rekontek (rekomendasi teknis) bongkar, ya harus dibongkar lah," tegas Wakil Ketua DPRD DKI, M. Taufik

[HOAKS atau FAKTA]: Kapolsek di Tasikmalaya Lelang Motor dan Mobil Murah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kapolsek di Tasikmalaya Lelang Motor dan Mobil Murah

AKP Suparlan menegaskan bahwa nomor WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya itu bukanlah nomor WhatsApp miliknya

DPR Dukung Pembukaan Sekolah Tatap Muka di 2021
Indonesia
DPR Dukung Pembukaan Sekolah Tatap Muka di 2021

"Jika orang tua siswa tidak mengizinkan, maka siswa tetap dibolehkan ikut belajar secara daring,” ujar Sofyan Tan.

Jokowi Desak PBB Hentikan Agresi Israel ke Palestina
Indonesia
Jokowi Desak PBB Hentikan Agresi Israel ke Palestina

Agresi militer Israel ke jalur Gaza, Palestina yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo.

Korupsi Asabri, Kejagung Dalami Perbuatan Melawan Hukum Taipan Properti Tan Kian
Indonesia
Korupsi Asabri, Kejagung Dalami Perbuatan Melawan Hukum Taipan Properti Tan Kian

Kejaksaan Agung (Kejagung) mendalami perbuatan melawan hukum yang dilakukan taipan properti, Tan Kian, dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri (Persero).