Elite PDIP Bicara Kemungkinan Duet Puan-Anies Ketua DPR Puan Maharani (tengah). (Foto: MP/Dicki Prasetia)

MerahPutih.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan (Bappilu PDIP) Bambang Wuryanto buka suara terkait wacana duet Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Pria yang karib disapa Bambang Pacul ini menegaskan, duet Puan dan Anies tergantung pada keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Di PDIP, calon presiden atau cawapres itu tergantung ketum," kata Bambang kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/3).

Baca Juga:

Puan dan Luhut Bertemu, Hasto: Big Data 110 Juta Sudah Enggak Perlu Dibahas

Pasalnya, kata Bambang, kongres PDIP telah mengamanatkan Megawati menjadi penentu capres dan cawapres yang diusung partai berlogo banteng tersebut.

"Itu berada pada keputusan kongres, hasil kongres kita menyerahkan penuh kepada Ibu Ketum (Megawati Soekarnoputri)," imbuhnya.

Bambang mengaku tidak masalah jika ada publik yang ingin memasangkan Puan dan Anies atau dengan tokoh-tokoh lain. Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Megawati.

"Keinginan publik harus diizinkan lah, orang namanya keinginan publik, tapi keputusan akhir kan kita sudah paham," ujarnya.

Baca Juga:

Puan Pimpin Paripurna Pengesahan Anggota BPK dan Penjualan Kapal Perang

Lebih lanjut, Bambang meminta para kader dan pengurus partai dari pusat hingga daerah untuk taat pada aturan organisasi. Menurutnya, tidak boleh ada yang berjalan di luar koridor yang diputuskan kongres.

"Kita berorganisasi tentu taat pada aturan organisasi juga," kata Bambang.

Bambang ogah memberikan penilaian terkait sosok Anies. Dia hanya menegaskan, PDIP akan memilih pemimpin termasuk capres-cawapres bergantung track record, bukan atas dasar suka atau tidak suka.

"Bisa engga orang ini menyelesaikan masalah bangsa. Lihat ke depan persoalan engga makin mudah, persoalan akan makin susah, janganlah kemudian kita memilih hanya suka engga suka," tutup Bambang. (Pon)

Baca Juga:

Puan Bahas Transisi Pandemi COVID-19 ke Endemi dengan Thailand

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Besaran Subsidi Setelah Pertalite Naik Jadi Rp 10 Ribu Per Liter
Indonesia
Besaran Subsidi Setelah Pertalite Naik Jadi Rp 10 Ribu Per Liter

Presiden Joko Widodo menegaskan, di tengah lonjakan harga global, pemerintah telah berupaya untuk menekan harga BBM agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Beda Baim dan Indigo Daftarkan Citayam Fashion Week
Indonesia
Beda Baim dan Indigo Daftarkan Citayam Fashion Week

Jika ada pihak yang merasa keberatan dengan pendaftaran merek suatu pihak, masyarakat bisa mengajukan keberatan.

RUU PPP Yang Bakal Jadi Acuan Revisi UU Omnibus Law Dibawa ke Paripurna DPR
Indonesia
RUU PPP Yang Bakal Jadi Acuan Revisi UU Omnibus Law Dibawa ke Paripurna DPR

Tercatat delapan fraksi menyetujui dengan beberapa catatan dan Fraksi PKS menyatakan belum bisa menerima.

BNPB Ungkap Data Korban Jiwa Akibat Bencana Selama 2022
Indonesia
BNPB Ungkap Data Korban Jiwa Akibat Bencana Selama 2022

Berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia pada 1 Januari-10 Maret 2022 menyebabkan 65 jiwa meninggal dunia. Demikian laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Respons Mabes Polri saat Viral #PercumaLaporPolisi
Indonesia
Respons Mabes Polri saat Viral #PercumaLaporPolisi

Viral di media sosial (medsos) soal penghentian penyelidikan kasus pelecehan terhadap anak oleh Polres Luwu Timur pada akhir 2019.

Kapolri Listyo Direncanakan Launching Solo Smart City
Indonesia
Kapolri Listyo Direncanakan Launching Solo Smart City

Polri menjadikan Polresta Surakarta, Jawa Tengah sebagai Percontohan penerapan program Solo Smart City. Rencananya launching Solo Smart City dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Jumat (18/2).

MK Putuskan UU Cipta Kerja 2 Tahun tidak Diperbaiki Batal Permanen
Indonesia
MK Putuskan UU Cipta Kerja 2 Tahun tidak Diperbaiki Batal Permanen

Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya mengambil keputusan soal gugatan UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Vaksinasi Dosis Kedua Kota Tangerang Capai 70,2 Persen
Indonesia
Vaksinasi Dosis Kedua Kota Tangerang Capai 70,2 Persen

Dinas Kesehatan juga membuka sejumlah sentra vaksinasi COVID-19 yang mudah dijangkau oleh masyarakat seperti di RSUD Kota Tangerang hingga pusat perbelanjaan.

Keputusan Jenderal Andika Tunjuk Mayjen Maruli Jadi Pangkostrad Dinilai Tepat
Indonesia
Keputusan Jenderal Andika Tunjuk Mayjen Maruli Jadi Pangkostrad Dinilai Tepat

Menurut Nuning, sapaan karib Susaningtyas, penunjukan Mayjen Maruli Simanjuntak sebagai Pangkostrad sangat tepat.

DKI Diskusi dengan Pempus Terkait Pemberian Kembali Bansos Bagi Warga
Indonesia
DKI Diskusi dengan Pempus Terkait Pemberian Kembali Bansos Bagi Warga

"Nanti kita diskusikan," ucap Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (7/2).