Empat Petugas Disiagakan Anies Pantau Katulampa Gubernur Jakarta Anies Baswedan (kanan) berswafoto dengan Wali Kota Bogor Bima Arya (kiri) saat mengunjungi Bendung Katulampa, di Bogor, Jawa Barat, Senin (12/2). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

MerahPutih.com - Gubenur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengungkapkan bahwa ada empat petugas dari Pemprov DKI untuk memantau ketinggian air dan memberikan update-nya di Bendung Katulampa. Anies mengaku meraka bekerja selama 24 jam untuk memantau ketinggian air di bendung tersebut.

"Di sini (Bendung Katulampa) Pemprov DKI ada empat orang petugas yang bertugas 24 jam. Secara rutin saya tiap jam itu terima update. Dalam kondisi apa pun setiap jam terima dari mereka," ujar Anies di Bogor, Jawa Barat, Senin (12/2).

Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menuturkan, saat ini para pekerja tersebut tidak boleh lengah dan harus benar-benar konsentrasi dalam bekerja. Karena mereka akan mengirimkan peringatan dini apabila debit air mulai meningkat. Hal ini dilakukan semata-mata agar warga dapat melakukan persiapan menghadapi banjir.

"Jadi tadi saya liat log-nya yang digunakan oleh petugas untuk mengisi data yang saya selalu terima biasanya mungkin seperempat jam atau dua puluh menit sesudah mereka tuliskan. Ini data-data yang rutin kita terima update kondisi air. Artinya kita ingin pastikan bahwa semua hal yang bisa kita kerjakan kita akan kerjakan untuk mengamankan Jakarta," jelasnya.

Bendunga Katulampa, kata Anies, merupakan titik hulu yang mengalirkan air yang bermuara di Kali Ciliwung hingga ke Jakarta. Ketinggan air di Bendung Katulampa sangat mempengaruhi kemungkinan banjir yang terjadi di DKI Jakarta.

Anies pun mengatakam adanya petugas Pemprov DKi yang bertugas di Bendung Katulampa, untuk memantau dan bisa menjadi peringatan dini yang langsung ke Pemprov DKI Jakarta, dengan bantuan CCTV.

"Ada CCTV yang memonitor juga untuk kita mengetahui ketinggian permukaan air," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, pada Senin (5/2) lalu ketingian Bendung Katulampa mencapai 240 cm berstatus siaga 1. Karena hal tersebut beberapa wilayah di Jakarta dikepung banjir. (Asp)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Sambangi Balai Kota Bogor, Anies Bicara Soal Banjir dan Macet

Kredit : asropih


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH