Image
Author by : Paus menyapa umat (Foto/www.stpetruspekalongan.org )

Para pemimpin Vatikan, menyewa tentara bayaran Swiss sebagai bagian tentara Vatikan. Garda Swiss Sri Paus yang diresmikan oleh Paus Julius II pada tanggal 22 Januari 1506 sebagai pengawal pribadi Sri Paus.

Mereka terus melaksanakan tugasnya itu hingga hari ini. Anggota Garda Swiss terdaftar di dalam Daftar Tahunan Kepausan (Annuario Pontifico) di bagian Takhta Suci dan bukan di bagian Negara Vatikan.

Pada akhir tahun 2005, Garda Swiss berkekuatan 134 anggota. Penerimaan anggota baru berdasarkan persetujuan khusus antara Takhta Suci dan Negara Swiss, dan terbatas hanya bagi warga negara Swiss laki-laki yang beragama Katolik.

Image
Author by : Taman Nasional Tertua di Kosta Rika, Santa Rosa National Park (Foto/ amerika.panduanwisata.id)

Kosta Rika (Costa Rica) merupakan negara kecil di Amerika tengah. Dalam sepak bola negara ini punya tim andalan, namun di bidang pertahanan keamanan sama sekali tidak mempunyai tentara.

Negara ini punya alasan kuat mengapa tidak mempunyai tentara. Perang sipil, antara pasukan pemberontak Ejercito Liberacion Nacional (Tentara Pembebasan Nasional) dan pasukan pemerintah memaksa kekuatan militer di negara tersebut dibubarkan.

Lantas bila terjadi penyerbuan ke negara tersebut, siapa yang akan melindungi. Untuk menjaga stabilitas keamanan, negara ini mempunyai badan kepolisian.

Image
Author by : Penampakan Jalan Raya Di Leichestein (Foto/baltyra.com)

Liechtenstein adalah negara yang memiliki luas wilayah sebesar 160 kilometer persegi. Negara ini terletak di antara Swiss dan Austria.

Seperti beberapa negara lain, Liechtenstein adalah negara lain yang memutuskan untuk sepenuhnya menghapuskan tentara tetapnya. Liechtenstein menyingkirkan tentara yang pada tahun 1868 setelah Perang Austria-Prusia karena dikatakan terlalu mahal bagi negara.

Untuk menjaga perdamaian dalam negeri, negara ini mengandalkan polisi yang dikenal sebagai Kepolisian Nasional Kerajaan Liechtenstein. Namun, ketika terjadi perang Swiss akan bertanggung jawab.

Image
Author by : Peta Pulau Solomon (Foto/tabloidjubi.com)

Sejak Inggris menjadi pelindung negara ini pada tahun 1893, negara ini tidak memiliki banyak pertahanan militer. Selama Perang Dunia II negara ini memiliki pertahanan perang yang diambil alih British dengan nama British Solomon Islands Protectorate Defense Force.

Kemudian, pada tahun 1976 Kepulauan Solomon mampu membentuk pemerintah yang stabil sampai sekitar 1998. Selama 1998-2006, negara itu terganggu dengan kesalahan dalam pemerintahan, kejahatan, dan konflik etnis. Untuk mengatasi masalah ini, Selandia Baru dan Australia membantu memulihkan perdamaian. Sampai hari ini, kepulauan Solomon hanya memiliki kepolisisan negara.

Tidak ada pelindung negara Solomon , namun negara ini telah membayar Australia untuk bantuan pertahanan tertentu. Jika salah satu pulau di Solomon diserang, Australia mungkin akan menjadi salah satu negara pertama yang memberikan pembelaan.

Image
Author by : Salah satu sudut kota Andorra. (Foto/www.lintas.me)

Andorra terletak di perbatasan Prancis dan Spanyol. Negeri mungil ini tidak memiliki tentara.

Namun, negara ini memiliki polisi untuk menjaga perdamaian. Mereka juga dilatih untuk menyelamatkan tawanan.

Untuk melindungi wilayahnya, Andorra bergantung kepada Prancis dan Spanyol. Selain kedua negara tersebut, NATO juga bersedia melindungi negara seluas 468 Km2 itu.

 

Image
Author by : Salah satu pemandangan di kota Monaco. (Foto/www.burgessyachts.com)

Negara Monaco terletak di Eropa Barat dan berbatasan langsung dengan Perancis. Negara ini tidak mempunyai tentara.

Monako tidak memiliki angkatan laut atau angkatan udara, tetapi pada kedua basis per-kapita dan per-area, Monako memiliki kepolisian terbesar (515 petugas polisi untuk 35.000 orang) dan kehadiran polisi di dunia. Sedangkan, untuk mempertahankan diri dari serangan luar disediakan oleh Perancis. .

Ada juga kekuatan unit militer kecil yang terdiri dari pengawal pribadi pangeran dan istana di Monako-Ville yang disebut Compagnie des Carabiniers du Prince (Perusahaan Carabiniers Pangeran). Pasukan yang dilengkapi senjata modern seperti senapan M16A2 dan pistol 9 mm (Glock 17) ini juga bertugas menjaga pantai kerajaan dan perairan pesisir.

berita-singlepost-banner-4