Enam Orang Kelompok MIT Diminta Serahkan Diri, Masih Ada Kesempatan Bertobat Ilustrasi Prajurit TNI Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopsgabssus) Tricakti usai melakukan penyergapan teroris MIT Poso. ANTARA/HO-Puspen TNI

Merahputih.com - Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya terus melakukan pengejaran terhadap anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dengan melakukan patroli skala besar. Diperkirakan DPO kelompok teroris tersebut saat ini tersisa enam orang.

Untuk itu, para DPO MIT diminta segera menyerahkan diri dengan baik-baik. Selanjutnya akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan kembali ke pangkuan NKRI.

Baca Juga

Sempat Kabur dari Pemeriksaan, Terduga Teroris Kembali Ditangkap Densus 88

"Ternasuk masih ada kesempatan untuk bertobat, memperbaiki kesalahan dan berkumpul kembali dengan keluarga," ujar Wakil Ketua Satuan Tugas (Wakasatgas) Humas Ops Madago Raya, AKBP Bronto Budiyono dalam keterangannya, Kamis (22/7).

Sementara, patroli skala besar yang terus digencarkan ini dimaksudkan untuk mempersempit ruang gerak para DPO teroris Poso.

"Dan mencegah para simpatisan yang ingin memberikan suplai logistik atau bahan makanan, paska dilumpuhkannya tiga DPO teroris Poso dalam sepekan terakhir," ucap dia.

Ilustrasi: Operasi Polisi. Foto: ANTARA

Bronto mengatakan, Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso bersama jajaran Satgas Madago Raya telah bertolak dari Poskotis Tokorondo Poso menuju wilayah Poso Pesisir Selatan, wilayah Lore Bersaudara dan Kabupaten Sigi.

"Setidaknya ada delapan pos sekat, poskotis, dan pospam rahwan atau pos pengamanan daerah rawan yang menjadi sasaran untuk dikunjungi rombongan Kapolda Sulteng," terangnya.

Baca Juga

Kelompok Teroris Kian Aktif Secara Daring di Masa Pandemi

Menurut Bronto, penyisiran pun dilakukan mulai dari wilayah Poso Pesisir, Poso Pesisir Selatan, sampai dengan wilayah Lore Utara atau Napu. Kemudian dilanjutkan menyisir wilayah Napu atau Kecamatan Lore Utara sampai dengan wilayah Kabupaten Sigi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Moeldoko: UU Cipta Kerja Berorientasi Masa Depan
Indonesia
Moeldoko: UU Cipta Kerja Berorientasi Masa Depan

Banyak tokoh belum memahami isi Undang-Undang Cipta Kerja, namun sudah menolak undang-undang tersebut.

Jakarta Klaim Lakukan 10.000 Testing PCR Per Hari
Indonesia
Jakarta Klaim Lakukan 10.000 Testing PCR Per Hari

Jika Pemprov DKI sudah 8 kali lebih tinggi melaksanakan testing dari yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO.

Alasan Polisi Sempat Tutup Gerbang Tol Cikarang Barat
Indonesia
Alasan Polisi Sempat Tutup Gerbang Tol Cikarang Barat

Bus karyawan itu tidak mau keluar melalui pintul tol selanjutnya

Listyo Sigit Calon Kapolri, Ketua Komisi III: Jenderal Muda Ini Bisa Bawa Pembaruan
Indonesia
Listyo Sigit Calon Kapolri, Ketua Komisi III: Jenderal Muda Ini Bisa Bawa Pembaruan

Listyo Sigit dapat menjadi seorang pimpinan Polri yang negarawan

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Sebenarnya Diperuntukkan untuk Ayam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Sebenarnya Diperuntukkan untuk Ayam

Akun Facebook Lois Lois pada 9 Maret 2021 mengunggah sebuah tangkapan layar artikel berjudul “Guru di Kota Tegal Meninggal Usai Divaksin Sinovac”

Pemerintah Hapus Bertahap Premium, Ahok: Masyarakat Kecil Masih Membutuhkan
Indonesia
Pemerintah Hapus Bertahap Premium, Ahok: Masyarakat Kecil Masih Membutuhkan

Ahok mengemukakan pemerintah akan menghapuskan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dari pasar.

Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Lebaran Penumpang KRL Turun 8 Persen
Indonesia
Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Lebaran Penumpang KRL Turun 8 Persen

KAI Commuter hari ini, mengoperasikan 900 perjalanan KRL perhari dengan jam operasional pukul 04.00-20.00 WIB.

Ribuan Pegawai KAI Daop 6 Yogya Sudah Divaksin COVID-19
Indonesia
Ribuan Pegawai KAI Daop 6 Yogya Sudah Divaksin COVID-19

“Kegiatan vaksinasi ini tentu dibutuhkan dalam rangka percepatan proses vaksinasi COVID-19 di Indonesia khususnya bagi para pegawai KAI,” kata Supriyanto

30 Persen Pasien COVID-19 di Jakarta Meninggal Saat Isoma di Rumah
Indonesia
30 Persen Pasien COVID-19 di Jakarta Meninggal Saat Isoma di Rumah

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta pada laman corona.jakarta.go.id, angka fatalitas akibat COVID-19 di Jakarta berada pada angka di atas 100 per hari dalam dua pekan terakhir.

 Pemprov DKI Wajibkan Ojol Punya STRP Selama PPKM Darurat
Indonesia
Pemprov DKI Wajibkan Ojol Punya STRP Selama PPKM Darurat

Diadakannya keputusan STRP untuk pengendalian mobilitas selama PPKM Darurat.