Emak-Emak Demo, Piknik di Kantor BGN Minta MBG Disetop

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 16 Oktober 2025
Emak-Emak Demo, Piknik di Kantor BGN Minta MBG Disetop

Ibu-ibu melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor BGN, Jakarta Pusat. (foto: Merahputih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - IBU-ibu dari wilayah Jabodetabek melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta Pusat, Rabu (15/10). Dalam aksi ini, mereka menuntut pemerintah menghentikan program andalan Presiden Prabowo Subianto Makan Bergizi Gratis (MBG).


Uniknya, mereka menggelar aksi sambil piknik. Massa datang dengan membawa poster, bekal makan siang, serta perlengkapan piknik sederhana seperti tikar, payung, dan topi.
Berbeda dari aksi pada umumnya, massa tidak melakukan orasi. Mereka memilih duduk diam sambil menikmati bekal yang dibawa, sembari memegang poster tuntutan. Aksi diam ini, kata mereka, merupakan bentuk puncak dari kemarahan dan kekecewaan terhadap pelaksanaan program MBG.


"Korban itu sudah terlalu banyak, kami marah, enggak ada tindakan yang nyata. Kami tuntut agar MBG ini disetop. Kami sudah sangat marah sehingga tidak tahu lagi mau ngomong apa. Jadi kami diam dengan segala aksi-aksi kami, makan, spanduk seperti itu," ucap salah seorang peserta aksi, Ika Ardina, kepada wartawan.

"Saya pikir cukup ya, perempuan, kalau sudah marah banget diam pasti kan. Kalau perempuan masih ngomel berarti belum marah-marah amat," lanjutnya.

Baca juga:

Keracunan Makan Bergizi Gratis Masih Terjadi, Pengamat: Banyak yang ingin Cari Untung dari Proyek MBG


Sementara itu, perserta aksi lainnya, Ririn mengatakan bahwa program populis memang harus diwaspadai.
"Karenakan, selama ini anak-anak kita sekolah itu kan dengan riang gembira, mereka senang ketika mendapatkan Makan Begizi Gratis, tetapi mereka tidak membayangkan bahwa program populis itu kan selalu menarik buat publik. Meskipun kita harus waspada terhadap program populis. Ternyata betul terjadi enggak benar, ada yang keracunan," urainya. ?

Ririn mengatakan konsep aksi piknik ini dipilih sebagai simbol perlawanan yang lembut namun bermakna.

"Nah, ini yang menurut saya menjadi simbol. Yuk, kita bawa makanan yang bergizi, kita lakukan piknik, kita langsung di jantung penguasanya. Dalam hal ini ialah institusi. Kami senang-senang saja, kami enggak mau bikin wah ya gedor-gedor, kami marah-marah. Tapi bahasa simbol ini dan bahasa makanan sama warna-warna piknik ini merupakan cara yang kami sebut cara family, cara ibu-ibu, cara anak-anak sekolah gitu," tuturnya.(Asp)

Baca juga:

Badan Gizi Nasional Ungkap Ada Politikus Minta Jatah Dapur MBG Disaat Isu Keracunan


?

#Keracunan Massal MBG #Makan Bergizi Gratis #Badan Gizi Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Ribuan Dapur MBG Tidak Hygiene dan Tidak Laporkan Dana Harian Bakal Ditutup
BGN juga telah menutup secara permanen sejumlah dapur yang dinilai melakukan kelalaian secara sengaja, termasuk dapur di Karo, Semarang, dan Blora.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Ribuan Dapur MBG Tidak Hygiene dan Tidak Laporkan Dana Harian Bakal Ditutup
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Indonesia
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis tidak cair, mulai dari pelaporan hingga penggunaan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
Indonesia
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
BGN mengembalikan Rp 160,37 miliar ke kas negara atas temuan BPK RI. Hal itu terkait penemuan rekening ganda di 75 SPPG.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
Bagikan