Eks Politisi Nasdem Sebut Harusnya Jokowi yang Buka Kongres bukan Anies Gunernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menaiki Reog Ponorogo di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu (30/06/2019). (ANTARA/Kuntum Khaira Riswan)

MerahPutih.com - Mantan Ketua Umum Partai Nasdem Patrice Rio Capella heran dengan kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membuka Kongres Partai Nasdem.

"Kalau alasan orang dalam, lah Anies orang mana emang? Emang dia yang bikin partai ini? Gue aja pendiri enggak diundang, Anies diundang, agak aneh itu," Kata Rio kepada wartawan Senin (11/11).

Baca Juga:

Partai Nasdem Pasang Target Juara Pemilu 2024

Menurut Rio, seharusnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didaulat membuka kongres tersebut. Sementara Anies lebih tepat diundang ke musyawarah wilayah Nasdem DKI.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) saat pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat (8/11). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) saat pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat (8/11). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras)

"Kalau undang Anies itu pas tingkat musyawarah wilayah. Kalau Nasdem DKI mau pilih ketua wilayah nah Aneis boleh diundang, ini (kongres) nasional urusan negara," ujarnya.

"Itu 'sepatunya' Anies 'kebesaran' kalau kongres. Itu sepatunya kelas DKI. Bukan merendahkan, tapi kita harus meletakkan sesuatu pada proporsi yang benar. Ini enggak," sambung Rio.

Baca Juga:

Megawati Dipastikan Hadiri Penutupan Kongres Nasdem

Rio menambahkan, langkah Nasdem menghadirkan Anies dan bukan Jokowi saat pembukaan kongres, menunjukkan bahwa partai yang dipimpin Surya Paloh itu tidak memahami aturan protokoler.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat memberikan sambutannya pada Puncak Peringatan HUT Ke-8 Partai NasDem, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin malam (11/11/2019). (Antara Foto/Syaiful Hakim)
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh saat memberikan sambutannya pada Puncak Peringatan HUT Ke-8 Partai NasDem, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin malam (11/11/2019). (Antara Foto/Syaiful Hakim)

"Nanti gawatnya lagi kalau seandainya pas musyawarah wilayah Nasdem DKI dia ngundang presiden 'karena kongres udah ngundang Anies makanya sekarang ngundang presiden.' Jadi presiden membuka musyawarah wilayah. Wah kacau balau itu. Karena dia enggak tahu protokoler," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

PDIP Biang Keladi Nasdem Tak Nyaman di Koalisi Jokowi



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH