Eks Sekretaris MA Nurhadi Hadapi Sidang Tuntutan Bekas Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi (rompi jingga). (KPK)

MerahPutih.com - Eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono bakal menjalani sidang tuntutan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di MA pada Selasa (2/3), hari ini. Sidang akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, pada pukul 16.00 WIB.

"Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan rencananya digelar sore hari, jam 4," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara Nurhadi, Takdir Suhan saat dikonfirmasi, Selasa (2/3).

Baca Juga:

Debat dengan Penyidik, Kakak Penyuap Nurhadi Minta Hakim Buka Rekaman Suara dan CCTV

Sebelumnya, tim JPU pada KPK meyakini Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono, menerima suap serta gratifikasi sesuai dengan surat dakwaan. Jaksa optimis telah membuktikan perbuatan suap dan gratifikasi keduanya di persidangan.

"Kami selaku tim JPU sangat yakin dan optimis untuk membuktikan semua uraian dakwaan yang kami dakwakan pada kedua terdakwa," kata Jaksa Takdir Suhan, Jumat, 19 Februari 2021.

Menurut Jaksa Takdir, pihaknya telah membuktikan penerimaan suap serta gratifikasi Nurhadi dan Rezky Herbiyono berdasarkan alat bukti yang dihadirkan di persidangan. Alat bukti yang dihadirkan tim Jaksa, dinilai Takdir, telah cukup untuk meyakinkan majelis hakim.

"Bahwa semua alat bukti yang kami hadirkan di depan persidangan hingga sidang hari ini telah sangat cukup untuk bisa menyakinkan Majelis Hakim," kata Takdir.

Dokumentasi bekas Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi (kiri), saat meninggalkan Gedung KPK. ANTARA FOTO/Indrianto Suwarso
Dokumentasi bekas Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi (kiri), saat meninggalkan Gedung KPK. ANTARA FOTO/Indrianto Suwarso

"Nantinya dalam surat tuntutan, tim JPU akan secara detail menguraikan semua unsur perbuatan para terdakwa sebagaimana surat dakwaan," sambungnya.

Sekadar informasi, mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono didakwa menerima suap sebesar Rp45.726.955.000. Uang suap Rp45,7 miliar itu diduga berasal dari Direktur Utama (Dirut) PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT), Hiendra Soenjoto.

Baca Juga:

Penyidik KPK Ungkap Kakak Penyuap Nurhadi Pernah Ubah BAP

Uang yang diberikan Hiendra tersebut untuk mengupayakan Nurhadi dan Rezky Herbiyono dalam memuluskan pengurusan perkara antara PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (PT KBN) terkait gugatan perjanjian sewa menyewa depo kontainer di Cilincing, Jakarta Utara.

Tak hanya itu, Nurhadi dan Rezky juga didakwa menerima gratifikasi. Keduanya diduga menerima gratifikasi sebesar Rp37.287.000.000 dari sejumlah pihak yang berperkara di lingkungan Pengadilan tingkat pertama, banding, kasasi, hingga peninjauan kembali. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Soroti Profesionalitas Polisi Terkait Kasus Rizieq Shihab
Indonesia
PKS Soroti Profesionalitas Polisi Terkait Kasus Rizieq Shihab

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini meminta polisi untuk bertindak profesional dan proporsional dalam penanganan kasus hukum Rizieq Shihab

Kuasa Hukum Tidak Yakin Eks Panglima FPI Terlibat Penganiayaan Muhammad Kece
Indonesia
Kuasa Hukum Tidak Yakin Eks Panglima FPI Terlibat Penganiayaan Muhammad Kece

Mantan kuasa hukum FPI Aziz Yanuar pun meyakini hal tersebut tak mungkin terjadi.

Penuhi Ramadan dengan Kebaikan, Polisi Berbuka Bersama Pemulung dan Tunawisma
Indonesia
Penuhi Ramadan dengan Kebaikan, Polisi Berbuka Bersama Pemulung dan Tunawisma

Bulan Ramadan menjadi momen yang tepat untuk saling berbagi dengan sesama.

Laskar FPI Penghadang Polisi Pembawa Surat Panggilan Rizieq Terancam Sanksi Hukum
Indonesia
Laskar FPI Penghadang Polisi Pembawa Surat Panggilan Rizieq Terancam Sanksi Hukum

Apa yang dilakukan anggota polri dengan mengantarkan surat untu Rizieq sudah sesuai dengan prosedur

Jualan Daging Anjing, Oknum Pedagang di Pasar Senen Diberi Sanksi
Indonesia
8 Poin Pegangan Wajib Kapolda Hingga Kapolres Saat Amankan Kunker Jokowi
Indonesia
8 Poin Pegangan Wajib Kapolda Hingga Kapolres Saat Amankan Kunker Jokowi

Surat telegram Kapolri disampaikan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono pada Rabu (15/9) malam

Pemprov DKI Tunggu Aturan Pusat soal THR Lebaran 2021
Indonesia
Pemprov DKI Tunggu Aturan Pusat soal THR Lebaran 2021

Pemprov DKI hingga kini belum dapat menentukan dan masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terlebih dahulu soal aturan THR.

Ikut Pesta Usai Divaksin, Raffi Ahmad Digugat ke Pengadilan
Indonesia
Ikut Pesta Usai Divaksin, Raffi Ahmad Digugat ke Pengadilan

Tindakan artis Raffi Ahmad keluyuran dan mengikuti acara pesta tanpa protokol kesehatan berbuntut panjang.

Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol Sejauh 37 Kilometer, Tertangkap di Semanggi
Indonesia
Pengendara Motor Nekat Masuk Jalan Tol Sejauh 37 Kilometer, Tertangkap di Semanggi

Pengemudi yang melintas di Jalan Tol Dalam Kota arah Semanggi digegerkan dengan adanya pegendara sepeda motor yang melintas.

Pasien Dirawat di RSD Wisma Atlet Masih 1.656 Orang
Indonesia
Pasien Dirawat di RSD Wisma Atlet Masih 1.656 Orang

Aris juga menyampaikan perkembangan pasien COVID-19 di Wisma Atlet Pademangan