Ekspresi Bandar Narkoba saat Musnahkan Sendiri Ratusan Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Barang bukti narkoba yang dimusnahkan oleh Direktorat Reserse Narkoba Bareskrim Polri di gudang pembakar milik RSPAD Gatot Subroto. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Ekspresi sejumlah bandar narkoba hanya bisa pasrah saat diminta Polisi memusnahkan barang haram milik mereka di mesin pembakar atau incinerator.

Seraya mengenakan baju tahanan dan tangan terborgol, wajah mereka tampak melas dan hanya tertunduk saat memasukkan satu persatu narkoba ke tungku pembakaran.

Ada berbagai jenis narkoba mulai dari sabu-sabu seberat 244 kilogram (kg), ganja 13,8 kg, ekstasi 200 ribu butir dan Happy Five sebanyak 47.500 butir.

Baca Juga:

Dipenjara Karena Narkoba, Ardhito Pramono Ajukan Rehabilitasi

Narkoba itu dimusnahkan oleh Direktorat Reserse Narkoba Bareskrim Polri di gudang pembakar milik RSPAD Gatot Subroto.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar mengungkapkan, pemusnahan barang bukti narkoba ini berasal dari delapan kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Krisno yang mengenakan kemeja hitam ini menjelaskan, dalam pengungkapan delapan kasus tersebut, pihaknya menjerat 21 orang sebagai tersangka.

"Kasus ini rentang waktunya dari mulai 17 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022," ujar mantan Dirnarkoba Polda Jawa Tengah ini dalam jumpa pers di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Selasa (18/1).

Hasil analisis, barang bukti sabu dari kemasan teh hijau itu berasal dari Myanmar dan jika kemasannya Tupperware, maka barang bukti itu dari Timur Tengah.

Menurut Krisno, dari bank data yang dimiliki, pihaknya sudah menyimpan kemasan teh Tiongkok berbeda sebanyak 26 jenis.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan teman-teman counterpart internasional," kata Krisno.

Baca Juga:

Parents, Jangan Tunda Edukasi Anak Mengenai Bahaya Narkoba

Kemudian, kata dia, untuk narkoba jenis pil ekstasi dan H5 pihaknya, juga memiliki data untuk mengidentifikasi asal barang haram tersebut.

Hal itu bisa diketahui oleh Dirtipid Narkoba Bareskrim dari kemasan, warna, dimensi dan lain sebagainya.

"Itu bisa menunjukkan dari daerah mana dan sebagainya," ujar Krisno yang memakai celana jin hitam dan sepatu kets ini.

Sedangkan untuk barang bukti narkoba jenis ganja lebih mudah mengenali asalnya karena ini merupakan tanaman.

"Tingkat keasamannya dan sebagainya sangat mudah untuk dikenali asalnya dari mana," ucapnya.

Selanjutnya, pelaku menyelundupkan narkoba berbagai jenis menggunakan beberapa jalur seperti laut dan darat.

Namun, jalur favorit para pengedar narkoba adalah laut karena mereka memanfaatkan kelemahan pengawasan petugas.

"Mereka ship to ship-nya berada di perairan Malaysia, sehingga barang haram ini bisa dipastikan masuk dari jalur perairan Malaysia," jelas Krisno yang memakai kacamata ini.

Pemusnahan barang bukti merupakan amanat dari UU 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika.

Krisno ingin menyampaikan kepada masyarakat secara transparan bahwa barang bukti ini dimusnahkan oleh pihaknya.

Sehingga, barang bukti yang disita tidak menimbulkan opini di publik karena pihaknya benar-benar bekerja memberantas narkoba hingga memusnahkannya. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Tangkap Artis Pria Terkait Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Luhut Klaim Elon Musk Tertarik dengan Industri Nikel di Indonesia
Indonesia
Luhut Klaim Elon Musk Tertarik dengan Industri Nikel di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan CEO Tesla Elon Musk.

[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Deklarasi Dukungan Capres Bagi Ganjar Pranowo
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Deklarasi Dukungan Capres Bagi Ganjar Pranowo

Isi video pembacaan sejumlah pemberitaan deklarasi Sahabat Ganjar yang mengklaim diri mereka sebagai relawan Ganjar Pranowo untuk maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Masyarakat Diminta Beri Masukan Konstruktif ke Polisi Soal Pemberantasan Pungli
Indonesia
Masyarakat Diminta Beri Masukan Konstruktif ke Polisi Soal Pemberantasan Pungli

Bambang mengaku berterima kasih atas kritik dan masukan Emerson

Dipecat karena Kasus Asusila, Oknum Polisi Gugat Kapolda NTT
Indonesia
Dipecat karena Kasus Asusila, Oknum Polisi Gugat Kapolda NTT

Bekas anggota Polres Timor Tengah Selatan (TTS), Bripda Johanes Imanuel Nenosono menggugat Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang.

Kapolri akan Temui Sinta Aulia, Penderita Tumor yang Ingin Menjadi Polwan
Indonesia
Kapolri akan Temui Sinta Aulia, Penderita Tumor yang Ingin Menjadi Polwan

"Nanti, kalau saya sudah sampai Jakarta, saya akan langsung menengok mba Sinta," kata Listyo melalui sambungan video (video call) bersama Sinta Aulia, seperti dikutip dari video di Instagram @divisihumaspolri, Minggu (20/2).

Cara Mendapatkan Vaksin Moderna di Jakarta bagi Masyarakat Umum
Indonesia
Cara Mendapatkan Vaksin Moderna di Jakarta bagi Masyarakat Umum

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan telah menyediakan vaksinasi COVID-19 jenis Moderna untuk masyarakat umum.

Indonesia Ajak Asean Dukung Agenda G20
Indonesia
Indonesia Ajak Asean Dukung Agenda G20

Kementerian Kominfo menjadi pemimpin dalam Digital Economy Working Group (DEWG), menyoroti upaya bersama dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menangani pandemi COVID-19

Tak Mau Kecolongan, TNI-Polri Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan
Indonesia
Tak Mau Kecolongan, TNI-Polri Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan

Salah satunya menggelar kembali Operasi Yustisi di Jakarta untuk memperketat penegakan protokol kesehatan.

Bareskrim Bongkar Kasus Dugaan Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi
Indonesia
Bareskrim Bongkar Kasus Dugaan Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi

Bahkan penerima fiktif itu sudah meninggal dunia

Mall di Jakarta 100 Persen Tutup, Banyak Warga Bingung Cari Makanan
Indonesia
Mall di Jakarta 100 Persen Tutup, Banyak Warga Bingung Cari Makanan

Tak jarang ada masyarakat yang menyempatkan diri mampir ke mall meski sudah ditutup