Eksekusi Rumah Wanda Hamidah, Kasatpol PP DKI: Sudah 2 Kali Diberi Peringatan Wanda Hamidah (Foto: Instagram/ratuvictoria)

MerahPutih.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta melaksanakan kegiatan permintaan pengosongan rumah artis Wanda Hamidah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (13/10).

Kegiatan pengosongan paksa rumah Wandah Hamidah itu, dibantu oleh unsur aparat kepolisian dan TNI.

Baca Juga:

Marak Copet di Car Free Day Solo, Satpol PP Dirikan Posko Pengamanan

"Unsurnya banyak di sana, ada unsur dari bagian hukum, ada kemudian dari kepolisian unsur TNI, kemudian unsur dari luar kecamatan, dan itu semua kegiatannya dari tingkat kota," kata Kasatpol PP DKI, Arifin saat dikonfirmasi, Kamis (13/10).

Anak buah Gubernur Anies ini mengatakan, Satpol PP dan unsur aparat lainnya tak ujug-ujug langsung melakukan pengosongan paksa rumah politisi PAN itu.

Kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat, telah memberikan surat peringatan sebanyak dua kali. Namun surat peringatan itu tak diindahkan hingga akhirnya aparat bertindak.

"Kan tadi ada SP (surat peringatan) 1 sekian hari, SP 2 sekian hari, itu pak wali (Jakpus) yang mengeluarkan coba ditanya pak wali," urainya.

Baca Juga:

Wagub Minta Polisi dan Satpol PP Bubarkan Citayam Fashion Week Jam 10 Malam

Duduk perkara pengosongan rumah karena tanah yang ditempati oleh diklaim sebagai aset pemerintah daerah. Penghuni hanya memegang SIP (surat izin penghunian) dan telah berakhir pada tahun 2012.

Sebelumnya, beredar sebuah rekaman video yang diunggah akun Instagram milik Wanda, @wanda_hamidah.

Dalam unggahan itu, Wanda mohon perlindungan hukum dari Presiden Joko Widodo hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia pun mengaku rumahnya dipaksa agar dikosongkan oleh pemerintah kota setempat.

"Kami mohon perlindungan hukum kepada Pak @jokowi Pak @aminuddin.maruf Pak @mohmahfudmd Pak @kapolri_indonesia atas tanah dan rumah yang kami tinggali dari tahun 1960 dari dugaan kesewenang-wenangan yang dilakukan Walikota Jakarta Pusat atas perintah Gubernur DKI Jakarta yang 3 hari selesai masa jabatannya, yang memaksa melakukan pengosongan dengan memerintahkan satpol PP, damkar mengirim buldozer, truk-truk, dan banyak lagi lainnya tanpa melalui putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap!," tulis Wanda dalam unggahannya, Kamis (13/10). (Asp)

Baca Juga:

Satpol PP DKI Jakarta Lakukan Penyegelan 12 Outlet Holywings

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tim Kecil Koalisi Perubahan Kumpul di Rumah Anies
Indonesia
Tim Kecil Koalisi Perubahan Kumpul di Rumah Anies

Tim kecil Koalisi Perubahan menggelar pertemuan di kediaman Anies Baswedan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Jumat (27/1) siang.

Jenazah Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Tiba di Tanah Air
Indonesia
Jenazah Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Tiba di Tanah Air

Kedatangan jenazah turut dihadiri pihak keluarga dan sejumlah tokoh.

Jokowi Minta Heru Budi Bereskan 3 Hal Prioritas di Jakarta, Salah Satunya Terkait Banjir
Indonesia
Jokowi Minta Heru Budi Bereskan 3 Hal Prioritas di Jakarta, Salah Satunya Terkait Banjir

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitipkan tiga pesan penanganan prioritas kepada penjabat Gubernur DKI Jakarta terpilih Heru Budi Hartono, yakni banjir, tata ruang, dan kemacetan lalu lintas.

[HOAKS atau FAKTA] Indomaret Bagikan Uang Rp 13 Juta dalam Rangka HUT RI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Indomaret Bagikan Uang Rp 13 Juta dalam Rangka HUT RI

Indomaret akan meberikan uang tunai sebesar Rp 13 juta rupiah dengan cara mengetik “MERDEKA BERSAMA INDOMARET” sebelum tanggal 30 Agustus 2022.

Sopir Vanessa Angel Dijatuhi Vonis 5 Tahun Bui
Indonesia
Sopir Vanessa Angel Dijatuhi Vonis 5 Tahun Bui

Tubagus Muhammad Joddy Pramas Setya (24) merupakan sopir saat kecelakaan yang menewaskan artis Vanessa Angel

[HOAKS atau FAKTA] Cacar Monyet Disebabkan dari Efek Samping Vaksin AstraZeneca
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Cacar Monyet Disebabkan dari Efek Samping Vaksin AstraZeneca

“Klaim bahwa cacar monyet adalah penyakit menular pernapasan adalah kebohongan untuk mengendalikan [orang] dan [cacar monyet] sangat mungkin menjadi efek samping yang ditunjukkan pada orang yang disuntik dengan vaksin AstraZeneca.”

Dua Perwira Polisi Ikut Dinonaktifkan dalam Perkara Penembakan Brigadir J
Indonesia
Dua Perwira Polisi Ikut Dinonaktifkan dalam Perkara Penembakan Brigadir J

erkini, Karo Paminal Divpropam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan dan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto dinonaktifkan

DPR Minta Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Diperpanjang
Indonesia
DPR Minta Isu Disharmoni Panglima TNI dan KSAD Tidak Diperpanjang

Panglima dan KSAD sudah memberikan klarifikasi bahwa hubungan keduanya tidak masalah dan memastikan seluruh matra di TNI solid.

Polda Metro Sebut Kasus Narkoba Kombes YBK Tak Berhubungan dengan Teddy Minahasa
Indonesia
Polda Metro Sebut Kasus Narkoba Kombes YBK Tak Berhubungan dengan Teddy Minahasa

Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa menegaskan kasus narkoba Kombes YBK tidak terkait kasus Irjen Teddy Minahasa yang juga ditangani Polda Metro Jaya.

Kang Emil Bahas Persoalan Banjir dengan Pj Heru
Indonesia
Kang Emil Bahas Persoalan Banjir dengan Pj Heru

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil berkunjung ke Balai Kota DKI, Jakarta Pusat pada Selasa (20/12) sore.