Empat Pesepeda Remaja Kena Hipnosis di Bundaran HI Warga berolah raga di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (31/5/2020). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.

MerahPutih.com - Terjadi pencurian dengan modus hipnotis yang dialami empat orang remaja putri saat bersepeda di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Senin malam (29/6).

Keempat anak tersebut awalnya dihampiri seorang pria pada saat duduk beristirahat dari kegiatan bersepeda di wilayah Bundaran HI.

Baca Juga:

Tanggapi Imam Nahrawi, KPK Usut Penerima Uang Skandal Hibah KONI

"Mereka diminta ikut karena dibilang, hati-hati di kawasan HI rawan. Karena kepandaian atau kelihaian ucapan pelaku yang berbuntut korban nurut ngikut ajakannya," kata Kanit Reskrim Polsek Menteng Komisaris Polisi (Kompol) Gozali Luhulima, Selasa (30/6), dikutip Antara.

Keempat anak itu dibawa ke Jalan Maluku oleh pria penghipnotis itu, di sela-sela obrolan pelaku itu meminta telepon genggam milik dua orang anak dengan dalih agar para remaja putri itu tetap aman.

"Pas di Jalan Maluku itu, tidak lama setelah berhasil mendapat handphone korban, pelaku langsung melarikan diri," ujar Gozali.

Suasana malam hari di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019) (ANTARANEWS/FAUZI LAMBOKA)
Suasana malam hari di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019) (ANTARANEWS/FAUZI LAMBOKA)

Keempat anak yang masih berada di bawah pengaruh hipnotis, tidak mengejar pelaku dan justru memilih duduk di pinggir jalan karena masih merasa aman.

Anak-anak itu akhirnya dihampiri petugas yang sedang berpatroli dan menanyakan kondisi keempatnya yang termenung sembari duduk di pinggir trotoar.

"Pas sadar langsung menceritakan bahwa mereka baru saja dihipnotis. Kemudian petugas membawa mereka ke Polsek Metro Menteng. Pengakuan korban mereka menyerahkan dua HP," kata Gozali.

Baca Juga:

Penyitaan SPBE Berujung Laporan ke Bareskrim

Para korban akhirnya menghubungi orang tuanya untuk dijemput, namun para orang tua itu memilih untuk kasus itu tidak dilaporkan.

Kejadian itu diunggah dalam akun instagram @info_jakartapusat yang mencantumkan bahwa pencurian dengan modus hipnotis itu terjadi pada pukul 19.30 WIB. (Knu)

Baca Juga:

DPRD DKI Bingung Anies Terbitkan Kepgub Izin Reklamasi Ancol

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Pastikan Brigjen Prasetijo Antar Djoko Tjandra ke Pontianak
Indonesia
Polri Pastikan Brigjen Prasetijo Antar Djoko Tjandra ke Pontianak

Brigjen Prasetijo juga satu pesawat dengan Djoko Tjandra dalam perjalanan tersebut

BPIP Ungkap Paham Radikal Tak Hanya Ada di Satu Agama Saja
Indonesia
BPIP Ungkap Paham Radikal Tak Hanya Ada di Satu Agama Saja

Bahaya sekarang di media sosial banyak konten yang salah dan keluar konteks demi perebutan kekuasaan

Menyimpang dari Pancasila, ASN Sulit Disanksi
Indonesia
Menyimpang dari Pancasila, ASN Sulit Disanksi

Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN misalnya belum memiliki mekanisme penindakan jika ada ASN yang terduga menyimpang dari nilai-nilai Pancasila.

KPK Sita Catatan Penerimaan Uang Suap Wali Kota Cimahi
Indonesia
KPK Sita Catatan Penerimaan Uang Suap Wali Kota Cimahi

Dokumen tersebut ditemukan saat tim penyidik menggeledah empat lokasi

PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi hingga 26 Juli
Indonesia
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi hingga 26 Juli

Provinsi Banten sudah keluar dari zona merah dan berstatus zona kuning.

Kasus Kenaikan COVID-19 di Jateng Meroket Dua Kali Lipat
Indonesia
Kasus Kenaikan COVID-19 di Jateng Meroket Dua Kali Lipat

Wiku merinci peningkatan kasus ini paling banyak terjadi di Jawa Tengah yang meroket dua kali lipat dari pekan sebelumnya.

BEM UNJ Geram Kasus Dugaan Suap THR Rektornya Berakhir Antiklimaks
Indonesia
BEM UNJ Geram Kasus Dugaan Suap THR Rektornya Berakhir Antiklimaks

Mengajak civitas akademika UNJ untuk berpartisipasi dalam menjaga integritas dan lingkungan kampus agar tetap kondusif

Penggabungan Bank Syariah Perkuat Daya Saing
Indonesia
Penggabungan Bank Syariah Perkuat Daya Saing

Merger tiga bank syariah yang dinamakan Bank Syariah Indonesia (BSI) akan menjadi salah satu bank syariah terbesar di Indonesia bahkan global, dengan aset mencapai Rp214 triliun.

Jusuf Kalla Tegaskan Din Syamsuddin Bukan Tokoh Radikal
Indonesia
Jusuf Kalla Tegaskan Din Syamsuddin Bukan Tokoh Radikal

“Pak Din sangat tidak mungkin radikal, dia adalah pelopor dialog antar agama dan itu tingkatannya iternasional," kata JK

Perkara Ujaran Kebencian yang Diduga Dilakukan Maaher At-Thuwailibi Dihentikan
Indonesia
Perkara Ujaran Kebencian yang Diduga Dilakukan Maaher At-Thuwailibi Dihentikan

Pada saat dilakukan penerimaan dan penelitian tersangka secara virtual, tersangka Soni Eranata menyatakan dirinya dalam keadaan sehat