Emosi Dirut PLN Sofyan Meledak Marahi Penyuap Idrus Marham Dirut PLN Sofyan Basir. Foto: Humas PLN

MerahPutih.com - Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir mengungkapkan dirinya sempat memarahi pemegang saham Blackgold Natural Resoursces Limited, Johannes B. Kotjo di depan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Sofyan mengaku saat itu emosinya meledak lantaran Kotjo membahas rencana proyek PLTU Riau-II. "Saya bilang, Pak Kotjo, tolong jangan diskusi, mimpi aja jangan, selesaikan aja dulu Riau-I. Saya minta fokus dulu," ungkap dia, saat bersaksi untuk Idrus di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Selasa, (12/2).

Sofyan menjelaskan, saat itu perusahaan yang dibawa Kotjo, China Huadian Engineering Company (CHEC) baru saja menggarap proyek PLTU Riau-I. Namun, Sofyan menilai kinerja perusahaan belum terlalu baik.

Menurut Sofyan, kejadian itu berlangsung di kediamannya. Dalam kesempatan itu hadir Idrus beserta mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih. Setelah suasana menjadi sedikit tegang, akhirnya Idrus meminta Kotjo dan Eni pindah ruangan.

"Kira-kira setelah 10 menit (Kotjo dan Eni) keluar. Saya bilang (ke Idrus), mereka kan tamu saya. Tapi, dia bilang enggak usah, tetap di luar," ungkap Sofyan.

Idrus Marham
Terpidana kasus korupsi Idrus Marham (MP/Ponco Sulaksono)

Idrus Marham didakwa menerima suap Rp2,250 miliar dari bos BlackGold Natural Resources Limited Johannes B Kotjo. Dia didakwa menerima suap bersama Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih.

Suap itu diberikan agar Eni membantu Kotjo mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang (PLTU) Riau 1 antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PT PJBI), Blackgold Natural Resources (BNR), dan China Huadian Engineering Company (CHEC). PT BNR dan CHEC adealah perusahaan yang dibawa Kotjo.

Idrus berkomunikasi dengan Eni pada 2017. Idrus selaku penanggung jawab Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar mengarahkan Eni selaku bendahara penyelenggara untuk meminta uang USD2,5 juta ke Kotjo. Uang itu guna keperluan Munaslub Golkar 2017. (Pon)

Kredit : ponco


Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH