Empat Orang DIperiksa Intensif Terkait Kebakaran Hebat di Kampung Bandan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto. (ANTARA News/Fianda Rassat)

Merahputih.com - Polres Metro Jakarta Utara memeriksa secara intensif empat orang saksi terkait kebakaran hebat yang menghanguskan 450 rumah di Kampung Bandan RW 05, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

"Saksi yang sudah kita mintai keterangan ada empat orang," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto saat ditemui di lokasi kebakaran, Minggu (12/5).

Meski demikian dia belum mengetahui apa penyebab kebakaran yang menghanguskan 450 rumah tersebut, karena proses penyelidikan yang masih berjalan.

BACA JUGA: Kebakaran Hebat Landa Kampung Bandan, 3500 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Rencananya, Polres Metro Jakarta Utara dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri akan menggelar olah TKP di lokasi kebakaran

"Untuk penyebab (kebakaran) masih dalam proses penyelidikan. Kami sudah memasang garis polisi, hari ini rencananya kita akan melakukan olah TKP bersama Puslabfor," kata Budhi.

Dia mengatakan api berhasil dipadamkan dalam waktu tiga jam berkat kesigapan personel Damkar dari Jakarta Utara, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Situasi lokasi kebakaran dimana api sudah mulai dijinakan petugas pemadam kebakaran
Pemandangan Kampung Bandan setelah dilanda kebakaran hebat pada Sabtu siang (Foto: antaranews)

Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan harus mengerahkan 27 unit kendaraan pemadam untuk menjinakkan si jago merah.

Dua orang petugas Damkar juga harus dilarikan ke rumah sakit. Keduanya, sebagaimana dilaporkan Antara, pingsan akibat sesak nafas karena menghirup asap saat berjibaku dengan si jago merah.

Keduanya dilarikan ke RSUK Pademangan untuk mendapat perawatan dan dilaporkan sudah dalam kondisi baik. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pencairan Subsidi Pegawai Capai 95 Persen, Kapan Masuk Tahap Ke-3?
Indonesia
Pencairan Subsidi Pegawai Capai 95 Persen, Kapan Masuk Tahap Ke-3?

Subsidi ini merupakan salah satu bantuan dari pemerintah bagi pekerja/buruh dalam penanganan dampak COVID-19.

Penyuap Wali Kota Cimahi Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Penyuap Wali Kota Cimahi Segera Duduk di Kursi Pesakitan

KPK menetapkan dua tersangka dalam perkara ini

Densus Tangkap Sejumlah Terduga Teroris di Merauke
Indonesia
Densus Tangkap Sejumlah Terduga Teroris di Merauke

Sejumlah terduga teroris ditangkap di Merauke terindikasi masuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Bamsoet Luruskan Polemik Unggahan Video Pasukan Khusus Rajawali BIN
Indonesia
Bamsoet Luruskan Polemik Unggahan Video Pasukan Khusus Rajawali BIN

Video yang diunggah Ketua MPR Bamsoet sempat menuai polemik.

Mulai Hari Ini, KA Lokal Walahar dan Jatiluhur Kembali Beroperasi
Indonesia
Mulai Hari Ini, KA Lokal Walahar dan Jatiluhur Kembali Beroperasi

Sedangkan untuk KA Lokal Jatiluhur relasi Stasiun Cikampek-Cikarang hanya melayani 1 perjalanan PP

Pemprov DKI Pastikan Sekolah Tatap Muka Batal Digelar Juli
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Sekolah Tatap Muka Batal Digelar Juli

Pemprov DKI Jakarta memastikan, pembelajaran tatap muka (PTM) urung dilaksanakan Juli 2021 seiring dengan peningkatan kasus COVID-19 yang drastis.

Haris Azhar Ungkap Mafia Pakai Buzzer di Sengketa Tanah
Indonesia
Haris Azhar Ungkap Mafia Pakai Buzzer di Sengketa Tanah

"Tapi ini ada buzzer di belakang itu, buzzer itu kan bukan kelompok advokasi," katanya

Dirawat di Singapura, Pesepeda yang Ditabrak Mobil di Bundaran HI Kondisinya Membaik
Indonesia
Dirawat di Singapura, Pesepeda yang Ditabrak Mobil di Bundaran HI Kondisinya Membaik

"Iya benar (perawatan di rumah sakit Singapura). Tapi kondisinya sudah lebih stabil lah. Kita berdoa semoga korban bisa sembuh dan pulih kembali," ucap Sambodo.

ASN Perlu Sistem Karier Baru Biar Tidak Terkena Imbas Pilkada
Indonesia
ASN Perlu Sistem Karier Baru Biar Tidak Terkena Imbas Pilkada

Sistem politik yang ada menyebabkan ASN bisa tidak netral atau dipaksa oleh sistem untuk tidak netral

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Mengandung Sel Ginjal Monyet Hijau Afrika
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Mengandung Sel Ginjal Monyet Hijau Afrika

Ramai di media sosial Facebook yang menyatakan vaksin Sinovac dari Tiongkok mengandung vero cell atau sel monyet hijau Afrika.