Eksepsi Munarman Ditolak, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Saksi Densus 88 Antiteror menangkap Munarman terkait dugaan aksi teroris di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan. (ANTARA/HO-Polda Metro Jaya)

Merahputih.com - Persidangan kasus dugaan terorisme yang menjerat mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Munarman kembali bergulir.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menolak seluruh eksepsi atau nota keberatan dari kubu Munarman atas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

Hakim menyatakan, eksepsi yang dilayangkan kubu Munarman merupakan pernyataan yang harusnya dibuktikan dalam persidangan.

Baca Juga:

Kuasa Hukum Tak Akan Wakili Munarman Bacakan Surat Pembelaan

"Menurut majelis hakim eksepsi itu sudah masuk materi pokok perkara dan apakah terdakwa terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan oleh penuntut umum atau tidak," kata Majelis Hakim PN Jakarta Timur dalam persidangan, Rabu (12/1).

Dengan begitu maka, persidangan pokok perkara untuk terdakwa eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (Sekum FPI) itu akan dilanjutkan guna mengungkap pembuktian.

Hal itu karena, menurut Majelis Hakim, eksepsi yang dilayangkan kubu Munarman baik oleh Tim kuasa hukum maupun Munarmannya sendiri tidak beralasan hukum.

"Mengadili menyatakan bahwa keberatan atas eksepsi terdakwa penasehat hukun terdakwa tersebut tidak dapat diterima. Menyatakan Pengadilan Jakarta Timur berwenang mengadili perkara nomopr 925/pidsus/2021/pnj jaktim atas nama terdakwa Munarman SH," ucap Hakim dalam amar putusan selanya.

Baca Juga:

Munarman Sebut Dirinya Jadi Target Kepolisian karena Bela Kematian 6 Laskar FPI

Majelis Hakim meminta kepada jaksa untuk melanjutkan proses persidangan dengan menghadirkan sejumlah saksi pada persidangan selanjutnya.

"Memerintah penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara atas nama terdakwa Munarman SH tersebut dengan menghadirkan terdakwa, para saksi dan barang bukti di persidangan," tutup Majelis Hakim.

Sekedar informasi, Munarman didakwa menggerakkan orang lain untuk melakukan teror. Munarman juga disebut jaksa telah berbaiat kepada pimpinan ISIS, Abu Bakar Al-Baghdadi. Jaksa mengatakan perbuatan Munarman itu dilakukan di sejumlah tempat.

Baca Juga:

Munarman Bantah Lakukan Baiat hingga Andaikan Serangan Teror Terjadi saat Aksi 212

Adapun tempatnya adalah Sekretariat FPI (Front Pembela Islam) Kota Makassar, Markas Daerah LPI (Laskar Pembela Islam), Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Sudiang Makassar, dan di Aula Pusbinsa kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Menurut jaksa, Munarman sekitar Juni 2014 melakukan baiat kepada pimpinan ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi. Baiat itu dilakukan di kawasan Ciputat. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Apresiasi Bank DKI Sulap Dua Kantor Jadi Sentra Vaksin
Indonesia
Anies Apresiasi Bank DKI Sulap Dua Kantor Jadi Sentra Vaksin

Bank DKI telah merombak dua kantor layanan menjadi sentra vaksinasi yang langsungkan pada tanggal 17-18 Juli 2021.

Negosiasi Kontrak Katering Haji, Tim Kemenag Bertolak ke Arab Saudi
Indonesia
Negosiasi Kontrak Katering Haji, Tim Kemenag Bertolak ke Arab Saudi

Tim Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah terus melakukan persiapan ibadah haji 2022.

KPK Langsung Bereaksi Usai Vonis Gubernur Sulsel Lebih Rendah dari Tuntutan
Indonesia
KPK Langsung Bereaksi Usai Vonis Gubernur Sulsel Lebih Rendah dari Tuntutan

Gubernur Sulawesi Selatan non-aktif Nurdin Abdullah harus menerima kenyataan saat hakim menjatuhkan vonis penjara selama lima tahun.

Penambahan Kasus COVID-19 di Tanah Air Capai 1.624 Orang
Indonesia
Penambahan Kasus COVID-19 di Tanah Air Capai 1.624 Orang

Dalam sehari, jumlah kesembuhan setelah pasien terinfeksi virus corona bertambah 2.811 kasus

[HOAKS atau FAKTA]: Sinar UV Tameng Tidak Terpapar Omicron
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Sinar UV Tameng Tidak Terpapar Omicron

Hanyalah spekulasi karena tidak memiliki bukti ilmiah yang mendukung.

Presiden Jokowi Tidak Jadi Ikut Parade Konvoi Pembalap MotoGP
Indonesia
Presiden Jokowi Tidak Jadi Ikut Parade Konvoi Pembalap MotoGP

Presiden Jokowi sendiri hingga Selasa (15/3) ini masih berada di proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

Warga Solo Probable Omicron, Kapasitas Rumah Sakit Ditambah
Indonesia
Warga Solo Probable Omicron, Kapasitas Rumah Sakit Ditambah

Saat ini kasus COVID-19 di Solo sedang naik. Bahkan, untuk saat ini tingkat nasional sudah masuk gelombang ketiga COVID-19.

Besok, Presiden Jokowi Lepas Tim Indonesia untuk SEA Games 2021
Indonesia
Besok, Presiden Jokowi Lepas Tim Indonesia untuk SEA Games 2021

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dijadwalkan melepas Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021. Acara tersebut akan digelar di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (9/5).

Agar Tak Terjadi Ledakan Kasus Lagi, Warga Bandung Diminta Disiplin Prokes
Indonesia
Agar Tak Terjadi Ledakan Kasus Lagi, Warga Bandung Diminta Disiplin Prokes

Tren laju kasus konfirmasi dibandingkan dengan 14 hari sebelumnya, menurun dari 418,3 orang per hari menjadi 156,6 orang per hari.

Luhut Sebut Stok Vaksin Nasional Ada 70 Juta Dosis
Indonesia
Luhut Sebut Stok Vaksin Nasional Ada 70 Juta Dosis

"Stok vaksin sekarang ada 70 juta. Ini bisa untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi di daerah," ujar Luhut saat meninjau vaksinasi massal di SMAN 1 Solo, Jawa Tengah, Kamis (5/8)