Ekspor Makanan Halal Indonesia Bisa Rajai Dunia Sertifikasi halal. (Foto: MUI).

MerahPutih.com - Indonesia memiliki nilai potensi ekspor makanan halal mencapai USD229 juta dolar dengan pasar produ ini diekspor ke 29 negara mayoritas Muslim. Paling tidak, ada sepuluh produk makanan halal ini margarine, wafer, biskuit, nanas olahan, kopi kemasan, ekstrak kopi, ekstrak malt, saus, makanan bayi, roti dan kue.

Kalau dilihat yang paling besar adalah margarine yang masih berhubungan dengan crude palm oil (CPO) dan turunannya.

"Tentu kita masih memiliki peluang besar untuk pangsa ekspor kita hingga 61 persen yang mestinya bisa dimanfaatkan oleh Indonesia untuk meningkatkan beberapa produk," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Baca Juga:

Serangan Pada Sawit Indonesia Dinilai Tidak Berdasar

Ia mengatakan, pemerintah memberikan insentif fiskal yang dapat digunakan untuk mendorong investasi dan ekspor produk halal. Insentif-insentif tersebut didelegasikan kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sehingga BKPM isa langsung memberikan berbagai insentif untuk investasi untuk bidang-bidang yang merupakan prioritas.

Insentif tersebut, bisa berupa fasilitas pajak penghasilan berupa tax holiday, tax allowance, pengurangan pajak penghasilan impor dan super deduction untuk riset serta pelatihan vokasi.

Sedangkan insentif dari fasilitas bea dan cukai yakni pembebasan/pengembalian bea masuk kepada perusahaan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), bea masuk ditanggung pemerintah kepada industri tertentu, dan sebagainya.

Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Antara).

Kemudian insentif dari fasilitas pajak pertambahan nilai (PPN) antara lain pengurangan PPN untuk barang modal, pelayanan kesehatan dan pendidikan, pelayanan sosial dan jasa ekspor.

Sedangkan fasilitas-fasilitas khusus untuk mendukung produk halal seperti fasilitas di kawasan ekonomi khusus, fasilitas di kawasan bebas atau free trade zone, serta fasilitas di kawasan industri.

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Alasan Pemprov Tak Polisikan Politikus Demokrat Soal Jakarta Zona Hitam
Indonesia
Ini Alasan Pemprov Tak Polisikan Politikus Demokrat Soal Jakarta Zona Hitam

Pemprov DKI selalu mengambil langkah-langkah yang lebih persuasif dalam menangani persoalan.

Cuaca Ekstrem Picu Potensi Bencana Alam di Sejumlah Wilayah Indonesia
Indonesia
Cuaca Ekstrem Picu Potensi Bencana Alam di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kecepatan downdraft dari awan Cb tersebut cukup signifikan

Sekwan Positif COVID-19, Karyawan DPRD DKI Diminta Tes Corona
Indonesia
Sekwan Positif COVID-19, Karyawan DPRD DKI Diminta Tes Corona

Pelaksana Tugas Sekretaris Dewan Hadameon Aritonang dinyatakan terpapar virus COVID-19.

Berpeluang Lawan Anies di Pilkada DKI, Gibran: Fokus di Solo Dulu
Indonesia
Berpeluang Lawan Anies di Pilkada DKI, Gibran: Fokus di Solo Dulu

Ia menegaskan pihaknya akan fokus Menjadi Wali Kota Solo terlebih dulu dan tidak akan meninggalkan Solo.

Irjen Napoleon Dituduh Terima Suap dari Djoko Tjandra, Kuasa Hukum: Duitnya Mana?
Indonesia
Irjen Napoleon Dituduh Terima Suap dari Djoko Tjandra, Kuasa Hukum: Duitnya Mana?

"Duitnya mana? Itu saja. Kalau 20 ribu USD kan jelas, katanya ada duit yang itu kan Rp15 miliar, Rp10 miliar, Rp7 miliar, Rp3 miliar. Duitnya mana? nggak lihat," ujar salah satu penasihat hukum Napoleon, Gunawan Raka

Hakim Beberkan Lokasi Heru Hidayat Hamburkan Uang Nasabah Jiwasraya untuk Berjudi
Indonesia
Hakim Beberkan Lokasi Heru Hidayat Hamburkan Uang Nasabah Jiwasraya untuk Berjudi

Dalam perkara ini, majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana seumur hidup

RUU Minol Bisa Patahkan Budaya Masyarakat NTT
Indonesia
RUU Minol Bisa Patahkan Budaya Masyarakat NTT

Tetapi jika penjualan minuman beralkohol dilarang apakah pemerintah mau membiayai pendidikan anak-anak yang sekolah sampai kuliah?

Cita-Cita dan Kemenangan Ronde Pertama Firli Bahuri
Indonesia
Cita-Cita dan Kemenangan Ronde Pertama Firli Bahuri

Ketua KPK Firli Bahuri menilai pelantikan pegawai KPK menjadi ASN merupakan kabar baik bagi oligarki dan telah menjadi pancasilais

Anggota Kopassus Jadi Korban Pengeroyokan, Kasad Andika: Ngapain Mereka di Kafe?
Indonesia
Anggota Kopassus Jadi Korban Pengeroyokan, Kasad Andika: Ngapain Mereka di Kafe?

"Kita harus jujur, prajurit kita ngapain di situ kok berada di situ, ngapain? Itu yang sedang kita dalami," kata Andika.

Golkar DKI: PSI Ngibulin Rakyat
Indonesia
Golkar DKI: PSI Ngibulin Rakyat

"Menurut saya PSI ngibulin masyarakat," anggota Banggar DPRD DKI, Basri Baco